
Sesampainya di kediaman luna,luna turun dari mobilnya Angga
"Ga, enggak mau masuk dulu??"
Tanya Luna kepada Angga
"Enggak deh makasih,soalnya aku lagi ada urusan mendadak..."
Jawab Angga
"Ya sudah kalo begitu,makasih ya udah temenin aku jalan-jalan..."
Kata Luna sambil tersenyum
"Iya sama-sama...."
Kata Angga dan memutar balikkan mobilnya
Di perjalanan Angga memutuskan untuk ke rumah rayya karena dia ingin meminta rayya untuk membantu Angga mencarikan cincin yang pas buat natasha mendengar ketukan pintu rayya membuka pintu rumah nya
"Ehh ada Angga,ada apa??"
Tanya rayya
"Ray,temenin ke toko perhiasan yuk soalnya aku berniat mau belikan sesuatu untuk natasha..."
Ajak Angga,rayya pun mau ikut karena dia bosan di rumah
Setelah bersiap-siap mereka pergi menuju galeri perhiasan berbeda dengan Natasha yang lebih menyukai berbau aksesoris seperti cincin,gelang dan kalung justru rayya malah menyukai jika dirinya di belikan jaket setibanya di galeri perhiasan Angga dan rayya turun serta masuk ke dalam galeri perhiasan tersebut mereka di sambut baik oleh orang-orang di sana
"Selamat sore mas.."
Sapa pegawai di toko tersebut Angga hanya tersenyum sambil menundukkan kepalanya
"Ga,mau cincin yang kayak gimana??"
Tanya rayya
"Yang bagus tapi tidak terlalu rame dan cocok untuk aku juga karena aku berniat akan couple sama natasha nanti..."
Jawab Angga
"Bukannya kalian udah putus??"
Tanya rayya yang sedikit bingung
"Gini Ray, sebenarnya kita tuh gak putus tapi pacaran diam-diam tanpa sepengetahuan Luna dan keluarga nya..."
Jawab Angga
"Oke-oke aku mengerti..."
Kata rayya kepada Angga
Angga dan rayya memilih cincin yang cocok dua puluh menit kemudian rayya menemukan sebuah cincin bagus berwarna hitam di lapisi oleh emas rayya segera menghampiri Angga yang tengah melihat-lihat
"Ga,ini kayak nya bagus deh..."
Kata rayya kepada Angga sambil menunjukkan cincin tersebut
"Wih iya, makasih ya Ray ya sudah aku pilih yang ini saja..."
Ucap angga kemudian membayar cincin itu ke kasir
Mereka kembali menuju rumahnya Angga harus mengantarkan rayya terlebih dahulu setelah mengantarkan rayya,Angga kembali menuju rumah nya
Karena Angga sudah sangat lelah setibanya di rumah Angga melihat Galang sedang memasak
"Wih,enak banget nih..."
Kata Angga membuat Galang terkejut
"Ehh udah pulang,gimana jalan-jalan sama si Luna??"
"Lumayan seru tapi masih seruan bersama natasha..."
Jawab Angga
"Ya sudah kita makan dulu ya..."
Suruh Galang kepada Angga
"Bentar, mandi dulu..."
Kata Angga kemudian menuju kamar nya
Setengah jam kemudian Angga selesai mandi Angga menuju lantai bawah rumahnya terlihat Galang yang sudah menunggunya
"Maaf lama..."
Kata Angga kepada Galang
"Gak papa,tenang aja kali..."
Ujar Galang
Angga dan Galang memakan makanan nya dengan sangat lahap karena mereka sama-sama lapar setelah makan Galang berpamitan ingin berjalan-jalan sama Thea,Angga sendirian di rumah jadi dia memilih untuk bermain game di ponselnya saja namun tiba-tiba natasha menelpon nya
"Halo.."
Sapa Natasha
"Halo juga..."
Sapa balik Angga
"Kamu udah makan??"
Tanya natasha
"Udah kok,kalo kamu sendiri??"
Tanya balik Angga
"Sudah..."
Jawab Natasha
Natasha dan Angga asyik mengobrol di telepon sedangkan Danial asyik bermain PS sangking asyiknya natasha dia sampai tertawa ngakak karena Angga melawak
"Nat,besok aku akan membawa kejutan buat kamu..."
Kata Angga kepada natasha membuat Natasha penasaran
"Kejutan apa??"
Tanya natasha
"Ada deh,besok aja aku kasih tau nya..."
Jawab Angga
"Hmm..."
Dengus natasha yang kesal dengan Angga
"Ya sudah aku tutup dulu ya..."
Kata Angga kemudian memutuskan panggilan teleponnya
Natasha masih heran dengan Angga kenapa dia sedikit cuek hari ini tapi Natasha berusaha percaya kepada Angga karena kunci langgeng dalam hubungan adalah kepercayaan sebenarnya Angga ingin melanjutkan bermain game nya bukan ingin menelepon wanita
Angga adalah seorang gamer handal Angga sangat menyukai game dari umur nya 9 tahun
hingga sekarang