
Jam pulang berbunyi natasha langsung menghampiri Angga namun Angga malah menghampiri Luna teman-temannya pun merasa keheranan ada apa dengan Angga terutama Tyas
"Apa jangan-jangan Angga selingkuh sama si Luna??"
Tanya Tyas kepada rayya namun berbisik
"Hmm, mungkin aja sih soalnya dulu Angga itu kan playboy jadi gak mungkin sifat playboy nya ilang begitu aja..."
Jawab rayya
Natasha pulang bersama Danial sedangkan Angga malah memilih mengantarkan pulang Luna karena dia tidak mau tantenya Luna curiga
"Kalo Angga sama Luna arti nya farel bakalan deketin natasha lagi donk,truss gw gimana??"
Kata Tyas di dalam hatinya
Di dalam mobilnya Angga,Luna tampak sedang menatapi Angga secara diam-diam supaya tidak ketahuan namun nyatanya Angga tau karena dia sudah biasa menghadapi perempuan seperti itu bahkan waktu awal pertemuan nya dengan Natasha saja Natasha menatapnya secara diam-diam
Giliran Angga menatap balik malahan buang muka
"Lun, ngeliatin aja hati-hati naksir..."
Ledek Angga membuat Luna tersipu malu dan langsung menatap ke arah kaca jendela mobil
Angga hanya tersenyum kecil melihat tingkah Luna karena sama persis seperti Natasha waktu ketahuan menatap Angga
"Angga gegara kamu jantung aku berdebar kencang sayangnya seperti nya kamu sudah milik natasha..."
Kata Luna di dalam hatinya
Mobil Angga telah sampai di depan rumahnya Luna,Luna pun segera turun dari mobil tersebut dan mengajak Angga untuk mampir namun Angga sudah janji dengan tyas akan meneliti lebih lanjut tentang Rangga jadi Angga langsung pulang menuju rumahnya sesampainya di rumah Angga langsung masuk dan berganti baju kemudian pergi lagi menjemput Tyas,Galang yang melihatnya kebingungan karena Angga seperti orang penting baru pulang sudah pergi lagi
Tepat di lampu merah Angga melihat Natasha sedang bersama farel,Danial dan rayya membuat nya merasa cemburu karena seharusnya yang berada di sana adalah dia tapi malahan farel
Natasha yang menoleh ke arah Angga langsung tersenyum manis belum sempat Angga mengatakan sesuatu lampu nya sudah berganti menjadi hijau Angga langsung menjalankan mobilnya ke arah kiri sedangkan farel ke arah kanan tetapi diam-diam natasha kepo dengan apa yang Angga lakukan waktu bersama Luna
"Awas aja kamu kalo sampai selingkuh aku buat jelek muka mu itu..."
Kata natasha di dalam hatinya
"Nat,kok diam aja sih??"
Tanya rayya yang menyadari bahwa natasha hanya diam daritadi semenjak berpapasan dengan Angga
"Gak papa kok,aku cuma agak pusing aja..."
Jawab Natasha
"Ya sudah kalo gitu kita nonton saja tidak usah makan,makan bisa kapan-kapan.."
Kata farel dengan bijak
"Oke deh kak farel.."
Ledek Danial karena farel paling tua di antara mereka gang nya
"Mentang-mentang umur gw udah mau 19 tahun sedangkan umur kalian baru mau 17 tahun gw dipanggil kakak padahal cuma beda 2 tahun doank,kalo sama si Danial cuma beda setahun.."
Gerutu farel
"Umur gw 12 tahun..."
Kata Danial sambil bercanda
"Ndasmu, natasha aja umurnya mau 17 tahun masa lu kakaknya berumur 12 tahun yang bener umur lu itu 18 tahun..."
Kata farel yang menganggap serius ucapannya Danial
Di mobilnya Angga dia sudah bersama Tyas mereka kembali menelusuri masa kecilnya Rangga suasana di mobil tersebut sangat sunyi pada akhirnya Tyas berusaha memecahkan suasana
"Ga,lu gak selingkuh dari natasha kan??kesian dia kalo di selingkuhi soalnya lu itu pacar pertamanya dia..."
