Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
koma nya Danial



beberapa menit kemudian


Mobil Angga sampai dirumah sakit,Angga dan Galang pun langsung membopong tubuh Danial untuk masuk kedalam rumah sakit sedangkan Natasha nelpon mamahnya


Mamah dan bapak nya Natasha masih berada di ruang keluarga sambil menonton televisi tiba tiba ponsel Miu berdering dan ternyata itu dari putrinya ia segera mengangkatnya


"Hallo nak,ada apa??udah ketemu Ama Danial??"


Tanya mamahnya kepada Natasha


"Udah mah,tapi.."


Jawab Natasha namun dia berusaha membuat mamahnya tidak panik


"Tapi apa??Danial gak kenapa-kenapa kan??"


Tanya mamahnya dengan nada cemas,papa giffard pun ikut mendengarkan juga


"Danial pingsan mah..dia tadi dikeroyok Ama anak buahnya farel"


Jawab Natasha dengan kejujuran nya


Mamahnya yang mendengarnya pun langsung kaget dan menjatuhkan ponselnya dari genggaman tangannya,papa giffard yang mendengarnya pun kaget juga namun ia berusaha tenang agar istrinya itu juga tenang


"Hallo mah..mamah gak papa kan??"


Tanya Natasha dengan nada khawatir nya


"Hallo nak..mamah mu syok tapi tenang papa lagi berusaha menenangkan nya,sekarang kamu membawa Danial kerumah sakit mana??"


Kata papa giffard


"Kerumah sakit dekat perumahannya Angga itu pah,karena kebetulan lokasi Danial dikeroyok gak jauh dari rumah sakit itu"


Ucap Natasha dan papahnya langsung mematikan telfonnya


Setelah melihat mama Miu tenang,papa giffard mengajaknya untuk segera kerumah sakit,kakek Daniel yang melihatnya pun segera bertanya


"Kalian mau kemana??Danial sudah ketemu??"


Tanya kakek Daniel


"Sudah pah..tapi dia dilarikan kerumah sakit karena dikeroyok oleh anak buahnya farel jadi kita mau ke rumah sakit"


Jawab papah giffard


"Papah ikut"


Ucap kakek Daniel


Setelah semuanya sudah naik mobil,papa giffard langsung menancapkan gas nya menuju rumah sakit


30 menit kemudian


Mobil keluarga giffard telah sampai di rumah sakit tersebut,keluarga giffard pun segera masuk kedalam rumah sakit tersebut banyak para wanita yang terpesona dengan kegantengan giffard


Meskipun umurnya sudah menginjak kepala 4 kegantengan giffard masih tidak luntur bahkan tambah ganteng


Namun giffard tidak memperdulikan cewek cewek yang menatapnya itu karena dari dulu giffard sama seperti Angga selalu dikejar-kejar oleh para wanita wanita oleh sebab itu setiap giffard melihat Angga seperti melihat dirinya dimasa lalu,mamah Miu yang daritadi monyong karena kesal melihat gadis gadis itu terus menatapi suaminya hanya bisa menahannya


"Untung ini rumah sakit,coba kalo bukan ku colok mata mereka"


Dengus mamah Miu tanpa disadari papa giffard mendengar ucapannya itu tersenyum


Setelah sampai di ruang tempat Danial dirawat betapa terkejutnya kakek Daniel karena melihat cucunya itu terkapar lemah yang sedang diperiksa oleh para dokter


Beberapa menit kemudian,dokter keluar dari ruangannya itu


"Bagaimana dok?? bagaimana kondisi anak saya??baik baik saja kan dok??gak parah kan??"


Tanya giffard terus menerus,dia begitu takut jika Danial kondisinya parah


"Tenang pak,anak bapak baik baik saja tadi hanya kehabisan oksigen namun jika telat berapa menit saja mungkin dia sudah..."


Ucap dokter dan dia menghentikan ucapannya itu namun mereka sudah tau maksudnya apa,dokter pun langsung pergi begitu saja


Dilihat giffard begitu khawatir sampai bolak balik melihat kearah anak sulungnya itu,kakek Daniel yang melihatnya pun sedikit bangga memiliki menantu seperti giffard meskipun dia terbilang cuek dan terlihat kalem(padahal mah gak)namun begitu bertanggung jawab sebagai seorang pemimpin perusahaan bahkan bisa membuat nama keluarga giffard hampir setara dengan keluarga sonohara


"Sudah lah nak,papa tau kamu begitu mengkhawatirkan Danial..tapi jangan buat kamu menjadi stress seperti ini"


Ucap kakek Daniel kepada papa giffard membuat mamah Miu terbengong dengan ucapannya papa nya itu


Namun giffard masih tetap mengkhawatirkan Danial dan ia begitu kesal dengan farel karena berani membuat anaknya terkapar seperti ini,karena sudah dipenuhi oleh emosi giffard langsung pergi begitu saja


Membuat Angga curiga


"Lang..gawat om giffard bakalan nyamperin ke rumah farel"


Kata Angga membuat semua orang di depan ruangan Danial kaget


Tanya Galang


"Iya serius"


Jawab Angga dan langsung pergi begitu saja


Galang dan Natasha pun mengikuti angga,kakek Daniel yang sudah menebak apa yang bakal terjadi segera menghubungi harra/ayahnya Angga


"Hallo.."


