Vita Nova

Vita Nova
Episode 77 "Rahasia Yang Terungkap"



Flashback


"Sudah lebih baik?Kau menangis cukup lama,apa yang terjadi?" tanya Ian sambil mengusap air mata yang tersisa di mata Lily.


"Aku mengingat kejadian buruk.. benar-benar menakutkan..tubuhku merinding mengingat kejadian itu.." jawab Lily.


"Apakah itu kejadian kematian Ibu ku?.." tanya Ian memastikan.Lily hanya diam.Ian tidak mau membuat Lily lebih memikirkannya.


"Istirahatlah yang cukup"


"Iya.."


.


.


Episode 77


Ian keluar dari ruangan Lily, membiarkannya istirahat.


"Bagaimana keadaannya?" tanya Lucas yang sudah berdiri di depan kamar daritadi, menunggu Ian keluar.


"Sepertinya dia cukup kelelahan,dan dia tidak berkata apa-apa tentang alasannya menangis.Entah kenapa aku merasa Lily dan Saint Zergan memiliki rahasia yang sangat penting." jawab Lucas sambil berpikir.


Sebenarnya Lucas juga setuju dengan Ian.4 tahun sudah berlalu sejak penobatan Lily sebagai Saintess,dan Zergan muncul.Saat itu juga Lily menangis dan memeluk Zergan seolah dia merindukan Zergan yang bahkan baru saja dia temui.Kaisar sudah menyelidiki tentang hal ini selama 2 tahun,tapi tidak ada hasil sama sekali.


"Aku memikirkan tentang hal ini. Lily dan Saint Zergan terlihat sangat akrab,bahkan Saint Zergan terkadang tidak sengaja memanggil Lily dengan 'Cik-' sebelum menggantinya dengan 'Lily'." ujar Lucas.


"Benar juga,mereka terlihat sangat akrab.Masih banyak hal yang belum ku ketahui tentang Lily." ucap Ian.


'Sebutan yang digunakan khusus Saint Zergan pada Lily.. beliau tidak pernah menunjukannya pada siapapun..apa aku harus memata-matai nya?' pikir Ian.


Tak lama kemudian,Putra Mahkota dan Zergan keluar dari ruangan Yesra.Ian dan Lucas segera menghampiri Zergan dan Putra Mahkota.


"Bagaimana keadaan Yesra?" tanya Ian.


"Sekarang dia sudah baik-baik saja,tinggal memberinya cairan halusinasi pada nya saat bangun.Untuk sekarang biarkan dia istirahat." jawab Zergan.


"Kenapa tidak langsung diberikan saat tidur?Apakah mana yang sedang memperbaiki bagiannya akan bertabrakan dengan aura elf pada cairan itu?" tanya Putra Mahkota penasaran.


"Benar sekali.Terlebih keadaan Nona Yesra sekarang cukup buruk karna mentalnya,akan butuh waktu cukup lama untuk pulih setelah meminum cairan halusinasi.Tuan Muda Yusto ada di dalam untuk mengawasi jadi tidak ada masalah." jawab Zergan.


"Huh..aku bisa sedikit lega sekarang.." gumam Ian sambil menghela nafas.


Lucas menatap Zergan cukup lama.Zergan yang menyadarinya sontak memiringkan kepalanya.


"Ada apa Grand Duke Everon?Apakah anda kalah tampan dengan saya?" tanya Zergan dengan polosnya.Lucas yang menyadari itu terkejut sekaligus sedikit kesal.


"Tidak begitu!!" elaknya.


"Lalu? sepertinya kau ingin mengatakan sesuatu padaku, katakanlah,aku akan menjawabnya dengan jujur." ucap Zergan menawarkan.


Lucas terdiam sebentar.Pikirannya sekarang kacau.Kenapa dia tiba-tiba memikirkan hal yang tidak perlu?


"Apakah..Tuan dan Lily pernah bertemu sebelum penobatan? Kalian tampak sudah mengenal lama dan sangat dekat padahal baru pertama kali bertemu." tanya Lucas memberanikan dirinya untuk bertanya.


Zergan bengong menatap Lucas lalu tertawa kecil.Ian dan Putra Mahkota juga ikut penasaran.


"Ahahaa!Ya ampun ternyata itu! AHAHAAAA!!!" Zergan tertawa makin keras sampai menangis.Ian,Lucas dan Putra Mahkota ikut bingung dibuatnya.Apa yang lucu?


"Haduh..ahahaa!..baiklah,akan ku ceritakan.Tapi akan lebih baik jika menikmati sesuatu bukan?ehee~" ucap Zergan dengan wajah sok imutnya itu.


"Ah..baik,saya akan segera meminta pelayan menyiapkannya.Mari saya antar ke ruang tamu." ucap Ian lalu mengantar mereka bertiga ke ruang tamu.


"Baik!!" Zergan dengan sangat gembira mengikuti Ian dari belakang bersama Lucas dan Putra Mahkota.Raut wajah berseri-seri dan senyum yang sangat lebar terus menempel pada wajahnya.Tingkah Zergan layaknya anak kecil saat ini sama saat bersama Lily di waktu tertentu.


/Di ruang tamu.


"Hah..enaknya!Teh memang terbaik!" ujar Zergan yang sudah menghabiskan 3 cangkir teh sekali tenggak.Ia memonopoli satu sofa untuk dirinya berbaring sambil makan camilan ringan.


Ian,Lucas dan Putra Mahkota yang duduk di depan Zergan melongo dibuatnya.


"Baiklah,akan kuceritakan!" teriak Zergan tiba-tiba sambil mengunyah kue nya.


