Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kembali



Angga terus mencari keberadaan dinas namun dinas masih belum di temukan mereka tetap berusaha mencari dinas dari tadi natasha sudah menangis tidak karuan


memikirkan dinas


"ga,dinas kenapa belum di temukan juga sekarang??"


tanya natasha


"sabar yank,kita harus tetap sabar..."


jawab angga


farel membantu angga untuk mencari dinas bersama dengan danial mereka curiga pada keluarga alaska


"kita harus mengikuti si vino.."


kata danial kepada farel


farel mengerti dan menjalankan mobil nya dari belakang namun sedikit berjauhan agar vino tidak curiga sesampainya di sana vino turun membawa senjata tajam farel dan danial juga ikut masuk


terlihat dinas yang sedang menangis di lantai vino mengeluarkan senjatanya dan hampir saja melukai dinas namun sayang danial sudah menendang senjata itu hingga jatuh ke lantai setelah melepaskan dinas mereka langsung lari meninggalkan tempat tersebut


"om danial"


kata dinas sambil menangis di pelukan om nya


"kamu tidak papa nak??untung saja om datang tepat waktu jika tidak kamu sudah tiada sekarang..."


kata danial kepada keponakan nya


farel tersenyum melihat danial yang begitu menyayangi dinas meskipun dinas hanya keponakan nya akan tetapi danial sudah menganggap dinas sebagai anak nya sendiri


"napa lu rel??senyam-senyum sendiri entar jadi kayak galang loh..."


tanya danial kepada farel


"dih amit-amit jadi kayak galang,gw cuma merasa terharu doank karena kalian sangat dekat bahkan seperti nya angga dan dinas saja tidak sedekat ini..."


jawab farel


"papa galak tidak seperti om danial,aku sebel sama papa.."


kata dinas membuat farel dan danial menoleh


"kamu tidak boleh begitu sama papa,papa galak pasti karena kamu melakukan kesalahan..."


kata danial kepada dinas


"gak,papah cuma sayang sama caca bukan sama dinas.."


kata dinas lagi


kata farel sambil meledek angga diam diam


"wah parah,bilangin angga gak ya..."


kata danial


"heh,jangan bilang nanti gw kena semprot sama si angga.."


kata farel sambil mengancam


"iye dah,tapi lu mesti traktir gw..."


kata danial


"kayaan juga lu,ngapa mesti gw yang teraktir sih??"


tanya farel


"ya sudah gw bilangin angga.."


jawab danial


"ngaduan fix.."


kata farel dengan nada kesal nya


danial tertawa ngakak gegara farel mereka terus menuju kediaman keluarga manohara


di sana angga dan natasha terus memikirkan dinas


"kita berdoa semoga danial dan farel dapat menemukan dinas"doa angga sambil mengajak natasha untuk berdoa


natasha berdoa untuk anak tercinta nya tidak beberapa lama tiba lah danial dan farel mereka turun dari mobil sambil menuntun dinas


"kesayangan mamahh"teriak natasha. natasha sangat mengkhawatirkan anak nya bagaimana pun juga dinas adalah anak mereka


dinas memeluk mama nya dengan sangat erat dinas takut jika pria tadi kembali menemui diri nya


"kalian menemukan dinas di mana??"tanya angga kepada danial


"di rumah kosong tapi di dalam rumah itu ada vino pemimpin perusahaan alaska"jawab danial


angga menjadi sangat kesal dengan vino. angga berniat menghampiri vino namun di larang oleh sang istri


"kita berdoa saja semoga lelaki tersebut bisa tobat"kata natasha kepada angga


angga menahan emosi nya demi sang istri supaya natasha tidak cemas dan panik. mereka masuk ke dalam rumah nya sambil menggendong dinas