Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Kesalahpahaman Antara Danial dan Angga



"Nat.."


Ucap Angga


"Apa??"


Tanya Natasha


"Aku mau jogging,kamu mau ikut gak?"


Tanya Angga


"Mau...tapi bentar ya aku siap siap dulu"


Kata nata


"Ok.."


Ucap Angga


Natasha langsung pergi menuju kamar nya dan bersiap siap sedangkan Angga memakai jaket yang biasa dikenakannya meskipun terluka sederhana namun tidak membuat kegantengan Angga hilang sedikitpun malahan tambah ganteng


Setelah selesai Natasha langsung menuju Angga


Angga yang melihat Natasha kaget dan tidak percaya bahwa dia sangat cantik,Angga terus menatap kewajah Natasha membuat Natasha kebingungan


"Napa ngga??jelek ya??aku emang jelek toh,maklumi aja aku gak kayak penggemar-penggemar wanita mu yang cantik dan seksi"


Ucap Natasha


"Gak kok,kamu cantik lebih cantik daripada cewek cewek ganjen yang ngejar ngejar aku dan kamu lebih mendominasi bagi aku"


Kata Angga


"Mendominasi gimana maksudnya??"


Tanya Natasha


"Lupain aja,ntar kesiangan..gak lucu masa joging jam 08:30 pagi"


Jawab Angga dan natasha hanya mengangguk saja


Mereka berdua segera menuju mobil,setelah sudah berada didalam mobil Angga langsung menancapkan gasnya dan Angga sengaja pelanin kecepatan mobilnya supaya lebih lama didalam mobil bersama Natasha


"Ngga..kok kecepatan mobilnya kayak siput sih?? biasanya kamu ngebut kayak pembalap mobil"


Protes nata karena dia sudah pegal duduk kelamaan di jok mobil


"Ohh..ok ok aku ngebut"


Ucap Angga


Angga langsung menancapkan gas mobilnya dan kali ini sangat ngebut membuat natasha kesal


"Elvano Angga sonohara...kamu itu mau ngajak aku joging atau mau ngajak aku ke rumah sakit toh??"


Protes Natasha


"Loh..tadi katanya suruh ngebut biar kayak pembalap mobil,kok ini malahan ngamuk??"


Ucap angga


"Nggak gitu juga, njirr"


Kata Natasha


"Iya deh..maaf ya"


Ucap angga,Natasha hanya mengangguk


"Dasar cewek,ini salah itu salah..maunya apa toh??tadi disuruh ngebut,giliran ngebut malahan dikira mau ngajak dia kerumah sakit"


Gumam Angga namun Natasha mendengar nya


"Apa??maksud kamu,aku bawel?? kamu nya aja yang ngeselin ngapain ngebut gitu,mau ngajak mati bareng??"


Protes Natasha lagi,namun Angga hanya diam karena males berdebat dengan Natasha


Pada akhirnya nata diam karena merasa dikacangin,suasana mobil nya hening bahkan hingga sampai ditempat untuk berjoging nya


Setelah memarkirkan mobilnya Angga langsung turun sedangkan Natasha baru saja mau membuka pintu mobilnya tapi sudah keduluan Angga


"Silahkan turun non.."


Ucap Angga


"Kesambet apaan lu??gw kirain tadi lu kesel ya gegara gw cerewet"


Kata Natasha


"Gak lah...masa iya aku marah Ama pacar sendiri??"


Ucap Angga namun Natasha menanggapi nya serius


"Kita pacaran??"


Tanya Natasha


"Iyalah..."


Jawab Angga singkat


Mereka berdua pun berlari kecil dan tak terasa sudah 30 menit mereka berolahraga,Angga berniat membelikan minuman untuk dia dan Natasha namun ada seorang cewek yang menghampirinya dan langsung memegang tangannya


"Hay ngga,dah lama kita gak ketemu"


Ucap cewek cantik itu namun tidak secantik Natasha


"Hay juga clara"


Ucap Angga dan langsung melepaskan paksa genggaman wanita itu takut Natasha liat


"Ohh ya.. sebenarnya aku mau ungkapin perasaan ku ke kamu,Kamu mau nggak jadi pacar aku??"


