
Kakek daniel mengajak ryan untuk berbincang bincang di halaman belakang
"nak,kakek tau kamu kagum pada cucu ku"ucap kakek daniel
"sedikit apakah cucu kakek akan menerima perjodohan kami??"tanya ryan
"cucu ku pasti akan menerima nya"jawab kakek daniel
Kakek daniel mengasih nomor sang cucu kepada ryan,ryan setuju akan perjodohan itu. ryan berniat akan ke jepang untuk menemui caca sekedar pdkt tapi karena caca masih di bawah umur jadi ryan masih menganggap nya seorang adik.
******************
kebesokan hari nya
di kediaman keluarga giffard terlihat putra yang sudah berpamitan untuk pergi ke luar negeri bersama danial dan rayya sedangkan giffard sedang berada di luar kota untuk urusan pekerjaan hanya miu dan kakek daniel saja yang berada di rumah.
"pah,papa tidak berniat kemana mana kan??"tanya miu pada sang papa
"tidak nak"jawab kakek daniel
Miu tengah mencuci piring bekas mereka makan tanpa mereka sadari rumah mereka sudah di kepung oleh anak anak buah nya alaska mereka menuangkan minyak tanah ke rumah keluarga alexander. miu merasakan bau bau kebakar dia melihat sekeliling dan benar saja tidak lama kemudian api berkobaran
"apa,kenapa tiba tiba ada api??"tanya miu
miu beranjak keluar dengan sangat hati hati dia menghampiri papa nya yang sudah sangat tua dan berusaha untuk keluar
"nak,kamu keluar saja tinggalkan papa"suruh kakek daniel kepada sang anak
"tidak,papa juga harus keluar"kata miu
"papa sudah tua nak,mungkin tuhan memang mau mencabut nyawa papa dengan cara seperti ini sudah sekarang kamu keluar giffard masih membutuhkan dirimu!!"suruh kakek daniel lagi
Miu berusaha membawa sang papa namun tiba tiba ada pondasi rumah nya yang jatuh dengan cepat kakek daniel mendorong miu hingga jatuh ke lantai
"papahhh!!"teriak miu
Terlihat kakek daniel yang tertimpa oleh kayu kayu penuh dengan kobaran api,para tetangga memanggil pemadam kebakaran mereka mengevakuasi miu yang pingsan
"innalilahi kasihan sekali kakek daniel"ucap seorang warga
"telepon anak nya yang bernama natasha rumah dia tidak jauh dari sini"suruh seorang warga pada warga lain
warga tersebut menelpon natasha,natasha tengah memotong motong sayuran untuk di masak akan tetapi tiba tiba ponselnya berdering
"hallo,ini siapa ya??"tanya natasha
"ini saya tetangga rumah orang tua kamu"jawab orang tersebut
"ouh,ada apa ya menelpon??"tanya natasha lagi
"rumah keluarga orang tua ibu ludes kebakar serta kakek daniel wafat gegara kejadian itu"jawab orang tersebut
Natasha langsung menjatuhkan ponsel nya dan menangis untuk kedua kali nya dia mendapatkan kabar buruk saat sedang di dapur,waktu itu kabar mengenai angga kecelakaan sekarang kepergian sang kakek.
Dinas berniat menuju dapur nya hari ini dia libur sekolah,dinas berniat untuk bermain bola namun sebelum itu dia harua izin dulu pada mama nya tapi dinas malah melihat sang mama menangis dengan cepat dinas berlari menghampiri mama nya.
"mama,kenapa??"tanya dinas
"rumah kakek kebakaran dan kakek daniel meninggal dunia"jawab natasha
dinas syok dan ikutan terduduk di lantai,dinas berusaha menahan tangis nya demi sang mama. dinas menghubungi papa nya
"hallo nas ada apa??tumbenan banget kamu menelpon papa"tanya angga
"pah,kakek daniel meninggal dunia"jawab dinas
"innalilahi,semoga amal ibadah nya di terima nanti papa kesana"kata angga
Angga langsung pergi dari kantornya dan membatalkan meeting nya,angga tau pasti sekarang istri tercinta nya sedang syok dan bersedih secara natasha adalah cucu kesayangan nya kakek daniel
sesampai nya di rumah terlihat natasha sedang terduduk lemas angga segera menghampiri istrinya dan memeluk dengan erat
"pah kok malahan peluk-pelukan sih??kapan ke rumah kakek nya kalo begitu"tanya dinas sambil ngedumel
"kamu tuh gak bisa apa liat papa meluk mama"kata angga sambil gerutu
angga membopong tubuh sang istri dan membawanya menuju mobil dinas melihati kedua orang tuanya dia berharap bahwa istrinya nanti seperti mama nya cantik,penyayang,lemah dan lembut serta sangat manis.