Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
keanehan Galang



30 menit kemudian mereka sudah selesai makan dan Danial langsung menuju kasir untuk membayar biaya makanan tersebut


"Ehh,kayaknya kita matre banget ya??tiap makan di bayarin sama Danial padahal kita aja banyak duit.."


Kata farel yang sadar setiap makan di restoran mereka selalu di traktir oleh Danial


"Biarin aja itung-itung pahala buat Danial..."


Ucap Galang yang justru kesenangan jika ditraktir karena artinya dia tidak perlu repot-repot mengeluarkan kartu ATM dari dompetnya


"Itu kan kalo Danial ngasih makanan ke orang yang tidak mampu,lah ini anak orang kaya semua.."


Ucap farel yang menjadi tidak enak dengan Danial


"Gila sih langka banget loh ada orang kayak farel,karena kebanyakan orang pada mau di traktir lah dia malahan gak mau.."


Ucap Galang


Danial keluar dari restoran tersebut dan mereka berlima kembali menuju kediaman keluarga giffard


"Dan.. tadi biaya makanan yang gw makan berapa??"


Tanya farel membuat Danial kaget karena baru pertama kali farel menanyakan harga makanan kepada dirinya


"Ohh,250 ribu.."


Jawab Danial


"Nih,gw gantiin.."


Kata farel dan langsung menyodorkan uang sebesar 300 ribu ke Danial


"Gak usah,gw ikhlas lagi pula gw gak mau ada uang receh di dompet.."


Ucap Danial


"Waw,300 ribu uang receh.."


Ucap Galang yang kaget mendengar ucapan Danial bahwa 300 ribu adalah uang receh


"Udah rel,gak usah diganti lagipula yang traktir kita itu penerus perusahaan giffard jelas banyak duit bukan orang yang pas-pasan.."


Ucap Angga


"Oke-oke,apalah daya aku yang masih makan ikan asin.."


Kata farel sambil merendah juga


"Iya,ikan asin nya seharga 500 ribu.."


Ucap Galang


"Mana ada ikan asin seharga segitu paling goceng atau 15 ribu.."


Kata Natasha


"Iya deh,disini ada calon emak-emak.."


Ucap Galang


"Ehh,hari Sabtu temenin gw ke pasar ya mau belanja sayuran.."


Ajak natasha


"Kenapa gak ke mall atau pasar modern aja??"


Tanya farel


"Gak ahh,kalo di pasar modern itu udah dari kemarin-kemarin sedangkan kalo di pasar tradisional itu masih baru-baru pastinya masih fresh.."


Jawab Natasha


"Ohh begitu toh,jujur gw belum pernah ke pasar tradisional.."


Ucap jujur farel


"Gw juga.."


Kata Angga


"Jelas kalian berdua kan tinggal cukup lama di luar negeri mana mungkin udah pernah belanja ke pasar tradisional di Indonesia.."


Ucap Natasha


Angga dan farel hanya diam karena benar mereka tinggal cukup lama di luar negeri bahkan Angga saja lupa tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia berbeda dengan Natasha yang sangat mencintai kebudayaan di Indonesia meskipun dia dan Angga sama-sama pernah tinggal di luar negeri namun rasa cinta Natasha dengan tanah air tidak pernah hilang bahkan salah satu alasan Natasha kembali ke Indonesia adalah karena kangen makanan rendang dan sate


Sesampainya di kediaman keluarga giffard mereka berlima langsung turun dan di situ lah mereka kembali ingat dengan masalah utama mereka tadi yaitu menyelidiki giffard


"****** Lang,gw lupa soal om giffard nanti kalo Tante Miu nanyain gimana??"


Tanya farel tiba-tiba membuat Danial dan natasha juga kembali ingat


"Nah loh,gw juga lupa.."


Ucap panik Galang


"Yaudah,kita masuk dulu ke dalam nanti biar gw yang bicara sama Tante Miu.."


Kata angga dengan bijak


"Wih mentang-mentang calon mertua,Angga jadi mau ikut turun tangan.."


Ledek Galang namun Angga hanya diam dan masuk ke dalam rumah kemudian diikuti oleh farel,Danial,Natasha dan Galang


Mereka berlima melihat Miu sedang merebahkan tubuhnya di sofa namun sepertinya dia masih memikirkan hal itu


"Mamah.."


Sapa Danial dan Natasha kepada mamah nya


"Gimana,papah kamu??dia udah makan kan?? truss kenapa dia gak pulang makan tadi??apa sesibuk itu kerjaannya??"


Tanya mamah Miu dengan sedikit nyerocos nya


"Gini tan,tadi om giffard lagi sibuk truss dia juga udah makan.."


Jawab bohong Angga namun angga merasa takut karena baru pertama kali Angga berbohong dengan orang tua


"Begitu ya??yaudah kita makan malem dulu ya.."


"Maaf mah,tadi kita udah makan di restoran jadi kita udah kenyang tapi kita.."


Ucap Danial dengan perasaan tidak enaknya


"Yaudah mamah juga nungguin papa aja lah,belum tenang kalo papa mu belum pulang.."


