Best Friend Story (END)

Best Friend Story (END)
Mengalah demi kebahagiaan orang lain



Natasha dan angga duduk berdua di kursi dekat danau itu natasha berfoto-foto untuk mengabadikan nya


"aku gak diajak??"


Tanya angga yang tidak di ajak oleh natasha


"Hehehehe,aku lupa..."


Jawab natasha


Angga menjadi sangat kesal karena lagi-lagi natasha lupa


"tanggal jadian kita lupa,ini lupa jangan sampai kamu melupakan aku..."


Kata angga kepada natasha


"ya maaf,aku kan pelupa orang nya.."


Kata natasha sambil memohon


"iya,aku juga cuma becanda doank kok..."


Kata angga sambil tersenyum


Natasha kembali fokus pada pemandangan baru saja angga memegang tangannya natasha tiba-tiba ponsel nya berdering dan ternyata itu dari luna


"hallo,ada apa??"


Tanya angga di dalam telepon nya


"ga,jalan-jalan yuk..."


Ajak luna


"maaf aku gak bisa lagi ada urusan..."


Kata angga


"hmm,ya sudah nanti aku aduin tante biar natasha di terror lagi..."


Ancam luna


Angga tidak ingin natasha kembali di terror oleh luna jadi dia terpaksa menerima ajakannya luna


"nat,kita pulang yuk..."


Ajak angga kepada natasha


"pasti karena luna kan,ya sudah yuk kita pulang.."


Kata natasha dengan wajah sedih nya


Angga dan natasha masuk ke dalam mobil di dalam mobil natasha hanya terdiam sambil memandang ke arah kaca mobil nya angga


"sampai kapan aku harus berbagi cinta sama luna??"


Tanya natasha di dalam hatinya tanpa sadar matanya natasha berkaca-kaca


Angga mengetahui apa yang ada di dalam pikirannya natasha tapi mau bagaimana lagi dia juga tidak bisa apa-apa,angga memberhentikan mobil nya


"nat,maafin aku gegara aku hubungan kita jadi gak jelas gini dan kamu juga harus rela melihat aku bersama luna..."


Kata angga kepada natasha


Natasha menoleh ke arah angga dan mengusap-usap rambut nya


"ga,aku gak papa kok kamu tenang saja suatu saat pasti ini semua akan berakhir.."


Kata natasha sambil tersenyum namun mata nya berkaca-kaca


"aku janji aku akan segera mengakhiri semua ini,kamu pikir selama ini aku gak menderita??aku juga menderita.."


Kata angga dengan jujur


Natasha tersenyum kecil karena dia juga merasa kasihan dengan angga tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa angga menjalankan mobil nya menuju kediaman keluarga giffard


"hati hati di jalan ya,jangan bengong kamu harus tetap semangat.."


Kata natasha kepada angga sambil mengusap-usap rambut nya


Giffard,miu dan putra yang diam-diam mengintip menjadi sangat kasihan dengan natasha dan angga


"aku harus mengakhiri semua ini,yang dinda(tante nya luna) benci adalah aku tapi kenapa dia malah mengganggu hubungan anak ku dengan kekasih nya.."


Kata giffard


"aku setuju dengan mu,kita harus membuat dinda kapok mengganggu hubungan natasha dan angga.."


Angga menjalankan mobil nya di dalam perjalanan angga merasa bahwa dirinya sudah tidak sanggup berpura-pura mencintai luna


"aku harus jujur sama luna sekarang juga,aku udah gak sanggup begini terus setelah aku jujur aku akan membawa natasha pergi dari indonesia..."


Kata angga kepada dirinya sendiri


Sesampainya angga di kediaman luna dirinya turun dari mobil terlihat luna sedang di teras rumah nya menunggu kedatangan angga,luna melihat angga langsung berdiri dari duduk nya


"Hai,angga"


Sapa luna


"lun,aku kesini mau jujur sama kamu..."


Kata angga kepada luna


"jujur apa??"


Tanya luna


"Aku mencintai natasha,aku gak bisa terus berpura-pura mencintai kamu.."


Jawab angga


"aku sudah tau kok,kalo kamu masih berpacaran sama natasha kamu tau aku nyuruh kamu kesini mau ngomongin soal itu aku mau kamu putusin aku sekarang juga aku sadar bahwa selama ini aku egois karena mementingkan ego sendiri daripada kebahagian orang lain..."


Kata luna kepada angga


"Kamu beneran??"


Tanya angga


"iya,tapi kamu harus janji sama kamu ya kamu akan bahagiakan natasha dan jangan pernah menyakiti hati nya natasha orang baik tidak seharusnya dia menjadi korban keegoisan ku.."


Jawab luna sambil menangis


"makasih ya lun,aku doakan semoga kamu mendapatkan lelaki lebih baik dari diri ku..."


Kata angga kepada luna


Luna hanya tersenyum kecil


"ya sudah aku pulang dulu mau bilang ke natasha soal ini.."


Kata angga kemudian masuk ke dalam mobil nya


Luna mengantarkan angga hingga gang rumah nya setelah melihat angga pergi baru lah luna menangis dan menjatuhkan dirinya ke aspal diri nya basah kuyup karena kebetulan sedang hujan disitu cukup lama luna berada di bawah deras nya hujan sambil menangis tiba-tiba ada seseorang yang memayungi luna,luna langsung melihat ke atas dan ternyata itu adalah rangga


"lun,ngapain kamu sampai kayak gini sih gak baik nanti kamu bisa sakit..."


Kata rangga sambil tersenyum kemudian membangunkan luna dari posisi duduk nya


"makasih ya,kamu udah mau jadi sahabat aku..."


Kata luna kemudian memeluk rangga


"sahabat ya seandainya kamu menganggap ku lebih dari seorang sahabat pasti aku akan membahagiakan kamu.."


Kata rangga yang keceplosan


"maksud kamu??"


Tanya luna yang bingung


"aku suka sama kamu sejak awal sayang nya kamu terlalu mencintai angga lelaki yang jelas-jelas mencintai natasha bukan kamu..."


Jawab rangga dengan jujur


Luna terdiam karena dia tidak tau bahwa selama ini ada lelaki yang rela menunggu nya


"Aku mau kok jadi pacar kamu.."


Kata luna kepada rangga


"apa??kamu beneran??"


Tanya rangga yang tidak percaya


"iya..."


Jawab luna sambil tersipu malu


Rangga sangat senang bisa mendengar kata kata itu dari luna mereka berpelukan sejenak


Dan masuk ke dalam rumah