Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Malming bersama



Mereka sudah selesai makan Rangga and the gang nya memutuskan untuk pulang sedangkan gang Danial dan rayya tetap di rumah giffard


Mereka sangat senang bisa kumpul kembali begitu juga dengan Danial selain bisa kembali ke rumahnya dia juga bisa bersama rayya ya meskipun digangguin oleh farel dan Galang sedangkan Natasha dan Angga sedang keluar bersama atau bisa disebut malming


Di dalam mobil Natasha dan Angga sangat berbahagia karena baru pertamakali nya mereka malming tanpa di ganggu oleh galang,Danial dan farel


"Kita mau kemana??"


Tanya Angga kepada Natasha


"Yang tempat nya sejuk-sejuk.."


Jawab Natasha sambil tersenyum


Mendengar jawaban Natasha,Angga langsung melajukan mobilnya menuju tempat yang menurut nya cocok agar suasana tidak terlalu hening Natasha menyetel lagu favorit dia dan Angga dari ponselnya Mereka berdua kembali berduet tetapi tiba-tiba ponselnya Natasha berdering dan ternyata itu dari papa nya


"Kenapa pah??"


Tanya Natasha didalam telfon nya


"Gak papa,kamu sama Angga malming kemana??gak berbuat di luar batas kan??"


Tanya papa giffard


"Gak kok,kita aja masih di mobil kalo soal kemananya nata belum tau.."


Jawab Natasha


"Oke,nanti papa telfon Angga.."


Kata giffard dan langsung mematikan panggilan nya


Angga yang penasaran kenapa dengan giffard langsung menanyakan nya kepada Natasha


"Papa kamu kenapa??"


Tanya Angga


"Dia takut kamu berbuat kelewat batas.."


Jawab Natasha


"Oh,nanti aku bilangin papa kamu kalo kita gak bakal melakukan hal kelewat batas.."


Kata Angga sambil tersenyum namun matanya masih fokus ke depan


Di rumah giffard masih sibuk bekerja tiba-tiba putra menghampiri dirinya dengan wajah sangar nya membuat giffard kebawa emosi tapi giffard berusaha menenangkan dirinya karena di sampingnya ada Miu yang asyik memainkan laptop


"Kamu ini bagaimana anak gadis keluar malam-malam sama seorang lelaki malahan di izinkan kalo mereka melakukan hal di luar batas bagaimana??aturan kamu lebih bisa berfikir karena Natasha itu adalah anak gadis kamu satu-satunya masa iya kamu biarin dia jalan berdua sama cowok malam-malam begini.."


Kata putra kepada giffard


Danial,farel dan Galang yang sedang bermain PS di sofa lantai bawah langsung nengok ke arah putra


"Maaf sebelumnya saya tau Angga itu orangnya gimana dia tidak seperti yang kamu pikirkan Angga adalah anak baik-baik dan sangat di didik oleh orangtuanya jadi tidak mungkin dia melakukan hal seperti itu lagipula saya sangat mengenal baik orangtuanya Angga jadi tidak mungkin Angga melakukan hal sebodoh itu karena bisa menyebabkan nama besar keluarganya hancur.."


Kata giffard kepada putra


"Bener tuh om,Angga itu gak kayak begitu dia lelaki baik-baik.."


Kata Danial yang membela Angga


"Iya kak,Angga itu tidak seperti itu sifat Angga sama persis dengan harra jadi tidak mungkin Angga melakukan hal di luar batas lagipula harra dan veliska sangat mendidik Angga dengan baik dan mereka memberikan pendidikan terbaik untuk Angga jadi pasti Angga dapat berfikir jernih.."


Kata Miu yang merasa bahwa Angga adalah anak baik-baik


Di tempat Natasha dan Angga keduanya sudah sampai di sebuah rumah kecil yang di sampingnya dipenuhi oleh bunga-bunga yang sangat cantik dan harum,Angga dan Natasha turun dari mobil kemudian masuk kedalam rumah tersebut


"Ga,ini kamu nyewa??"