Kata mamah Miu dan masih merebahkan tubuhnya di sofa


"Kita naik dulu ya,Tan.."


Ucap sopan Angga dan langsung pergi menuju lantai atas kediaman keluarga giffard


Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam namun giffard belum pulang juga hingga akhirnya Miu ketiduran baru lah sekitar jam sebelas malem dia mendengar suara buka pintu dan ternyata giffard baru pulang namun Miu sudah tertidur


"Kamu nungguin aku sampai ketiduran di sofa gini?? sudahlah aku gendong saja.."


Ucap giffard yang kaget melihat istrinya tidur di sofa


Tanpa giffard ketahui anak-anak remaja tersebut belum tertidur dan masih bermain PS sedangkan Natasha sedang menonton drama Korea padahal besok mereka masih harus bangun pagi karena sekolah tapi apalah daya rasa kantuk mereka hilang


Waktu sudah menunjukkan jam duabelas malam namun keempat cowok-cowok tampan tersebut masih asyik bermain PS sedangkan Natasha sudah tertidur tanpa mereka sadari waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari dan Danial kaget melihat jam dinding rumahnya karena ternyata waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari


"Ehh,bogan yuk besok kan kita kan sekolah.."


Ajak Danial kepada ketiga temannya


"Bogan??"


Tanya farel namun matanya masih asyik menatap layar tv


"Bobo ganteng.."


Jawab Danial


"Oke.."


Ucap ketiga sahabatnya dan langsung mematikan PS mereka serta pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur


Sehabis membersihkan diri mereka langsung masuk ke kamar Danial dan tidur karena giffard sengaja membeli satu kasur lagi untuk Angga dan Galang jika menginap di rumah mereka sedangkan farel tidur satu ranjang dengan Danial


Kebesokan hari nya tepat pukul jam 6 Miu sudah berkoar-koar untuk membangunkan keempat cowok tersebut sedangkan Natasha sedang mencuci piring untuk mereka sarapan


"Ayok bangun,kalian tuh cowok masa iya kalah sama ayam??ayok bangun,kalo gak bangun mamah siram dengan air nih.."


Ucap Miu karena kesal keempat remaja lelaki tersebut tidak bangun juga


Mendengar ucapan miu mereka berempat langsung bangun dan menuju kamar mandi untuk mandi


"Ntar langsung turun ke bawah ya.."


Ucap Miu dan langsung turun ke bawah


Beberapa menit kemudian mereka berempat sudah rapih dan langsung turun kebawah karena jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi


"Nat,yuk berangkat.."


Ajak Danial dengan nada tergesa-gesa nya


"Gak sarapan dulu??"


Tanya giffard


"Nggak pah,gak keburu nanti telat.."


Jawab Danial


Natasha langsung mengambil tas nya dan mereka berlima pamitan untuk berangkat ke sekolah karena takut terlambat Danial mengebut namun natasha hanya diam saja karena dia juga tidak mau telat


15 menit kemudian mobil mereka sampai lebih awal dari perkiraan karena Danial membawa mobilnya ngebut dan mereka berlima langsung turun dari mobil


"Wih,Danial kayak pembalap mobil internasional tadi.."


Ucap Galang yang tau jika tadi Danial membawanya dengan kecepatan tinggi namun dia tidak kehilangan kendali sedikit pun namun Danial hanya tersenyum


"Yuk masuk nanti malahan telat gegara kita ngobrol.."


Ajak natasha dan mereka berlima langsung masuk kedalam sekolah mereka


Sesampainya di kelas mereka langsung duduk dan benar saja tidak lama kemudian pak Wahyu datang serta memulai pelajaran


Jam istirahat berbunyi semua murid langsung menuju ke kantin Karena sudah kelaparan Galang langsung menuju kantin dan diikuti oleh keempat teman-temannya


"Lang,segitu laper nya lu?? sampai-sampai lari"


Tanya farel sedangkan Danial dan Angga sedang memesan makanan


"Iya,gw dari dulu gak pernah bisa nahan laper.."


Jawab jujur galang yang dirinya sendiri saja heran kenapa dia begitu


Danial dan Angga sudah kembali dari memesan makanan sedangkan Natasha sedang mengobrol dengan Tyas,Melly,dan rayya


"Udahan??mana makanannya??"


Tanya Galang kepada Danial


"Masih di buatin belum jadi.."


Jawab Danial


"Lama banget.."


Ucap gerutu Galang yang sudah kelaperan


"Bentar lagi juga jadi,sabar aja lagian lu kayak gak makan selama 2 tahun aja.."


Ucap kesal Danial


Beberapa menit kemudian ibu kantin menghampiri mereka untuk mengasihi makanan pesanan mereka yang sudah jadi


"Makasih Bu.."


Ucap Danial


"Iya.."


Ucap ibu kantin dan langsung pergi menuju warungnya kembali sedangkan Galang sudah makan duluan membuat Danial,Angga dan farel hanya bisa menghela nafasnya karena melihat kelakuan Galang