
Kebesokan hari nya farel dan Ryan memutuskan untuk pulang karena farel harus pergi ke luar negeri berat rasanya farel meninggalkan Ryan meskipun cuma dua hari saja farel harus menitipkan Ryan kepada adik adik nya farel sudah siap berangkat menuju bandara Thea,Melly ikut mengantarkan farel menuju bandara bersama dengan Ryan sepanjang perjalanan farel terus memeluk Ryan membuat adik adik nya merasa kehangatan yang begitu dalam setibanya di bandara farel turun dan masuk ke dalam bandara namun Ryan menangis karena takut jika farel akan meninggalkan nya
"Papah,mau kemana???"
Tanya Ryan sambil menangis
"Papa ada kerjaan kamu jaga diri baik-baik,oke.."
Jawab farel
"Lama??"
Tanya Ryan lagi
"Cuma dua hari..."
Jawab farel
Farel mencium kening anak nya dan pergi menuju pesawat nya Ryan terlihat sangat sedih Thea pun berusaha menenangkan keponakannya itu tapi Ryan masih tetap bersedih
"Tan,papah lama pelgi nya??"
Tanya Ryan kepada Thea
"Dua hali..."
Jawab Thea
Ryan sangat sedih mendengar jawaban Thea dia pun menangis Thea kebingungan namun Melly mengajaknya untuk ke tukang es krim karena Ryan sangat menyukai es krim setibanya di tukang es krim Ryan memakan dengan lahap es krim-es krim tersebut
"Ryan enak es krim nya??"
Tanya Thea
"Enak Tan.."
Jawab Ryan sambil tersenyum
Ryan terlihat sangat bahagia Meksipun dia bersedih harus di tinggal oleh farel untuk beberapa hari di dalam pesawat farel terus memikirkan Ryan,farel sangat menyayangi Ryan seperti anak kandung nya sendiri bahkan adik adiknya saja mengira farel adalah sosok ayah terbaik tapi farel malah merasa senang karena di Anggap sebagai sosok ayah terbaik oleh adik adiknya
"Ryan,apakah dia sudah berhenti menangis??"
Tanya farel di dalam hatinya
Farel ingin sekali menghubungi Thea atau Melly sayang nya di dalam pesawat tidak boleh memainkan handphone itu aturan nya jadi farel harus menunggu meksipun rasanya berat tapi itu karena terpaksa setelah makan es krim Ryan kembali bersedih karena mengingat papa nya
"Tante,Iyan kangen papa..."
Kata Ryan kepada Thea dan Melly sambil menangis
Thea dan Melly menjadi tidak tega dengan anak mungil itu mereka menjadi ikut sedih mungkin Ryan takut kehilangan farel karena dari kecil dirinya sudah di buang oleh orang tua kandungnya
"Nak,papa kamu lagi di dalam pesawat doakan saja semoga papa selamat sampai perjalanan..."
"Aamiin..."
Kata Ryan yang sudah pandai membaca doa karena di ajar kan oleh papa nya
Tyas berniat akan membawakan makanan untuk farel sayangnya farel sudah berangkat Tyas berusaha mencari Thea dan Melly karena tadi kata Melly mereka sedang berada di restoran karena Ryan menangis
"Dik,kita mau kemana??farel sudah berangkat bukan..."
Tanya Rangga kepada Tyas
"Kita ke restoran karena tadi kata Melly,Ryan menangis saat farel jalan..."
Jawab Tyas
Rangga dan Tyas pun bergegas mencari restoran yang di maksud oleh Melly mereka mencari cukup lama hingga akhirnya Rangga berhasil menemukan restoran itu mereka langsung masuk ke dalam restoran dan melihat seorang anak kecil sedang memakan es krim di temani oleh kedua Tante nya mereka pun menuju tempat Melly dan Thea berada
"Hai Iyan..."
Sapa Tyas kepada Ryan
"Hai mama..."
Sapa balik Ryan kepada Tyas namun sapaan Ryan membuat semua nya bingung karena Ryan memanggil Tyas mama
"Kok kamu manggil Tante Tyas mama??"
Tanya Thea kepada Ryan
"Kalena kata papa Tante yas itu calon mama aku tluss kata papa aku halus manggil Tante yas dengan sebutan mama..."
Jawab Ryan dengan jujur bahwa dia disuruh oleh farel
Tyas menjadi sangat bahagia mendengarnya meskipun selama ini farel tidak pernah romantis kepadanya tapi diam-diam farel sudah menganggap nya sebagai calon istri sekaligus calon mama untuk Ryan
"Mama,Iyan mau di endong donk..."
Pinta Ryan kepada Tyas
Tyas tersenyum kemudian menggendong Ryan,ryan sangat bahagia bisa di gendong oleh Tyas Tapi Ryan tetap merindukan papa nya Ryan kembali menangis
"Kok Iyan nangis lagi??"
Tanya Tyas kepada Ryan
"Papa lama pulam nya..."
Jawab Ryan
Ryan kasih terus menangis hingga akhirnya Thea dan Melly memutuskan untuk membawanya pulang karena kebetulan hari ini papa mereka alias zaviero akan pulang kerumahnya jadi mereka akan bersiap-siap