
Natasha dan Angga masih tetap sama meskipun keduanya sudah putus mereka tetap saling mencintai
"Kamu mau gak kalo misalnya kita pacaran diam-diam??tanpa sepengetahuan orang lain apalagi Luna..."
Tanya Angga kepada Natasha
"Mau,yang penting aku bisa bersama kamu..."
Jawab Natasha sambil tersenyum
Angga menjadi sangat senang dan memeluk tubuhnya Natasha
"Makasih sayang,kamu udah ngertiin aku..."
Kata Angga sambil mencium keningnya Natasha
Danial yang merasa bahwa Angga dan Natasha begitu lama berduaan langsung mengintip dari lubang pintu Danial melihat Angga dan Natasha lagi pelukan
"Mereka masih saling mencintai.."
Kata Danial di dalam hatinya
Beberapa menit kemudian Natasha dan Angga keluar dari kamar Natasha kembali tersenyum membuat yang lain terheran kecuali Danial karena dia tau apa yang membuat adik nya kembali ceria seperti dulu mereka turun ke lantai bawah
"Mama..."
Sapa Natasha kepada mama nya
"Hai sayang, syukurlah kamu udah keluar dari kamar..."
Kata mama nya sambil menggoreng ikan
Natasha terus saja tersenyum karena dia begitu senang jika dapat bersama Angga lagi meskipun harus diam-diam Angga merasa senang dapat melihat senyum manis dari kekasih nya mereka saling berpegangan sejenak agar tidak di lihat oleh yang lain sayangnya Tyas dan Danial melihatnya
Tyas menjadi penasaran kenapa mereka terlihat begitu romantis meskipun sudah putus setelah selesai makan Tyas menarik tangannya Angga
"ada apa sih??"
tanya Angga
"gw bingung kok lu sama Natasha masih romantis kayak tadi padahal kan udah putus,apa jangan-jangan kalian masih pacaran??"
tanya Tyas,Angga langsung menutup mulutnya Tyas
"iya tapi secara diam-diam jangan sampai yang lain tau,ok.."
jawab Angga sambil berbisik
"siap pak bos.."
Angga kembali masuk ke dalam untuk menghampiri Natasha mereka terlihat seperti biasa tidak ada yang menangis dan tersakiti tetapi tiba-tiba Luna menelpon Angga
"ga, anterin aku yuk ke aku pengen jalan-jalan..."
kata Luna di dalam teleponnya Angga melirik ke arah Natasha
"bentar ya,aku izin dulu sama Galang..."
kata Angga dan langsung memutuskan panggilan telepon nya
Natasha yang sedang mencuci piring kaget karena Angga tiba-tiba memeluk nya dari belakang
"Angga kata-nya pacaran diam-diam tapi kok malahan meluk-meluk aku sih..."
kata natasha kepada Angga
"hehehehe,aku khilaf pengen nyium kamu..."
kata Angga sambil menyingkirkan rambutnya Natasha
Angga memeluk dari belakang Natasha membuat para pembantunya yang melihat menjadi kaget karena Angga berani sekali melakukan hal itu di kediamannya Natasha
"Angga,gak enak di lihati sama bi Ijah"
kata natasha sambil berusaha melepaskan dirinya dari Angga
"sayang, sebenarnya Luna mengajak aku untuk jalan-jalan tapi kamu cemburu gak??"
tanya Angga
"gak papa sayang,asalkan kamu gak macam-macam sama dia ya..."
jawab Natasha sambil memegang wajahnya Angga
"Tenang aja sayang aku sangat mencintai kamu jadi gak mungkin aku macam-macam sama Luna..."
kata Angga sambil memegang pipinya natasha
setelah berpamitan kepada Natasha Angga pergi ke kediamannya Luna meksipun sebenarnya natasha cemburu tapi dia berusaha menyembunyikannya karena tidak mau membuat Angga merasa bersalah
"Angga aku begitu menyayangi mu tapi sayang nya aku harus berbagi dengan Luna si muka dua itu..."
gerutu Natasha
Di dalam mobilnya Angga memikirkan natasha dia merasa bahwa natasha sebenarnya cemburu tapi tidak bisa apa-apa