Tanya Natasha


"Gak,ini punya keluarga aku.."


Jawab Angga


"Hah??kemarin taman kecil indah punya keluarga mu juga sekarang rumah kecil mungil dan sangat bagus ini punya kamu juga.."


Kata Natasha yang masih tidak percaya,Angga hanya tersenyum kecil


"Papa sama Mama emang suka sama alam makanya mereka suka membuat tempat seperti ini.."


Kata Angga


"Oh,tapi ini berarti punya Galang juga donk??"


Tanya Natasha


"Bukan,aku sama Galang itu cuma perusahaan utama doank yang menjadi satu kalo perusahaan atau tempat-tempat kayak gini mah murni punya keluarga aku bukan keluarganya Galang bahkan Galang saja tidak tau tempat ini dan taman itu..."


Jawab Angga


"Aku boleh nanya??"


Tanya Natasha


"Dari tadi kamu kan nanya,masa gak boleh??"


Jawab Angga


"Apa kamu gak mau buat marga sendiri??"


Tanya Natasha membuat Angga kaget


"Maksudnya??"


Tanya Angga yang masih tidak mengerti


"Gini kan kamu pake marga keluarga sonohara,apa kamu gak mau membesarkan nama sendiri??"


Tanya Natasha


"Mau sih,tapi aku aja masih bergantung sama papa.."


Jawab Angga


"Gini loh,aku sama kak Danial itu berniat melepaskan diri dari marga keluarga giffard dan mau membesarkan nama marga kita sendiri.."


Kata Natasha kepada Angga


"Maksudnya kamu gak mau jadi anaknya om giffard lagi??"


Tanya Angga yang masih sangat tidak mudeng


"Astaghfirullah, maksud aku itu aku mau membuat perusahaan sendiri dan membuat marga sendiri kamu itu dikenal sangat cerdas tapi kok giliran ditanya sama aku aja lama banget nyambungnya.."


Jawab Natasha sambil gerutu


"Ya maaf,abisnya kalo Deket Natasha seorang Angga bisa jadi sangat oon.."


Kata Angga dengan jujurnya


"Kamu sama kayak kak Danial cerdas tapi Lola nya kebangetan..."


Gerutu Natasha


"Kamu sama kayak Galang.."


Kata Angga yang tidak mau kalah dengan Natasha


"Maksudnya?? jelas-jelas beda jenis kelamin.."


Tanya Natasha


"Bukan itu, kamu sama kayak Galang bawel dan kepo nya.."


Jawab Angga


"Maksud kamu,aku itu bawel ya??"


Tanya Natasha sambil menatap membunuh ke arah Angga


"Eh-anu gak kok kamu Ndak bawel.."


Jawab Angga yang sangat ketakutan


"Awas aja kalo sampai bener aku jadiin wanita kamu.."


Ancam Natasha sambil menunjuk ke arah bawahannya Angga


"Iya,kamu Ndak bawel.."


Kata Angga sekali lagi


Natasha langsung masuk kedalam kamar mandi sedangkan Angga langsung menghela kan nafas nya tiba-tiba ponselnya berdering ternyata itu dari Danial,Angga langsung mengangkat nya terlihat wajah galang dan farel yang berada di sampingnya Danial karena mereka videocall


"Hallo,Angga gimana malming nya sama Natasha??"


Tanya Galang yang sangat penasaran


"Pasti enak lah,berduaan doank.."


Jawab farel yang sebenarnya iri


"Enak banget sampai sangking enaknya gw diancam mau dijadikan wanita oleh Natasha.."


Gerutu Angga


"What??kok bisa??coba jelasin kita kepo.."


Tanya Danial


"Jadi tadi kan gw sama Natasha ke rumah kecil yang berada di dekat hutan tapi gak Deket banget,truss di dalam gw ngobrol-ngobrol sama Natasha truss gw keceplosan ngatain dia bawel sama kepo ehh dia malahan ngancem bakalan jadiin gw perempuan kalo misalnya bilang begitu lagi.."