Tanya cewek itu membuat Angga semakin risih


"Maaf..gw udah punya pacar dan gw cuma anggap lu sebagai temen gak lebih"


Jawab Angga


"Udah lupain aja cewek itu,paling juga cewek kampungan yang gak selevel sama aku"


Ucap cewek itu namun Angga hanya diam saja


Tiba tiba Natasha datang karena merasa Angga sangat lama perginya membuat dia khawatir padahal cuma beli minum doank


"Kenapa ngga,kok lama??kamu gak kenapa-napa kan??"


Tanya Natasha dan menghampiri Angga


"Nggak kok,aku gak kenapa-napa"


Jawab Angga dan Angga sengaja menggandeng tangannya Natasha dihadapan clara itu


Clara yang melihatnya geram dan kesal tanpa aba aba dia langsung menyiram Natasha dengan minuman, membuat Angga kaget tetapi belum sempat Angga ngomong tiba tiba ada Danial dan langsung membalas siraman air ke wajah Clara


"Berani-beraninya lu nyiram adik gw, Natasha giffard"


Ucap Danial


"Kenapa emangnya??Halah adik lu itu jelek masih cantikan gw jangan jangan dia pake pelet ya??"


Ucap Clara nantang


Danial yang mendengarnya langsung menampar pipi nya Clara


"Sekali lagi berani ngomong kayak gitu,siap siap kehilangan harta dan nyawa lu-!"


Ucap Danial dengan nada kejamnya dan langsung menghampiri Natasha sedangkan Clara langsung pergi karena takut dengan ancaman Danial


"Dek..lu gak papa??"


Tanya Danial kepada Natasha karena dia panik


"Nggak kak"


Jawab Natasha dan langsung memeluk tubuh kakaknya


"Gimana sih ngga,kenapa bisa bisanya lu biarin Natasha disiram kayak gitu??lu takut Ama dia??gimana mau ngelindungi Natasha nanti jika sama Clara aja takut,gak gentleman banget"


Kata Danial kepada Angga dan langsung membawa Natasha pulang


Angga hanya terdiam mencerna kata katanya Danial sedangkan Galang menjadi iba dengan sepupunya itu/Angga karena Galang tau ucapan Danial begitu menyakitkan


"Ngga,sabar ya...Danial ngomong kayak begitu karena dia khawatir sama natasha,dari dulu kita tau bahwa jika ada orang yang berani menyakiti Natasha maka Danial tidak akan segan-segan untuk menghabisi nya"


Ucap Galang supaya Angga tidak kepikiran dengan ucapan Danial


Namun Angga hanya terdiam karena dia merasa bersalah dengan Natasha dan hubungannya sedang diujung tanduk akibat kemarahan Danial


Galang langsung mengajak Angga kedalam mobil dan Galang yang menyetirnya karena tidak mungkin jika Angga yang nyetir bisa-bisa kecelakaan


"Ngga udah donk, jangan sedih terus nanti gw juga ikutan sedih.."


Ucap Galang kepada Angga namun matanya masih fokus ke depan


"Lang..apa ucapan Danial itu bener??gw gak gentleman ya??gw pengecut ya??"


Tanya Angga seketika


Galang kaget mendengar pertanyaan Angga,sebenarnya menurut Galang Angga bukan pengecut tapi tidak terlalu suka keributan tidak seperti Danial yang sangat tidak bisa mengontrol emosi nya


"Nggak kok..lu itu bukan pengecut atau gak gentleman lebih tepatnya lu itu gak suka keributan dalam arti-an lu dapat mengontrol emosi dengan baik gak seperti Danial selalu emosian apalagi hal yang menyangkut Natasha"


Jawab Galang


"Gitu ya lang,kira kira danial beneran marah Ama gw bahkan sampai benci atau cuma kesel doank ya??"