Ucap kakek Daniel


"Hallo kenapa ya kek??tumben banget nelfon"


Tanya harra


"Anak mu seperti nya akan ribut dengan farel,dikediaman zaviero"


Jawab kakek Daniel,harra yang mendengarnya langsung menutup telfonnya


Harra menyuruh seluruh anak buahnya untuk mengepung kediaman keluarga zaviero,setelah menghubungi anak buahnya harra langsung menuju mobil dan menancapkan gas mobilnya kearah rumah keluarga zaviero


Beberapa menit kemudian


Mobil harra sampai dikediaman keluarga zaviero,harra melihat giffard seperti sedang bertarung dengan sosok lelaki botak ya itu adalah ayahnya farel..harra yang melihatnya pun segera menuju kearah sahabatnya itu


"Kenapa bisa seperti ini??siapa yang memulainya??"


Tanya harra dengan nada lantangnya membuat semua orang yang sedang bertarung itu terdiam


"Farel pah..dia ngeroyok Danial sampai membuat Danial masuk rumah sakit"


Ucap Angga kepada papahnya


Tiba tiba harra menuju lelaki yang seumuran dengan dia dan giffard itu atau papa dari farel


"Kenapa kau menjadi seperti ini??dulu kau orang yang sangat baik,kenapa kau sekarang menjadi sangat licik??kau dulu adalah sahabat terbaikku"


Tanya harra kepada sahabatnya itu/zaviero


"Kau harusnya tau?? dulu aku disingkirkan dari perusahaan mu,jelas jelas aku tidak pernah melakukan apa yang kau tuduhkan itu"


Ucap zaviero kepada harra


"Iya aku tau bukan dirimu yang melakukannya tapi kenapa kau menjauh dari ku??bukan kah dulu dikita sahabat,kau adalah sahabat terbaikku sejak SMP"


Kata harra yang merasa kehilangan sahabatnya itu


"Semenjak ada dia,kau tidak terlalu mempercayai ku..bahkan kau menuduh ku!!"


Jawab zaviero sambil menunjuk kearah giffard setelah itu zaviero langsung masuk begitu saja kedalam rumahnya


Giffard yang mendengarnya membuat ia tidak enak hati dengan zaviero namun ia hanya bisa menundukkan wajahnya saja,harra yang mengetahui bahwa giffard membawa ke hati ucapan zaviero itu segera berbicara


"Kau tenang saja, ini hanya kesalahan pahaman saja..kalian berdua adalah sahabat ku"


Kata harra kepada giffard,giffard yang mendengarnya pun langsung tersenyum


"Makasih ya..lu selama ini udah ngebantuin gw bahkan sampai gw sesukses ini"


Kata giffard


"Yang buat perusahaan lu sukses itu diri lu sendiri bukan gw"


Kata harra lagi dan mereka berdua pun tertawa


Angga,Galang dan Natasha yang melihat tingkah harra dan giffard bertanya tanya apakah persahabatan mereka berempat akan langgeng seperti persahabatannya harra dan giffard


Kemudian mereka betiga segera menuju rumah sakit lagi sesampainya di rumah sakit angga,Galang dan Natasha langsung masuk keruangan Danial


Mereka sangat sedih melihat Danial terkapar lemas seperti itu tanpa sadar air mata mereka meleleh


"Dan,bangun donk gw kangen candaan lu,gw kangen tingkah lu yang nyebelin"


Kata Angga kepada Danial yang sedang terbaring dikasur membuat mata Angga berkaca kaca baru pertama kali Angga menangis dihadapan orang lain


"Kak..jangan lama lama pingsan nya donk,gw kangen tingkah jahil lu ke gw,gw kangen tiduran dikaki kakak"


Ucap Natasha kemudian memeluk tubuh Danial


"Nyet...bangun gw kangen dibilang kesurupan Ama lu"


Ucap Galang juga dan air mata mereka bertiga meleleh


Karena kata dokter Danial mengalami koma tak tau sampai kapan, akibat pukulan yang begitu dahsyat