Jawab Angga


Danial,farel dan Galang yang mendengar nya langsung tertawa terbahak-bahak bahkan Galang sampai tersedak air putih yang dia minum


"Ngakak,emang enak mau dijadiin wanita sama Natasha.."


Kata farel sambil tertawa


"Bayangkan jika Angga menjadi perempuan pasti cantik banget.."


Ledek Galang


"Iya lebih cantik dari waifu-waifu gw.."


Kata Danial


Ledek farel


"Serius gw nyesel ceritain ini ke kalian..."


Kata Angga yang kesal karena dirinya di ledekin oleh Danial,farel dan Galang


"Gak papa,jadi ada bahan lawakan malem-malem.."


Kata Danial


"Udahlah gw mau mandi,ngantuk.."


Kata Angga


"Hati-hati,nanti pas bangun-bangun junior lu udah jadi kayak perempuan.."


Ledek farel


"Ingat,jangan macam-macam.."


Kata Danial dengan wajah nya yang berubah menjadi sangar tiba-tiba


"Gak bakalan Angga macam-macam sama Natasha bisa-bisa jadi perempuan beneran dia.."


Kata Galang


Angga langsung memutuskan panggilan telfonnya karena dia merasa kesal sekaligus ngakak juga akibat ulah teman-temannya itu


"Apa benar,jika sahabat itu seperti tadi??bukannya kasihan malahan pada ketawa.."


Kata Angga di dalam hatinya


Natasha keluar dengan baju yang sama tetapi perutnya terasa sangat lapar karena sebenarnya dia bisa mengemil makanan ringan jika jam segini


"Angga,gak ada makanan atau makanan ringan gitu??aku lapar.."


Tanya Natasha


"Loh tadi kan baru makan pas di rumah kamu,sekarang udah lapar lagi??"


Tanya Angga


"Iya.."


Jawab Natasha


"Ya sudah nanti kita ke restoran tapi aku mandi dulu.."


Kata Angga


Setelah Angga mandi keduanya pergi untuk mencari restoran karena mereka sama sama lapar


"Angga, kamu kok agak kecepatan ya nyetirnya kenapa emangnya??"


Tanya Natasha yang merasa angga sedikit mengebut


"Aku lapar juga karena biasanya jam segini aku makan makanan ringan contohnya roti.."


Jawab Angga membuat Natasha kaget karena Angga menyebut roti sebagai makanan ringan


"Roti makanan ringan ya, ngga??setau aku roti itu banyak karbohidrat nya deh.."


Tanya Natasha


"Hehehehe,aku gak kenyang kalo belum makan nasi meskipun makan roti sekali 30.."


Jawab Angga dengan jujur karena dia sangat menyukai nasi dan menurut Angga jika dia tidak makan nasi maka tidak akan kenyang rasa laparnya


"Apa semua keluarga sonohara kayak Galang dan Angga??"


Gumam Natasha namun Angga mendengar nya


"Maksud kamu,aku rakus??"


Tanya Angga


"Hehehehe,iya.."


Jawab Natasha dengan jujur


Angga hanya diam saja karena mungkin benar dia dan Galang memang rakus waktu ada acara makan-makan keluarganya sama mereka dapat menghabiskan 10 piring nasi apalagi jika memakai sambal balado


Sesampainya di restoran mereka langsung masuk ke dalam dan duduk,Angga memanggil pelayan untuk menghampiri ke arah dirinya


"Mau pesan apa mas??"


Tanya pelayan tersebut


"Ikan goreng pake sambal balado terus lalapan ya sama ayam bakar nya, minumannya es teh manis aja.."


Jawab Angga


"Aku di lupain??"


Tanya Natasha yang tidak di tanyai oleh pelayan tersebut


"Kamu mau pesan apa??"


