Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Hari kebahagian



Hingga tiba lah waktu yang sangat di nantikan oleh angga dan natasha mereka akan menikah hari ini


Terlihat natasha yang sedang di rias oleh perias profesional giffard menghampiri anak nya karena tidak terasa sekarang dia harus melepas sang anak dengan lelaki yang di cintai oleh sang anak padahal baru kemarin rasa nya giffard menemani miu melahirkan natasha tapi sekarang natasha sudah akan menikah


"papa kenapa nangis??"


Tanya natasha kepada papa nya


"papa gak papa,cuma terharu sekarang kamu sudah besar bahkan sebentar lagi bakal menjadi milik lelaki yang kamu cintai.."


Jawab giffard sambil tersenyum


"pa,natasha tetap menjadi seorang anak kecil kok di mata papa dan mama natasha masih sangat menyayangi kalian kalo bukan karena kalian mungkin natasha tidak akan lahir di dunia ini dan juga natasha tidak akan bertemu dengan angga jika papa dan mama tidak menjodohkan natasha.."


Kata natasha kepada papa nya


"itu semua takdir nak,lagi pula papa juga senang kamu bisa menikah dengan lelaki yang kamu pilih..."


Kata giffard kepada natasha


Danial sedari tadi mengintip di luar kamar sebenarnya danial sedih karena harus melepas adik nya meskipun dengan sahabat nya sendiri


"tuan muda ngapain ngintip disitu??"


Tanya bi ijah kepada danial


Natasha langsung menoleh ke arah pintu kamar nya dan terlihat danial yang sedang mengintip


"bibi,jadi ketahuan kan sama natasha.."


Kata danial kepada bi ijah sambil gerutu


Natasha sudah selesai di rias jadi dia menghampiri danial


"kak,kenapa ngintip??"


Tanya natasha


"gak papa,gw cuma terharu aja soalnya gw di balap sama adik sendiri perasaan baru aja gw gendong lu pas nangis sekarang udah mau punya anak.."


Jawab danial sambil tersenyum


"jujur berat rasanya gw buat melepas lu meskipun sama angga,bagi gw natasha adalah seorang adik kecil yang akan tetap menjadi anak kecil di mata danial alexander.."


Sambung danial lagi


Natasha tersenyum dan memegang tangan kakak nya


"kak,kakak juga kok bakal tetap menjadi orang yang paling aku sayangi.."


Kata natasha


Natasha hampir saja mengeluarkan air mata nya tapi danial mencegah natasha supaya tidak menangis


Kata danial sambil tersenyum


Bi ijah kembali datang untuk mengasih tau bahwa keluarga sonohara sudah tiba dan berada di bawah danial dan giffard turun ke bawah untuk menyambut kedatangan rombongan nya angga


Berhubung mereka mengadakan acara palang pintu karena mendapat ide dari galang,danial berhadapan dengan galang


Mereka memilih untuk pantun sayang nya danial tidak bisa berpantun jadi farel yang menggantikan nya bukan nya berpantun farel dan galang malahan adu suit tapi pada akhirnya mereka adu pantun juga


Cukup lama mereka beradu pantun akhirnya farel mengalah supaya tidak memakan waktu kasihan natasha rombongan angga pun masuk ke dalam rumah nya natasha


Angga mencari natasha tapi natasha masih bersiap-siap beberapa menit kemudian baru lah natasha turun bersama sang mama dan rayya


Natasha sedang berjalan di tangga untuk ke bawah karena gaun yang di gunakan natasha sangat panjang bagian gaun yang panjang nya di pegangin oleh bi ijah dan bi sumi,natasha bagaikan seorang putri yang akan menikah apalagi kediaman keluarga giffard yang di buat seperti istana


Natasha sudah sampai di bawah dia duduk di samping angga


"nat,ini kamu??"


Tanya angga yang tidak percaya melihat kecantikan natasha


"iya lah"


Jawab natasha


"baik lah kita akan langsung memulai ijab kabul nya ya soalnya saya harus menikah kan pasangan lain..."


kata sang bapak penghulu


mereka begitu deg-deg an terutama angga karena dia sangat gugup


"tenang nak,lupakan semua masalah si pikiran mu dan fokus kan pada acara ini.."


kata harra sambil berbisik kepada angga


penghulu itu langsung memulai nya hingga tiba saat nya angga yang mengucapkan dengan satu tarikan nafas angga memulai


"saya terima nikah dan kawin nya anatasha giffard alexander lorenzilia binti giffard alexander dengan mas kawin uang tunai sebesar 150 juta rupiah di bayar tunai"


kata angga dengan lantang


"gimana para saksi sah??"


tanya penghulu itu


"sahhhhhhhhh"


jawab semua orang orang yang menghadari acara


Mereka berdoa dan angga memakai kan cincin kepada natasha mereka terlihat sangat bahagia