
Kebesokan harinya semua anak remaja itu sudah siap untuk berangkat sekolah setelah sarapan mereka langsung berangkat menuju sekolah namun kali ini Natasha membawa mobil sendiri karena tidak mungkin mereka satu mobil dengan Angga and the gang nya
"Nat,gw kira lu gak bisa nyetir mobil ternyata bisa toh.."
Ucap Tyas yang duduk berada di samping Natasha sedangkan rayya,Thea dan Melly duduk di belakang mereka
"Ehh,balapan sama mobilnya Danial bukan balapan sih lebih tepatnya kita harus lebih dulu sampai dari mereka,setuju gak??"
Ajak rayya
"Setuju,ayok Nat.."
Ucap Tyas dan Thea secara bersamaan namun Melly hanya diam saja karena takut salah bicara
Natasha langsung menancap kan gas mobilnya membuat mobil mereka di depan mobilnya Danial,Danial yang heran dan cemas karena baru pertama kali melihat Adek nya mengebut jadi ikutan ngebut karena takut jika ternyata rem mobilnya Natasha blong
"Ehh,kok Danial malahan ikutan ngebut sih??apa iya dia mau nantangin??"
Tanya Thea yang melihat jika mobilnya danial tepat di samping dirinya
"Tambah lagi nat,biar Danial tau rasa selama ini dia kan sering ngebut tuh kayak pembalap mobil internasional.."
Suruh Tyas
Natasha langsung menambahkan kecepatan nya lagi namun tidak melewati batas,ulah Natasha membuat Danial semakin heran kenapa makin cepat mobil nya Natasha
"Dan,lu kenapa??kok ngebut??"
Tanya Angga
"Itu Natasha bawa mobilnya ngebut, gw takut nya rem mobilnya bermasalah.."
Jawab Danial
"Yaelah dan,Natasha itu nantangin lu buat balapan.."
Ucap farel
"Ohh,gw ikutan ngebut nih??"
Tanya Danial
"Terserah,asal jangan melewati batas aja.."
Ucap bijak Angga
Danial langsung menancap kan gasnya supaya sama dengan Natasha tepat di lampu merah keduanya bersebelahan namun Natasha bersebelahan dengan Angga karena Danial yang menyetir mobilnya
Keempat cowok-cowok tersebut membuat salfok para pengendara perempuan karena wajah mereka yang tampan namun kocak,ketika lampu hijau Danial dan natasha kompak menjalankan mobilnya dan menancapkan gas mobilnya
15 menit kemudian mereka telah sampai disekolah namun mereka membuat heboh karena baru pertama kali melihat mereka kompak bahkan berangkat bareng
Luna yang melihatnya terpesona dengan Angga karena dia begitu tampan namun dia sadar jika tidak mungkin kalo dia bersama Angga bisa-bisa dia di terror oleh farel dan Tyas berbeda dengan Calista yang justru terang-terangan menyatakan perasaan ke Angga
"Hallo, Luna.."
Sapa Galang kepada Luna membuat semua teman-temannya bingung karena baru pertama kali Galang menyapa seorang wanita selain Natasha
"Hallo,Lang.."
Sapa balik Luna dan tersenyum kemudian pergi menuju ke kantin
"Lang,kesambet apaan lu??nyapa sih Luna.."
Tanya Danial
"Enggak papa,emangnya gak boleh kalo gw nyapa orang??"
Tanya balik Galang
"Bukan begitu tapi lu agak aneh,apa jangan-jangan lu suka sama Luna ya??"
Tanya Danial
"Gak suka cuma kagum,dia cantik dan baik sama kayak Natasha bedanya dia kalem kalo natasha galak.."
Jawab jujur Galang
Natasha yang mendengarnya langsung menginjak kaki nya Galang
"Ciee,Galang suka sama si cewek aneh.."
Ejek Tyas
"Cewek aneh gimana??"
Tanya Galang
"Dia kan aneh,masa iya gak pernah punya teman sih.."
Jawab Tyas
Ucap Galang dan langsung pergi
"Lah kok pergi??ucapan gw salah ya??"
Tanya Tyas dengan keheranan
"Salah,udah tau Galang lagi jatuh cinta malahan cewek yang dia suka di katain.."
Jawab Angga
"Gw kan cuma ngomong jujur daripada bohong dosa.."
Ucap Tyas tidak mau mengalah
"Iyain aja buat Tyas mah.."
Ucap rayya
Mereka langsung menuju kelas karena jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat dan itu artinya pak Wahyu sudah akan masuk ke kelas untuk memulai pelajaran
Jam pelajaran sudah berakhir dan kebetulan mereka dipulangkan cepat karena akan ada rapat guru
"Yess,besok hari Sabtu besok libur yess.."
Ucap Tyas dengan girang
"Lu kayak gak pernah ngerasain libur aja.."
Kata farel
"Bodoamat.."
Ucap ngeyel Tyas
"Tapi besok gw belanja kalian semua temenin ya lumayan bisa jadi bodyguard gratis.."
Ucap Natasha tiba-tiba
"Belanja ke mall?? shopping??beli tas??beli baju??beli perhiasan??"
Tanya rayya
"Kepasar beli ayam,ikan,dan makanan pokok lainnya.."
Jawab Natasha
"Supermarket??"
Tanya rayya lagi
"Pasar tradisional,rayya.."
Jawab Natasha
"Yang ada di otaknya rayya itu mall,mall dan mall atau gak belanja tas..."
Ucap Angga
"Nat,bilangin ke pacar lu jadi cowok jangan bawel ntar keterusan.."
Ucap rayya ke Natasha
"Jangan dipercaya,nanti kamu sesat kayak rayya..."
Kata Angga
"Udah,ayok pulang gw capek dan laper pengen makan.."
Ajak Galang
"Nih yang satu pikirannya makanan doank.."
Ucap farel
Tiba-tiba David menghampiri Natasha dan menarik tangannya namun dengan sigap farel melepaskan
"Mau ngapain lu?? belum puas babak belur sama gw??"
Tanya farel
"Lu selalu ikut campur,emangnya lu siapa nya Natasha sih??belum tentu Natasha anggap lu.."
Tanya David yang merasa farel selalu ikut campur dengan urusan dia dan Natasha
"Gw adalah kakak angkat nya,puas??kalo lu berani mau macem-macem ke nata bakal gw habisi lu.."
Ancam farel
Danial yang mendengarnya merasa kalah karena farel begitu tegas ya mungkin karena usia farel lebih tua dari Danial jadi dia lebih dewasa