
Setelah semuanya sudah selesai makan mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Danial sesampainya di sana mereka melihat giffard sedang melamun dan menatap ke arah ruangan Danial di rawat
"Kasihan sekali om giffard,dia sepertinya yang paling sedih di antara yang lain.."
Kata Rangga yang bisa merasakan betapa takutnya kehilangan orang yang disayangi karena Rangga juga pernah merasakan disaat nenek nya sakit
"Kalo lagi kayak begitu,om giffard mirip banget sama Angga ya.."
Kata Tyas yang menyadari bahwa giffard dan Angga memiliki kemiripan namun gantengan Angga
"Iya maklum namanya kan juga calon menantunya.."
Ledek Galang
Mereka melihat dokter keluar dari rumah sakit karena penasaran mereka langsung menuju tempat dimana giffard dan dokter sedang berbicara
"Danial sudah bisa pulang pak,tapi seminggu sekali harus ke rumah sakit ya.."
Kata dokter tersebut
"Alhamdulillah,iya dok pasti saya bakal bawa dia ke rumah sakit.."
Kata giffard yang merasa sangat lega mendengar anaknya sudah bisa pulang
"Ternyata fisik Danial itu kuat juga ya.."
Ucap kagum dokter tersebut giffard hanya tersenyum kepada dokter tersebut
"Siapa dulu sahabat Galang gitu loh jelas kuat lahir dan batinnya.."
Kata Galang membuat yang lain hanya bisa geleng-geleng kepala saja karena om giffard saja hanya tersenyum tetapi Galang malahan ngomong dengan enaknya
"Pa,mama kemana??kok gak ada disini??"
Tanya Natasha
"Mamah kamu ada urusan dengan kakek katanya.."
Jawab giffard
"Urusan apa??"
Tanya Natasha
"Papa gak tau.."
Jawab giffard
"Ya sudah nanti kalian tolong bawa Danial ya karena om harus pergi ke kantor mau ada meeting soalnya.."
Kata giffard kepada teman-temannya Danial
"Baik om.."
Jawab semua anak-anak remaja itu
"Bentar,kita kesini naik mobilnya Luna truss motornya Natasha, Angga,farel dan Galang siapa yang bawa??"
Tanya rayya
"Kamu berempat lah,kalian tadi numpang naik di mobilnya Luna kan ya sudah kalian berdua saja nanti Angga dan Natasha membawa Danial menggunakan mobil om yang satu.."
Jawab giffard dan langsung pergi karena dia ada meeting
"Om giffard galak banget.."
Kata Tyas
Mereka menuju kediaman keluarga giffard di dalam mobil Galang membuat onar yaitu menjahili Danial yang berada di sampingnya farel berusaha mencegahnya tapi apalah daya Galang memang pada dasarnya sangatlah jahil
"Dan,diam-diam aja ati-ati nanti kesambet.."
Ledek Galang
Danial hanya diam karena dia masih sangat syok mendengar penyakit yang di deritanya tiba-tiba air matanya mengalir membuat Galang dan farel kebingungan
"Dan,kok nangis??"
Tanya farel
Tanya Danial membuat semuanya membeku termaksud Angga
"Gw yakin lu pasti bisa sembuh dari penyakit ini.."
Jawab farel sambil tersenyum
"Bener itu jangan bilang kayak begitu,kita yakin pasti lu bisa sembuh.."
Kata Galang yang berusaha semangati Danial namun dirinya sendiri juga merasa sedih
"Gw yakin pasti Danial bakal sembuh karena dia harus melihat adiknya menikah dan harus melihat keponakannya yang lucu-lucu nanti serta danial juga harus menyatakan cintanya ke rayya.."
Sambung Angga
"Nih bocah satu yang ada dipikirannya cuma nikah sama Natasha doank.."
Gerutu Galang yang bosan dengan ucapan Angga
"Biarin setidaknya gw punya cewek,emangnya lu pada jones.."
Ejek Angga kepada ketiga temannya
"Gw punya kok tapi nanti.."
Kata Galang
"Gw tuh sebenarnya cuma gak mau para penggemar wanita gw kehilangan cowok untuk jadi bahan haluan mereka makanya gw belum mau punya cewek.."
Kata farel
"Udah jones gak mau ngaku pula.."
Gerutu Angga
"Kalo sewaktu-waktu gw tiada gimana??"
Tanya Danial membuat semuanya kembali terdiam sejenak
"Dan,dengerin gw kita yakin pasti lu bakalan sembuh karena semuanya mendoakan yang terbaik untuk lu,om giffard dan Tante Miu serta Natasha pengen umur lu panjang dan mempunyai keluarga sendiri nantinya jadi lu harus positif thinking bahwa lu bakalan sembuh dari penyakit ini.."
Jawab farel
"Tapi kata dokter kemungkinan hidup gw gak bakalan lama lagi.."
Kata Danial membuat Natasha ikut meneteskan air matanya
"Gak usah di dengerin dokter mah,lu percaya sama tuhan dan diri lu sendiri aja bahwa lu akan sembuh.."
Kata farel dengan bijak
"Emangnya lu gak mau melihat Natasha menikah?? emangnya lu gak mau melindungi Natasha dari cowok kayak Angga yang playboy nya kebangetan truss Emangnya lu gak mau kisah cinta lu sama rayya seperti papa dan mama serta nenek dan kakek lu??"
Sambung farel lagi
"Kok gw lagi, njirrr emang salah gw apa sih??"
Gerutu Angga yang selalu dibawa-bawa
"Salah lu karena dulu lu itu playboy akut seminggu udah ganti cewek baru.."
Ucap Galang dengan nada bercandanya
"Bukannya Angga gak gampang suka sama perempuan??"
Tanya Natasha yang kebingungan kenapa Angga selalu dibilang playboy oleh rayya,tyas,Thea,Galang,farel dan Danial
"Pas ketemu sama lu itu mah,pas masih sama Tyas kerjaannya Angga sama cewek lain Mulu kesian banget si Tyas tapi untungnya mereka berdua sama-sama playboy and playgirl.."
Jawab Galang
"Oh.."
Kata Natasha singkat
Mereka masih asyik berbincang-bincang namun Danial dan Angga hanya diam saja tapi sesekali pandangan Angga dan Danial bertemu Angga mengisyaratkan tersenyum dan menunjuk ke arah Natasha dengan artian Danial harus tetap tersenyum di depan Natasha,Danial hanya tersenyum karena menurutnya Angga adalah sahabat terbaiknya dan dia sangat mempercayai Angga untuk menjaga adiknya