
Setelah semua tamu pulang keluarga sonohara berpamitan juga untuk pulang
"Ngga,kamu mau nginep lagi??"
Tanya ayahnya
"Iya pah..mau gangguin Danial"
Jawab Angga dengan jujurnya
"Om..Galang nginep juga deh,mau ikut gangguin Danial"
Ucap Galang
Membuat Danial kaget padahal dia baru saja sembuh namun sahabat-sahabatnya yang gila akut itu malah ingin gangguin dirinya
"Njirr,kejam kejam banget orang baru sembuh dari sakit pengen digangguin"
Ucap Danial dengan wajah cemberut nya
Ayah dan bundanya Angga pun pulang, setelah mengantar kepergian keluarga sonohara mereka semua langsung masuk kedalam untuk istirahat
Sedangkan ditangga Galang dan Angga sedang jahil kepada Danial namun ulahnya Galang membuat Danial kelelahan dan hampir pingsan Angga dan Galang harus membopong tubuh nya Danial ke kamarnya
"Gegara Galang nih gw kudu membopong danial malahan berat kalo Natasha sih gak papa"
Gerutu Angga
"Yeuh...giliran Natasha mau giliran abangnya gak"
Ucap Galang
"Yaiyalah...kalo gendong Natasha mah gak berat malah gw pengen gendong Natasha tapi nanti kena gamparan om giffard lagi"
Ucap Angga
Natasha yang mendengarnya hanya terdiam karena dia tau maksudnya apa,Angga yang menyadari bahwa Natasha mencerna perkataannya langsung tersenyum
"Yahh..gw jadi nyamuk ehh lebih tepatnya setan"
Ucap Galang yang menyadari bahwa Angga dan Natasha sedang saling menatap satu sama lain
Sesampainya dikamar Danial,Angga dan Galang langsung merebahkan tubuhnya Danial muka Danial terlihat pucat dan bibirnya kering Natasha yang melihatnya langsung mengambil air putih dan obat
"Nih kak,minum obatnya dulu biar cepat sembuh"
Ucap Natasha dan langsung menyodorkan obat ke Danial
Danial langsung meminumnya sedangkan Angga dan Galang saling bertatapan mereka merasakan bahwa hangatnya persaudaraan Danial dan Natasha tidak seperti Angga dan Galang yang selalu gelud bahkan bertengkar hanya gegara rebutan bantal
"Ngga,kapan kita kayak begitu??"
Tanya Galang tanpa sadar dia memegang tangannya Angga
"Gak tau"
Jawab Angga
"Gw iri.."
Ucap Galang lagi dan tangannya dia makin memegang erat tangannya Angga,Angga yang menyadari menjadi jijik
"Iri sih iri tapi bisa gak tangan lu gak usah megang tangan gw njirr,jijik masa cowok megang tangan cowok gw masih waras mending megang tangannya natasha.."
Kata Angga dan langsung menatap Galang dengan kesinisannya
"Yamaap gw khilaf"
Ucap Galang
"Dari khilaf jadi keterusan ntarnya.."
Canda Angga kepada Galang
Galang yang mendengarnya langsung menjahili Angga karena dia tau bahwa Angga sangat tidak suka dengan orang seperti itu
"Ahh..bebeb"
Kata Galang kepada Angga, membuat Angga kaget dan melotot
"Sekali lagi manggil bebeb gw tendang lu.."
Ucap Angga dengan nada jijiknya
"Beb..kamu ganteng banget sih,aku jadi makin suka Ama kamu"
Kata Galang
Tanya Angga karena merasa kesal Galang bersikap seperti perempuan
"Lewat hati mu beb.."
Jawab Galang
Angga yang mendengarnya pun tanpa aba aba langsung menabok Galang namun Galang malahan ngakak
"Wah beneran kemasukan nih anak,buktinya ditabok malahan ketawa"
Ucap Angga
"Udah udah,ini dah malem kesian Danial"
Ucap Natasha
"Yaudah gw tidur di kamarnya Danial"
Ucap Galang
"Gw dimana??kamarnya Natasha"
Kata Angga
Tiba tiba Danial langsung bangun dan mencubit Angga
"Lu tidur disofa kasur kamar gw,jangan yang Deket kamar mandi dikamar gw aja..tapi jangan dikamarnya nata juga"
Ucap Danial
"Bener tuh,ntar yang ada khilaf kalo dikamarnya nata mah"
Sambung Galang
"Iya ya,gw disini"
Ucap Angga
Mereka bertiga langsung tiduran sedangkan Natasha masuk ke kamarnya dan tidur
Kebesokan harinya
Sekolah mereka masih libur karena ada acara anak anak kelas 12
Terlihat Natasha sedang menyapu halaman rumahnya Angga yang baru bangun dan berniat akan berolahraga terkejut melihat Natasha yang sedang menyapu halaman rumah,Angga langsung menuju kearah Natasha
"Kirain aku kamu masih tidur"
Kata Angga membuat Natasha kaget
"Loh, Angga..ngapain??"
Tanya Natasha
"Mau olahraga ehh malah ngeliat cewek cantik lagi nyapu"
Jawab Angga dengan jujurnya,Natasha yang mendengarnya hanya tersenyum
"Kenapa gak suruh bi ijah atau bi Sumi yang nyapu saja??"
Tanya Angga
"Aku dari kecil diajarin untuk hidup mandiri dan tidak manja,serta mamahku menyuruhku untuk tidak menyuruh bi Ijah dan bi Sumi dengan sembarangan karena itu tidak sopan"
Jawab natasha,membuat Angga kagum padanya
"Benar benar langka,aku tidak akan membiarkan mu lepas dari diriku"
Kata Angga didalam hatinya
Karena keasyikan menatap nata,Angga sampai lupa bahwa niatnya tadi ingin olahraga
"Ngga,tadi katanya mau olahraga kok gak jadi??"
Tanya Natasha seketika
"Abisnya baru keluar dari rumah dah ngeliat bidadari makanya lupa"
Jawab Angga
Natasha yang mendengarnya hanya tersenyum dan mereka berdua masuk kedalam rumahnya Natasha