Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
kelahiran putra kebanggan manohara



Natasha dan angga masih asyik memakan es krim sampai sampai mereka tidak menyadari bahwa hari sudah mulai menjelang sore


"ga,pulang yuk aku ngantuk..."


Ajak natasha


"yuk..."


Ucap setuju angga


Angga menggendong natasha menuju mobil nya meskipun sekarang natasha menjadi sangat berat tapi itu hal yang sepele untuk angga


Angga langsung menaruh natasha di jok samping dirinya setibanya di rumah angga menggendong natasha menuju rumah mereka terlihat danial yang sedang duduk santai


"mana belanjaannya??biar gw turunin.."


Tanya danial


"di bagasi sama jok belakang.."


Jawab angga


Angga melempar kunci mobil nya dengan mudah danial menangkap setelah menangkap danial membuka bagasi mobil nya angga


"si angga ngapa malah beli alat buat ngegame??"


Tanya danial yang kebingungan


Danial berhasil menurunkan semua belanjaannya angga dan natasha,danial membawa masuk semua nya sendiri


Seminggu kemudian natasha mulai merasakan sakit yang hebat pada perut nya


"angga,kayaknya aku mau melahirkan sekarang deh.."


Kata natasha sambil membangunkan angga


Angga terbangun dan segera membawa natasha ke mobil nya danial mengikuti angga mereka bertiga berangkat menuju rumah sakit karena angga sedang menenangkan natasha jadi danial yang menyetir


"akhh,angga perut ku sakit.."


Teriak natasha


"sabar,danial cepatkan sedikit kecepatan mobil nya..."


Suruh angga


Danial mengeluarkan kemampuan mengendara nya dengan sekejap mobil mereka menjadi sangat cepat bahkan seperti terbang butuh waktu 15 menit mereka untuk sampai angga langsung turun dan menggendong natasha untuk masuk ke dalam sedangkan danial mengurus administrasi nya


Setelah membayar danial mengasih tau kepada teman-teman nya yang lain bahwa natasha akan melahirkan termaksud mama dan papa nya mereka segera bergegas menuju ke rumah sakit


Dirumah nya farel sedang memakaikan baju nya ryan,setelah selesai farel menggendong ryan menuju mobil nya


Mereka sudah berkumpul di depan ruangan tempat natasha akan melahirkan danial terus berdoa untuk keselamatan adik dan keponakannya itu natasha memutuskan untuk tidak operasi alias melahirkan dengan cara normal


Di dalam ruangan angga tengah menenangi natasha


"tarik nafas yang kuat bu dikit lagi itu..."


Suruh dokter dokter itu


Natasha terus berusaha hingga akhirnya terdengar suara tangisan bayi


"selamat,bayi kalian seorang lelaki..."


Para suster membersihkan bayi tersebut lalu menyerahkan nya kepada angga,lalu angga mengazani setelah selesai angga menyerahkannya kepada natasha


"sayang,liat deh ganteng kayak aku..."


Kata angga kepada natasha


"dia kayaknya lebih mirip om putra deh,mungkin sifatnya dia nanti pecicilan..."


Kata natasha dengan jujur


Seluruh teman-temannya masuk kedalam terlihat galang dan farel yang berebutan untuk masuk tapi pada akhirnya farel mengalah


"wih,selamat ya nat moga dia menjadi anak yang bisa dibanggakan oleh kedua orang tuanya..."


kata rayya kepada natasha


"aamiin,makasih.."


kata natasha sambil menatapi putra nya itu


"btw,kalian sudah mengasih nama untuk dia??"


tanya danial


"belum kak,aku dan angga bingung namanya siapa..."


jawab natasha


"gimana kalo dimas??"


Usul danial kepada sang adik


"jangan pasaran,gimana kalo kenzo??"


usul farel juga


Natasha dan angga menjadi bingung karena sama sama bagus sedangkan danial dan farel masih beradu mulut galang langsung menggebrak meja samping natasha


"gw juga punya nama untuk anak kalian.."


kata galang


"apa??"


tanya natasha


"Dinas alexander lorenzilia manohara"


jawab galang


"di panggil nya dinas??"


tanya natasha lagi


"iyalah kan alexander lorenzilia manohara itu nama marga nya.."


jawab galang


Natasha dan angga setuju untuk mengasih nama dinas kepada putra nya