Tanya Angga


"Ada rendang gak??kalo ada rendang, truss ikan goreng sama lalapan minuman nya jus mangga.."


Jawab Natasha


"Ya sudah mbak,pesanan pacar saya dicatat juga ya.."


Kata Angga


"Baik pak.."


Kata pelayan tersebut kemudian masuk ke dalam


Beberapa menit kemudian pesanan mereka belum juga sampai keduanya sudah kelaparan


"Kok lama banget sih,perut aku udah menjerit-jerit nih.."


Gerutu Natasha


"Mungkin terlalu rame,sabar aja.."


Kata Angga


Mereka masih menunggu makanannya tetapi tiba-tiba ada seorang cewek mendekati mereka dan ternyata itu Marshanda dia memang tertarik dengan Angga namun Angga sih masa bodi


"Hallo,kalian ngapain ke sini??"


Tanya Marshanda yang sedikit berbasa-basi tetapi diam-diam natasha memang dari awal tidak menyukai nya karena menurut natasha, Marshanda itu terlalu munafik dan bermuka dua tidak seperti rayya ataupun Tyas


"Biasa malam mingguan.."


Jawab Angga


"Oh.."


Kata Marshanda


"Boleh gak aku duduk disini juga??"


Tanya Marshanda


"Gak boleh.."


Jawab Natasha dan langsung ber to the points karena Natasha tidak seperti cewek-cewek pada umumnya yang hanya di pendam di dalam hati jika kekasihnya di dekati cewek lain,Natasha lebih suka terang-terangan membenci orang tersebut


"Kenapa??"


Tanya Marshanda yang masih berpura-pura


"Jangan pura-pura lugu deh lo,munafik aja bangga gw tau lo ngincar Angga kan??dasar cewek murahan udah tau ada pacarnya masih aja di dekati,gak punya malu banget sih.."


Jawab Natasha membuat orang-orang yang berada di restoran tersebut melirik ke arah nya


Angga kaget karena Natasha segitu beraninya menggunakan kata-kata kasar padahal banyak orang-orang yang mengetahui jika dirinya adalah anak dari keluarga giffard


"Kenapa emang nya kalo gw kagum sama pacar Lo??emang benar kok cowok Lo itu ganteng lagi pula Lo gak cocok sama dia,dia kalem sedangkan Lo kebalikannya.."


Kata Marshanda


Natasha benar-benar tidak bisa menahan emosinya lagi kemudian langsung menjambak rambut Marshanda,Angga bingung harus berbuat apa jadi dia menelpon Danial untuk segera datang setelah mendengar ucapan Angga,Danial dan the gang nya serta rayya langsung menuju restoran tersebut


Mereka berempat kaget melihat Natasha yang sedang beradu dengan Marshanda


"Ternyata si Marshanda toh.."


Kata rayya yang sebenarnya juga muak dengan Marshanda karena Marshanda pernah berusaha mendekati Danial namun untungnya Danial masa bodo dengan yang namanya perempuan


Danial dan Galang langsung menuju kesana sedangkan farel masih bingung mendengar ucapannya rayya


"Emang kenapa sama si Marshanda itu??"


Tanya farel


"Dia itu munafik dan bermuka dua orangnya suka mengadu domba orang lain.."


Jawab rayya


"Wah cewek kayak gitu harus di basmi.."


Kata farel dan langsung menuju ke arah Angga


"Nah loh,farel ikut-ikutan kah??"


Tanya rayya kepada dirinya sendiri kemudian langsung menuju ke arah Angga juga


Danial,Angga dan Galang berusaha memisahkan keduanya sedangkan


Farel bukannya memisahkan malah memanas-manasi


"Rel,lu bukannya misahin malahan Manas-manasin.."


Gerutu rayya


"Gedek banget gw sama tuh cewek..."


Kata farel


Beberapa menit kemudian Natasha kelelahan dan langsung duduk di kursi sedangkan Marshanda memilih Untuk pulang Karena malu