
Beberapa hari kemudian angga sudah normal seperti biasanya bahkan hari ini dia berniat akan melamar natasha semuanya sudah rapih untuk pergi ke lamaran
"eciee,bentar lagi halal nih.."
ledek galang
"masih lama,persiapan pernikahannya aja belum selesai.."
kata angga
setelah semuanya siap keluarga sonohara pergi menggunakan mobil nya,mereka di kawal oleh 5 mobil sekaligus veliska sengaja membawakan banyak perhiasan untuk calon menantu nya di dalam mobil galang terus usil kepada angga mereka terlihat kompak
"tante,galang juga mau melamar wanita.."
kata galang membuat veliska menoleh
"siapa??"
tanya harra
"thea,om hehehehe masa angga udah lamaran galang belum??gengsi donk sama sendal.."
jawab galang
"kok gengsi sama sendal??"
tanya angga
"sendal aja udah berpasang-pasangan masa gw belum.."
jawab galang
"ya sudah minggu depan om dan tante akan mendampingi kamu untuk melamar thea.."
kata harra dengan bijak
Galang sangat senang begitu juga dengan angga setibanya mereka di kediaman keluarga giffard sudah banyak sekali tamu undangan yang datang mereka di sambut dengan penuh kehormatan semua tamu undangan merasa kagum dengan keluarga alexander karena berhasil membuat pemimpin perusahaan sonohara menjadi menantu keluarga mereka
Terlihat danial,giffard,putra dan kakek daniel berada di samping tempat dimana angga akan memakai kan cincin kepada natasha
"hai,broo ehh salah maksudnya hai calon adik ipar.."
sapa danial sambil meledek kepada angga
Angga tersenyum dan masih menantikan natasha yang sedang di rias oleh mama nya serta rayya beberapa menit kemudian lampu di matikan karena natasha sedang berjalan di tangga
"kok mati lampu sih??"
tanya galang kepada danial
jawab danial sambil berbisik ke galang
Saat natasha sudah sampai di anak tangga bawah dan hampir turun menuju karpet lampu di nyalakan kembali semuanya takjub melihat natasha yang sangat cantik mengenakan sebuah dress berwarna putih serta dengan rambut panjang dihiasi oleh mahkota kecil dikepala nya
"itu natasha??"
tanya farel yang terpesona
"iya,gimana cantikan??jelas lah adik nya danial.."
jawab danial
natasha berjalan menuju angga di dampingi oleh rayya dan sang mama di samping nya semua orang ramai membicarakan acara tersebut karena itu baru acara lamarannya saja belum acara pernikahan nya
Angga begitu terpesona bahkan saat natasha menyapa nya saja dia tidak mendengar
"angga,kamu kenapa??"
tanya natasha
"gak papa sayang,kamu cantik banget bagaikan seorang bidadari.."
jawab angga
natasha menjadi tersipu malu mendengar nya
tapi dia berusaha tidak terbawa baper dengan ucapannya angga,natasha berusaha untuk rileks
"baik lah kita mulai acara nya,angga silahkan pakai kan cincin nya.."
suruh giffard kepada angga
Terlihat thea dan tyas yang sedang berjalan membawakan perhiasan yang akan dikasih kepada natasha serta cincin berlian yang harganya sangat mahal
"ini cincin nya.."
kata tyas kepada farel kemudian menyerahkan nya setelah itu farel menyerahkannya kepada galang dan galang menyerahkan nya kepada angga
Angga membuka kotak cincin itu terlihat sebuah cincin dengan hiasan berlian asli angga berjongkok dan memegang tangan nya natasha
"Cincin ini akan ku pakai kan kepada seorang wanita yang selalu setia bersama ku.."
kata angga kemudian memakai kan cincin itu ke salah satu jari nya natasha
Setelah memakai kan angga kembali berdiri dan tersenyum kepada natasha semua orang yang berada di sana menjadi iri karena jarang sekali acara lamaran seperti ini