Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
awal mula rasa cinta farel



Setelah mereka pulang dari sekolah mereka langsung bergegas menuju kediaman keluarga zaviero bahkan rayya dan Luna juga ikut karena mereka penasaran dengan farel sesampainya di kediaman keluarga zaviero mereka langsung masuk menuju kamarnya farel mereka kaget melihat farel yang sedang meringkuk di kasurnya


"Farel..."


Sapa Galang dan langsung duduk di kasurnya farel tanpa permisi


"Lang,lu gak ada akhlak banget sih farel aja belum nengok lu malahan duduk di kasurnya tanpa izin..."


Kata Danial yang merasa malu memiliki teman seperti Galang


"Yaelah nanti farel juga nengok,rel.."


Kata Galang sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya farel


Farel langsung menghadap ke arah mereka namun farel tidak berani menatap Tyas dan Angga,farel benar-benar takut mimpi tersebut adalah sebuah pertanda Luna yang menyadari bahwa farel seperti nya ketakutan melihat Angga dan Tyas langsung berbicara


"Biarin gw yang bicara sama farel ya,kalian tunggu di luar aja..."


Kata Luna kepada yang lain


Setelah semuanya pergi tinggal Luna dan farel saja yang berada di kamar Luna segera menanyakan mimpi apa yang membuat farel seperti itu


"Aku dengar kamu mimpi buruk emangnya kamu mimpi apa rel??"


Tanya Luna


"Gw mimpi Angga dan Tyas kecelakaan truss mereka tewas.."


Jawab farel


"Allahuakbar, ternyata yang masih percaya mimpi itu bukan cuma aku tapi kamu juga..."


Kata Luna


Di lantai bawah rumah kediaman keluarga zaviero,Angga dan yang lain penasaran apa yang Luna dan farel bicarakan


"Kira-kira mereka ngomongin apa ya??"


Tanya Tyas yang sebenarnya cemburu


Melihat luna dan farel


"Jangan-jangan silahturahmi kelamin..."


Kata Galang yang kumat sifat asal ceplos nya


Rayya langsung menginjak kakinya Galang karena Galang berani ngomong seperti itu di depan papa nya farel


"Ehh maksud gw mungkin cuma ngobrol biasa doank..."


Kata Galang yang berusaha menarik kata-katanya yang tadi


"Pikiran lu ngeres nya kebangetan..."


Kata Angga kepada Galang


"Kayak lu gak aja bahkan lebih parah lu.."


Kata Galang kepada Angga


"Sama nya kalian berdua mah yang paling polos tuh gw..."


Kata Danial dengan santai


"Iyain ae daripada dia nangis gak ada balon kasihan..."


Ledek Galang kepada Danial


"Gw gak suka balon,gw suka nya susu..."


Kata Danial


"Susu apaan dulu nih??susu biasa atau susu Hmm..."


"Susu biasa lah anjirr,emang lu kira apaan??susu itu gitu..."


Jawab Danial


"Astaghfirullah kalian pikirannya benar-benar..."


Kata Natasha yang mengetahui maksud Danial dan Angga


"Ya maaf sayang abisnya Galang mancing-mancing sih..."


Kata Angga kepada Natasha


"Gw lagi yang kena,gw lagi yang di salahkan mentang-mentang gw cowok..."


Gerutu Galang dan langsung manyun


"Hmm,ngambek Nih cerita nya.."


Ledek Danial


"Bodo gak denger..."


Kata Galang sambil memainkan hp nya


"Ututututu,bayi ku cini bayi kuh..."


Kata Danial kepada Galang


"Nat,kamu udah punya keponakan noh.."


Kata Angga kepada Natasha


"Siapa??"


Tanya Natasha


"Tuh Galang,gak denger tadi Danial bilang bayi kuh.."


Jawab Angga


"Biasa mereka lagi kumat gila nya..."


Kata Natasha


Dikamar farel,farel dan Luna sudah selesai berbicara mereka langsung keluar kamar secara berbarengan karena takut teman-temannya mengira mereka melakukan hal hal di luar batas


"Tuh yas,farel sama Luna udah keluar..."


Kata Galang kepada Tyas


"Iya gw tau,gw gak buta.."


Kata Tyas dengan jutek


"Ngapain aja lu berdua??apa jangan-jangan abis ena-ena??"


Tanya Galang kepada farel


"Ndasmu,gw sama Luna abis ngobrol biasa doank..."


Jawab farel


"Kesian noh Tyas cemburu.."


Kata Galang kepada farel


"Gak sih,gw bodoamat..."


Kata Tyas


Farel hanya terdiam namun dia memandangi Tyas membuat Tyas keegeran tapi dia berusaha tenang