Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
masuk nya farel dianggota danial and the gang



Giffard,harra,veliska dan Alvaro kembali pulang menuju kantor mereka masing-masing karena tadinya giffard akan ada meeting namun dia tunda karena mendengar harra berantem dengan Alvaro sedangkan Danial and the gang nya kembali ke kelas mereka masing-masing untuk melanjutkan pembelajaran


Beberapa jam kemudian tidak terasa bel pulang telah berbunyi setelah semua siswa memasukkan alat tulis nya kedalam tas dan guru meninggalkan kelas semua murid langsung berhamburan keluar kelas


"Nat..nanti kita ketaman yuk"


Ajak angga dan suaranya sedikit keras agar David mendengarnya


"Hmm..ayok aja,tapi aku ganti baju dulu ya"


Ucap Natasha


Danial and the gang pun meninggalkan kelas dan menuju ke parkiran motor nya,rayya membawa motor sendiri jadi dia udah pulang duluan sedangkan Melly memilih untuk berjalan kaki tiba tiba David menghampiri Natasha


"Nat..aku mau ngomong sama kamu,pliss"


Mohon David


"Ya udah.. bentaran aja ya"


Ucap natasha dan dia langsung pergi bersama David


Namun Danial merasa tidak enak hati pada akhirnya trio DAG mengikuti David dan mereka kaget melihat David menggendong Natasha kemobilnya sedangkan Natasha pingsan,trio dag segera mengikuti mobil nya David


Dan benar saja mobilnya berada masuk kedalam hotel yang terkenal untuk tempat mesum,trio dag langsung mengikuti David tanpa mereka ketahui ada farel disana farel bingung dan kaget melihat Natasha seperti itu sedangkan Danial tidak ada


"Pasti mau diapa-apain itu,bakalan ku penggal kepalanya sampai berani menyentuh tubuh Natasha"


Ucap farel dan langsung mengikuti David namun dia sengaja mengikutinya lewat jalan pintas dan farel lebih dulu tiba di kamar hotelnya David


Tiba-tiba trio DAG dihadang oleh puluhan orang membuat mereka bertiga kewalahan namun ilmu beladiri mereka cukuplah tinggi hingga akhirnya semua orang orang itu terkalahkan


Mereka kaget melihat farel keluar dengan muka bonyok dan menggendong tubuh Natasha


"Rel..lu kenapa??Natasha kenapa??"


Tanya Danial panik


"Dia hampir diapa-apain Ama tuh cowok brengsek"


Jawab farel


"David??dia mau menyentuh tubuhnya Natasha??akan ku penggal kepalanya"


Ucap Danial dan langsung menghampiri kamar hotelnya David


Danial kaget melihat David sudah sangat tidak berdaya dikasurnya ternyata farel telah menonjok nya habis-habisan


"Rel..makasih ya,kalo gak ada lu gw gak tau apa yang bakal terjadi dengan Natasha"


Ucap terimakasih Danial kepada farel


"Iya broo...Natasha itu sahabat gw dari SD gak mungkin gw biarkan satu orang pun cowok menyakiti dirinya"


Ucap farel dan langsung menggendong tubuh Natasha kedalam mobil nya


Trio DAG mengikuti mobil farel dan beberapa menit kemudian mereka sampai di rumahnya keluarga zaviero


"Loh rel..kok berhenti disini??"


Tanya Danial


"Gak mungkin kita langsung kerumah keluarga giffard nanti malah membuat panik papa dan mamah lu"


Jawab farel


"Oh ok..truss mau gimana??"


Tanya Danial lagi


"Sadarin Natasha dulu,buat dia agak Segeran dan gw mau mandi dulu bentar"


Jawab farel dan mengasih tubuh Natasha ke Danial


"Farel baik juga ya,gw kira dia jahat njirr"


Ucap Galang seketika ternyata farel mendengarnya namun farel hanya tersenyum


"Dek..buatin minum buat temen temen gw,gih"


Ucap farel ke salah seorang wanita cantik


"Ok kak.."


Beberapa menit kemudian Thea menghampiri trio DAG dan mengasihi mereka minuman bukannya minum Galang malahan terpesona dengan sosok cewek itu


"Buset..cantik amat njirr bagaikan bidadari yang menyinari hati gw"


Ucap Galang


"Yeuh.. giliran liat cewek bening aja langsung melotot dan alay"


Kata Danial


Tiba tiba Melly menghampiri trio DAG


"Loh...natasha kenapa??dia kenapa??"


Tanya Melly terus-menerus


"Natasha dibius,mell..Ama si davidomba"


Jawab Galang


"Yaudah taruh dikamar aku aja Natasha nya"


Suruh Melly


Kemudian Danial menggendong tubuh adiknya lagi dan menidurkan ke kasur Melly


Beberapa menit kemudian farel sudah rapih dan harum


"Loh Natasha belum bangun juga?? mending mandiin deh, menurut temen gw katanya kalo kena air bisa hilang obat bius nya"


Ucap farel


"Aku aja kak..aku aja yang mandiin Natasha"


Pinta Melly


"Ya udah sana..minta bantuan sama sama Thea"


Ucap farel


Danial langsung menggendong tubuh Natasha lagi ke bak mandi dan membiarkan Melly serta Thea mengurus itu


"Rel..sini luka lu gw obatin"


Ucap Danial dan farel hanya mengangguk


"Pelan-pelan njirr,jangan kenceng-kenceng sakit njirr"


Ucap farel membuat Danial ketawa


"Bwahahahahaha,ngakak seorang farel kesakitan"


Ucap Galang,Danial dan Angga secara berbarengan


"Gw juga manusia,bjirr..ya kali gak sakit"


Ucap farel


"Rel..masuk tim kita lah,toh kayaknya lu itu kesepian"


Ledek Danial


"Njirr..tapi bener sih papa gw gak pernah peduli dengan gw,mamah gw sudah tiada selama ini gw gak pernah punya temen,ya udah gw mau masuk group lu"


Ucap farel dengan nada merendahnya


Galang yang mendengarnya menjadi sedih karena mamah dan papa nya tidak pernah menanyakan kabar dirinya padahal mereka sudah tidak bertemu selama 2 bulan karena mamah dan papa Galang berada di Jepang menggantikan posisi mamah dan papah nya Angga


"Gw juga rel.. meskipun gw punya orangtua tapi seperti gak punya mereka gak pernah memikirkan gw bahkan perhatian ayah dan bundanya Angga lebih besar dari papa dan mamah gw"


Ucap Galang seketika


"Apalagi gw lang...bunda gw wanita karier selalu sibuk dari kecil gw selalu sama nenek dirawat sama nenek sedangkan bunda tidak pernah merawat gw pas gw gede doank dia baru sayang itu sebabnya gw lebih dekat dengan keluarga giffard,keluarga paling harmonis menurut gw karena semua anggota keluarga nya kompak tidak seperti keluarga gw"


Ucap Angga


Danial yang mendengarnya menjadi kasihan dengan ketiga temannya itu karena memang benar mereka bertiga kurang kasih sayang kedua orang tuanya,begitu beruntung Danial menjadi anggota keluarga giffard menjadi anak dari giffard dan Miu keluarga yang sangat harmonis


Bahkan papa dan mamah nya begitu memanjakan Danial mereka selalu menuruti semua kemauan Danial bahkan waktu danial ingin menaiki kuda giffard langsung membelikan kuda pribadi untuk Danial