Tanya Angga lagi


"Danial cuma kesel doank nanti juga pas emosinya meredam dia bakalan normal lagi seperti semula tapi gw saranin Lu nanti minta maaf nya ke danial bukan ke Natasha,belum tentu Natasha maafin tapi Danial gak apalagi lu tau sifat asli om giffard itu lebih berbahaya dari Danial dan om giffard mempercayai Danial sebagai pelindung utamanya Natasha dan om giffard hanya mengawasi saja jika sudah bener bener gawat dia baru turun tangan"


Kata Galang kepada Angga


Beberapa menit kemudian mobil mereka masuk pekarangan rumah keluarga sonohara yang tidak begitu mewah seperti rumah keluarga giffard meskipun keluarga sonohara jauhhh lebih kaya raya dibandingkan keluarga giffard namun keluarga sonohara sangatlah hidup sederhana dan tidak suka mengumbar-ngumbarkan kekayaan mereka didepan publik karena menurut mereka itu adalah perbuatan yang tidak baik.


Galang memarkirkan mobilnya dan mereka berdua pun turun dari mobil berjalan masuk kedalam rumah


"Assalamualaikum"


Ucap Angga dan Galang secara berbarengan


"Waalaikumsalam"


Jawab harra


Namun harra kaget melihat wajah Angga yang begitu asam dan tidak enak dilihat seperti mayat idup


"Kenapa Angga??"


Tanya harra kepada Galang


"Abis berantem Ama Danial.."


Jawab Galang


"Kok bisa??kenapa??coba ceritain ke om"


Tanya harra lagi


"Intinya tuh om,tadi Angga lagi jalan Ama Natasha truss si Clara mengutarakan perasaannya ke Angga tapi ditolak karena kesal Clara menyiram Natasha dengan air tanpa sengaja Danial melihat Natasha disiram membuat emosinya meledak-ledak dan Danial langsung menyiram balik ke Clara"


Jawab Galang


"Lah kok bisa buat Angga berantem sama Danial??"


Tanya harra lagi


"Danial menyalahkan Angga karena Angga dianggap gak bisa melindungi Natasha dengan baik dan Danial mengeluarkan kata kata pedasnya"


Jawab Galang


"Ohh jadi intinya hanya karena emosi ya dan kesalahpahaman yaudah nanti coba om bicara dengan Danial"


Ucap harra kepada Galang


Bunda veliska datang dengan membawa makanan yang tadi ia masak karena dia sedang belajar masak


"Loh tan..Tante lagi belajar masak??"


Tanya Galang dan langsung mengambil makanan yang tadi dibawakan oleh tantenya


"Iya..masa iya Tante kalah sama Natasha malu donk,gak lucu ntar"


Jawab bunda veliska


"Loh Angga mana toh??biasanya dia sama kamu terus kayak lem Ama prako"


Tanya bunda veliska


"Lagi patah hati tan.."


Jawab Galang


"Apa??dia putus Ama Natasha??kenapa??what??kok bisa??"


Tanya bunda veliska


"Nggak putus Tan,tapi Danial marah sama angga.."


Jawab Galang dan langsung pergi begitu saja karena dia capek menyetir mobil


Dikediaman keluarga giffard


Terlihat Danial sedang duduk di sofa tempat ruang keluarga dan lagi bermain ps, sedangkan Natasha dikamarnya dan mencoba menghubungi angga namun nggak dijawab


"Ngga,kamu kenapa??marah??"


Tanya natasha didalam chatnya namun Angga hanya ngeread saja tidak membalas


"Dasar cowok,maunya apa toh??dibaikin salah??dikasarin salah juga"


Dengus Natasha kesal dan langsung membanting hp nya


Sedangkan angga sengaja tidak membalasnya supaya natasha khawatir dan nyepam chat seperti didrakor drakor gitu