
"emangnya papah diuji apa aja Ama kakek??"
Tanya Danial
"Banyak banget"
Jawab papah nya
"Papah berhasil melewatinya semua kan??"
Tanya Danial lagi
"Berhasil donk"
Jawab papa giffard
Namun tiba tiba kakek Daniel yang mengetahuinya pun merasa sedikit kesal karena dulu giffard gagal 3 kali dalam ujian ujian yang diberikan oleh kakek Daniel
"Berhasil semua dari mana,orang kamu gagal sebanyak 3 kali dalam selama ujian rintangan"
Kata kakek Daniel seketika membuat papa giffard hanya menunduk
"Emang ujiannya apaan aja kek??kok sampai membuat papah gagal sebanyak itu toh"
Tanya Danial
"Banyak banget nak,dan yang terakhir kakek mengujinya dengan wanita"
Jawab kakek Daniel membuat Natasha bertanya
"Wanita?? maksudnya??"
Tanya Natasha
"Mengujinya apakah papah mu akan setia dengan mamah mu"
Jawab kakeknya
"Papa gimana??dia belok atau tetap sama mamah dulu??"
Tanya Natasha lagi
"Papah mu sempat berbelok 2 tahun lamanya"
Jawab kakek Daniel membuat Natasha dan Danial terkejut
"What??papah belok selama 2 tahun?? njirr"
Kata Danial dan Natasha secara berbarengan
papa giffard hanya menunduk saja dia merasa tidak berdaya dihadapan kakek Daniel karena itu semua memang benar ia sempat berbelok ke wanita selain selama 2 tahun,Angga yang melihat ekspresi papa giffard menjadi agak takut karena pasti dia akan mengalaminya juga
"Setelah selesai makan kakek mau kalian berdiam terlebih dahulu ditempat"
Ucap kakek Daniel dengan nada tegasnya
Natasha, Danial dan Angga saling tatap menatap karena mereka bingung akan ada apa??kenapa mereka disuruh diam ditempat
"Udah makan dulu,nanti juga dikasih tau"
Kata mamah Miu kepada 3 anak remaja itu
Setelah selesai makan kakek Daniel memulai pembicaraan
Ucap kakek Daniel
membuat danial kaget mendengarnya begitupun dengan Natasha dan Angga
"Kek..kenapa kakek selalu memaksakan kehendak sendiri??kenapa kakek gak memikirkan perasaan cucu cucu kakek"
Ucap Danial dengan nada ngegasnya karena selama ini Danial sudah sangat kesal akibat perjodohan adiknya dengan Angga
"Ini demi masa depan mu nak.."
Jawab kakek Daniel
"Kakek selalu bilang seperti itu..disaat kakek menjodohkan Natasha,Danial masih diam menahan amarah kepada kakek tapi sekarang kakek sudah kelewatan batas!!"
Ucap Danial dan langsung keluar dari rumahnya
"Danial!!"
Teriak mamah Miu karena merasa bersalah dengan sikap papahnya itu
"Sudah biarkan saja dia untuk tenang dulu,biar kan dia sendiri dulu"
Ucap papa giffard dengan nada santainya
Natasha hanya terdiam dan menundukkan wajahnya ternyata selama ini Danial tidak menyetujui perjodohannya dengan Angga meskipun Angga adalah sahabat nya sendiri,Angga yang tau perasaannya Natasha segera membawanya keluar
"Udah tenang aja,nanti Danial pasti balik lagi"
Kata Angga sambil menenangkan nya namun Natasha hanya diam saja
Tiba tiba Angga merasa cemas dengan sahabatnya itu,karena ia tau betul bahwa Danial ketika lagi marah tidak dapat mengendalikan emosi nya
"Nat..gimana kalo kita cari Danial??gw agak cemas soalnya karena Danial itu orang yang tidak bisa mengontrol emosi nya dengan baik"
Ajak angga kepada natasha
"Bentar gw ganti baju dulu,gak mungkin kalo keluar pake baju tidur begini.."
Kata Natasha dan langsung berlari kedalam kemudian diikuti oleh Angga
Beberapa menit kemudian setelah keduanya sudah rapih,mereka berdua langsung turun kelantai 1 membuat mamah Miu penasaran
"Kalian mau kemana??kok malem malem begini jalan??mau ke mall ya??mamah nitip donk biasa kebutuhan bulanan"
Kata mamahnya sedikit nyerocos
"Kita mau cari kak Danial,mah..bukan mau ke mall ataupun belanja belanja"
Ucap Natasha dan langsung pergi begitu saja
"Tan..Angga berangkat dulu ya"
Kata Angga dengan nada ramahnya kemudian langsung mengikuti Natasha yang sudah lumayan menjauh
"kenapa lebih sopanan Angga dibandingkan Natasha?? padahal yang anak aku Natasha bukannya Angga,Angga hanya calon menantu"
tanya mamah Miu kepada papa giffard
"namanya juga anak muda toh,apalagi Natasha lagi panik malahan kamu suruh beli belanjaan"
jawab papa giffard