Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
persiapan pernikahan



Beberapa minggu kemudian natasha dan angga tengah sibuk menyiapkan keperluan untuk pernikahan mereka veliska dan miu sepakat akan memesan gaun terbaik untuk pernikahan anak mereka natasha akan memakai dua gaun yang satu akan di gunakan saat ijab kabul nya dan yang satu lagi akan di pakai saat resepsi


Hari ini natasha dan angga akan fitting baju pengantin di anterin oleh giffard dan miu sesampainya di sana pegawai toko itu mengukur natasha


"wih,ideal banget jadi gampang di ukur nya.."


Puji pegawai yang sedang mengukur natasha


Angga juga sedang di ukur setelah selesai di ukur angga kembali menuju rumah nya karena mereka akan pergi bersama ayah dan bunda nya angga untuk ke galeri perhiasaan


Setibanya di tempat tersebut mereka di sambut sangat baik karena bunda nya angga adalah pemilik toko itu


"keluarkan cincin terbaik untuk calon menantu ini.."


Suruh veliska kepada pegawai di sana


Pegawai itu langsung mengambil sebuah cincin di lapisi oleh emas dan di pakai kan sebuah hiasan batu permata asli berwarna putih


"bunda,ini berlebihan pasti harganya mahal kan??"


Tanya natasha yang merasa kemahalan


"tidak juga,hanya seharga 150 juta saja lagipula ini galeri perhiasan punya tante jadi kamu tenang saja ya.."


Jawab veliska dengan santai


Natasha mematung mendengar harga cincin yang akan diberikan kepada dirinya


"sayang,kamu kenapa??"


Tanya angga kepada natasha


"ga,harga cincin nya buat aku syok.."


Jawab natasha dan masih mematung


Angga hanya tersenyum melihat tingkah kekasih nya itu karena dulu saja natasha mampu membeli tas hingga 300 juta giliran sebuah cincin dia langsung mematung padahal harga nya masih di bawah jumlah uang yang di keluarkan natasha untuk membeli tas


Natasha masih mematung angga menjadi sangat gemas dengan ulah kekasih nya itu angga langsung menggendong natasha dan membawanya menuju sang bunda


"angga itu natasha kenapa??"


Tanya bunda nya kepada angga


Jawab angga


Natasha langsung sadar sewaktu angga menyebut nya sebuah patung


"ihh,kamu mah jahat banget aku dikatain patung.."


Kata natasha sambil cemberut


"aku bercanda doank,jangan marah ya.."


Kata angga sambil memohon


Natasha masih tetap cemberut karena kesal dirinya di panggil patung meskipun belakang nya ada kata cantik tapi tetap saja


"kita pulang yuk,sudah mau malam ini.."


ajak bunda nya kepada angga


mereka pun pulang menuju rumah nya angga niat nya natasha akan menginap tapi kakak dan papa nya menjemput karena natasha harus di kurung dulu dikamar nya itu adalah sebuah tradisi


"kak,jadi aku gak boleh bertemu sama angga selama seminggu??"


tanya natasha


"iya.."


jawab danial


mereka tiba di rumah nya natasha langsung masuk ke kamar nya dan tidur dua hari berlalu natasha sangat merindukan angga sayang nya sang papa menyuruh semua anak buah nya untuk berjaga-jaga di depan dan di balkon natasha terus melihati foto nya angga


"ga,kapan si kita bisa ketemu nya??aku kangen.."


kata natasha sambil memeluk fotonya angga


Di rumah nya angga juga sedang di kurung tapi angga malah asyik bermain game karena dia merasa terbebas dari gangguan natasha selama ini ketika angga sedang bermain game natasha selalu saja menelpon


"uhuy,menang lagi btw kangen juga gw sama natasha kira-kira dia lagi ngapain ya??"


tanya angga kepada diri nya sendiri


Angga memegang foto natasha dan tersenyum