
Tyas yang sudah terlanjur patah hati dan kecewa menangis di dalam mobilnya dia menelpon mama nya dan berhentikan mobilnya di tengah jalan
"Hello darling..."
Sapa mama nya
"Hello mom.."
Sapa balik Tyas
"Tumben banget telepon mama ada apa??"
Tanya mama nya Tyas
"Gak papa,cuma Tyas kangen sama papa dan mama ohh ya kayaknya nanti Tyas kuliah di tempat mama aja deh..."
Jawab Tyas
"Ya sudah nanti mama Carikan university terbaik disini..."
Kata mama nya
"Makasih mom.."
Kata Tyas yang kembali senang
Setelah berbincang cukup lama Tyas kembali menjalankan mobilnya menuju kediaman nya setibanya di rumah Tyas melihat Rangga sedang duduk bernyanyi
Tyas langsung menghampiri Rangga dan duduk di sampingnya
"Wih kak Rangga suara nya bagus banget..."
Puji Tyas
"Hehehe,Ndak juga masih bagusan suara artis..."
Kata Rangga yang malu jika di puji
"Kak aku nanti bakalan kembali ke luar negeri tempat mama dan papa ku tinggal..."
Kata Tyas yang membuat Rangga bersedih
"Itu artinya aku akan kembali sebatang kara mungkin aku sudah di takdir kan tidak memiliki siapa pun di dunia ini,kamu harus bisa mewujudkan impian mu..."
"Kakak tenang saja nanti aku bakal kenalin kakak sama papa dan mama jadi kakak harus ikut..."
Kata Tyas sambil tersenyum
"Aku gak punya duit buat bayar tiket pesawat nya..."
Kata Rangga dengan jujur
"Kan ada aku lagi pula nanti aku minta papa untuk membawa aku menggunakan jet pribadinya..."
Kata tyas dengan santai
Rangga langsung terbengong karena dulu sekaya kaya nya dia pas ada nenek nya mereka tidak memiliki jet pribadi tapi itu wajar karena Tyas saja bersekolah di tempat para artis banyak sekali artis di sekolah nya tapi Tyas dan geng nya masa bodo dan perusahaan papa nya Tyas sangat terkenal di luar negeri itu yang membuat keluarga Tyas sangat lah kaya raya meskipun begitu kekayaan nya masih berada di bawah keluarga sonohara dan giffard
Pada malam hari tyas meminta bibi nya untuk memasak makanan untuk dirinya dan Rangga terlihat banyak sekali makanan mewah dan bergizi seperti ayam,ikan, brokoli,dll piringnya pun juga sangat bersih karena Tyas suka kebersihan dan anti jika ada kuman di rumah nya setelah bibi nya memanggil Tyas dan Rangga menuju dapur serta memakan makanan tersebut dengan sangat lahap
"banyak banget makanannya pasti menghabiskan uang banyak ya??"
tanya Rangga
"gak sih cuma 3 juta tadi kata bibi..."
jawab tyas
"aku jangan kan beli makanan 3 juta beli nasi yang seharga 15 ribu saja aku gak mampu..."
kata Rangga sambil termurung
"kan udah ada aku sekarang jadi kakak Ndak usah bersedih nanti jelek loh..."
kata tyas yang berusaha membuat Rangga kembali bahagia lagi
Rangga hanya tersenyum dan memakan makanannya begitu juga dengan tyas dia begitu bahagia ketika bersama Rangga meskipun Rangga bukan lah Kakak kandungnya tapi ikatan batin Tyas dan Rangga sangat lah kuat tapi mereka tidak mengetahui kebenaran yang sebenarnya
Tyas kembali bangkit semenjak ada Rangga selama ini Tyas patah hati akibat farel yang selalu menggantung kan hati nya sampai sampai Tyas hampir merasa frustasi tapi dia berusaha melupakan dengan cara yang tidak biasa yaitu membahagiakan orang yang menyayangi dia tulus dari hati seperti Rangga setelah selesai makan keduanya menuju ruang keluarga dan kembali menonton televisi tapi Tyas tertidur jadi rangga harus menggendongnya ke kamar
"tidur yang nyenyak ya adik ku..."
kata Rangga dan mengecup keningnya Tyas kemudian keluar dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Tyas