"Hmm,jujur gw suka sama Luna bahkan gw berniat akan memutuskan hubungan gw dengan Natasha..."
Jawab bohong Angga yang tidak mau jika rencananya di ketahui oleh orang lain
Tyas kembali terdiam karena merasa kasihan dengan natasha pasti dia akan sangat sakit hati dan kecewa,Angga tau apa yang Tyas pikirkan namun Angga memilih diam karena males berbicara
Hingga akhirnya mereka sampai di sebuah apartemen tempat Rangga tinggal sebenarnya itu punya Luna namun di pinjamkan ke Rangga
Mereka berdua masuk ke dalam lift setibanya di depan kamar nya Rangga mereka langsung memencet bel Rangga pin langsung membukakan pintu untuk mereka Rangga dan Angga tengah mengobrol sedangkan Tyas sedang menyiapkan piring untuk mereka bertiga makan Tyas keluar membawa piring yang berisi makanan-makanan lezat membuat perut Rangga berbunyi dengan cepat Rangga langsung melahapnya karena dia juga belum makan dari kemarin akibat uangnya di pakai untuk membetulkan motornya yang rusak
"Kak,kakak kemarin gak makan ya??"
Tanya Tyas kepada Rangga karena melihat Rangga begitu kelaparan
"Hehehehe gak dek,uang kakak buat benerin motor makanya kakak gak makan karena gak ada uang kalo kamu gak datang hari ini mungkin kakak masih gak makan ya maklum lah hidup sebatang kara gak punya siapa-siapa aku mati pun gak bakal ada yang peduli..."
Jawab Rangga
"Kakak jangan ngomong begitu aku peduli sama kakak dan satu lagi kakak gak sebatang kara kan ada aku..."
Kata Tyas kepada Rangga
"Makasih ya,kamu udah mau anggap aku jadi kakak kamu..."
Kata Rangga kepada Tyas dan sedikit mengeluarkan air mata
"Kenapa Rangga gak tinggal di rumah Tyas aja??Tyas kan cuma sama bibi pembantu nya..."
Tanya Angga kepada Tyas
"Iya juga sih,kalo gitu kakak tinggal di rumah aku saja sekarang kita akan membawa perabotan kakak..."
Kata Tyas kepada Rangga
"Loh ini kan fasilitas apartemen artinya Rangga cuma membawa beberapa barang-barang donk seperti baju,dan kebutuhan nya..."
Kata angga kepada Tyas
Setelah makan mereka membantu Rangga untuk membereskan baju-bajunya dan gitar nya kemudian pergi menuju rumahnya Tyas,Angga langsung berpamitan untuk pulang karena hari sudah semakin larut
Angga membawanya dengan sangat hati-hati karena dirinya mengalami ngantuk karena terlalu sering begadang setibanya Angga di rumah dia langsung masuk ke dalam dan rumahnya sudah sepi itu artinya Galang sudah ngebo di kamarnya
Angga masuk kedalam kamarnya namun dia memilih untuk membersihkan badan terlebih dahulu kemudian tertidur dengan lelap
Galang yang sudah bangun pergi membeli sarapan serta berharap bertemu dengan wanita cantik tapi dia malahan ketemu dengan farel dan Thea
"Buset ketemu dia lagi,dia lagi,dia lagi..."
Gerutu farel karena selalu bertemu dengan Galang
"Ehh ada nona cantik Ama Abang yok,pergi ke pelaminan kita ehh maksudnya sekolah bareng..."
Goda Galang kepada Thea
"Ada Abang nya loh disini masih aja berani godain,dasar gajah.."
Gerutu farel
"Jomblo??bilang bang..."
Ledek Galang
"Thea berangkat bareng yuk mumpung jok belakang aku kosong nih biasanya si di isi oleh angin..."
Kata Galang kepada Thea
"Giliran sama cewek cantik aja manggil nya aku-kamu giliran sama cewek jelek mah lu-gw..."
Gerutu farel lagi