Mereka bertiga terus-menerus dibuat kaget dengan tingkah Zergan yang sangat blak-blakan ini.


BRAKK!!


"?!!"


Tiba-tiba Zergan mendobrak meja.Lagi-lagi mereka dibuat kaget dengan tingkah Zergan.


"Cerita ini..amat sangat mengerikan lho..kalian yakin?.." tanya Zergan dengan hawa suram yang menyelimuti seluruh ruangan itu.


"T-tentu saja Tuan Saint!" ucap Lucas.


'Aku tidak pernah merasakan hawa semengerikan ini..' pikir Ian sedikit ketakutan.


'Apa ini.. tubuhku berkeringat dingin..' pikir Lucas bingung.


'Kepala ku rasanya mau meledak karna tekanan ini..' pikir Putra Mahkota yang sudah merasakan pusing.


"Kalau begitu.."


'...' Mereka bertiga menyeruput secangkir teh untuk menenangkan diri jiwa dan raga sebelum terkejut lagi.


"AKAN KU CERITAKAN DENGAN SENANG HATI!WALAU AKHIRNYA GADIS ITU AKAN MEMBAWAKU KE SURGA DENGAN PUKULANNYA!" teriak Zergan sangat keras dan sangat gembira.


Ian,Lucas dan Putra Mahkota sontak menyemburkan teh mereka bersamaan saking kagetnya.Niat mereka agar tidak terkejut lagi sebelumnya ternyata sia-sia.


"Baiklah akan ku mulai." Zergan kembali berbaring sambil menahan kepalanya dan memakan kue.


'Selamat.. sedikit..' batin mereka bertiga.


"Kalian tahu kalau aku adalah orang yang datang dari dunia lain bukan?" tanya Zergan terlebih dahulu.


"Aku adalah 'orang" yang datang dari dunia lain,sedangkan 'Lily' yang sekarang adalah 'jiwa' yang datang dari dunia lain." ucap Zergan.


Sontak mereka bertiga sedikit tercengang.Apa maksudnya 'yang sekarang'?


"Aku tahu kalian terkejut jadi diamlah!" ucap Zergan.


"Aku dan Lily..ah bukan.Lily sekarang adalah sahabatku di dunia lain,nama aslinya adalah Cika.Dia adalah temanku di SMP sampai Kuliah.Dia gadis yang sangat kesepian..ibu kandungnya meninggal saat ia SMP,mungkin hampir SMA.Tak lama kemudian ayahnya menikah lagi dengan wanita yang sangat jahat kepadanya.Setelah ayahnya meninggal,ibunya selalu menyiksanya.."


"Kejam sekali.." gumam Putra Mahkota.


"Jadi..Lily bukanlah,adikku?.." tanya Lucas sedikit tidak percaya.


"Dia tetap adikmu walau jiwanya berbeda.Cika sudah menceritakan semuanya padaku.. sebelumnya..dia meninggal akibat ibu tirinya sendiri..lalu jiwanya masuk ke dalam raga kosong milik Lily yang asli.Ingatan Lily yang asli masuk ke dalam ingatan Cika,maka dari itu dia bisa menyesuaikan diri dengan cepat.Jika diperkirakan, sepertinya jiwa Lily yang asli sudah mati sebelum jiwa Cika masuk kedalam tubuhnya." jawab Zergan.


Lucas menutup mulutnya dengan tangan.Dia tidak percaya bahwa adiknya sudah mati tepat 5 tahun yang lalu.Zergan yang melihat reaksi Lucas merasa sedikit sedih.


"Cika bilang dia bertemu Lily yang asli di setiap malamnya.Walau terkadang tidak muncul karna Cika kelelahan." lanjut Zergan.


"Aku..terbawa kesini bersama dengan tubuhku satu tahun sebelum Cika mati..Setelah datang kesini aku selalu diselimuti rasa bersalah..aku membiarkan Cika terjebak dalam penjara yang dibuat ibu tirinya.. merasakan rasa sakit setiap hari..luka lebam yang selalu ia dapatkan setiap hari..tubuh yang kurus..tapi,dia tidak pernah berhenti tersenyum..Padahal hanya aku satu-satunya yang ada dipihaknya." Zergan mulai meneteskan air mata.Ian,Lucas dan Putra Mahkota yang melihat Zergan menangis ikut merasakan siksaan yang mereka bayangkan.


'Lily..menghadapi itu semua sendirian sebelumnya?..' batin Ian kaget.Dia bahkan bisa mendengar teriakan jeritan Lily yang dulu serta suara cambuk yang terdengar sangat keras.


"Aku kembali kesini setelah 50 tahun karna aku merasakan sihir yang aneh..merpati ku juga berkata demikian.Saat melihat sosok Lily..aku merasakan perasaan,suasana,dan hawa seseorang yang sangat ku kenal.Maka dari itu aku langsung bisa mengenali Lily adalah Cika.Terlebih tatapannya itu..tatapan yang sangat kurindukan." lanjut Zergan tersenyum tipis.


"Itu artinya..Lily sudah kehilangan orang tuanya 2x.. Hatinya pasti sangat hancur." ucap Putra Mahkota ikut merasakan betapa sakitnya hal itu.


"Cika bilang akan memberitahu hal ini pada kalian jika waktunya sudah pas,tapi kurasa sekarang sudah pas karna kalian mulai menyadarinya.Tidak ada gunanya lagi berbohong atau mengelak." ujar Zergan.


Lucas merasakan pusing dan mual yang sangat menyiksanya.Angan-angan yang dia pikirkan tentang Lily di masa lalu membuatnya merasa ketakutan.Ya,ketakutan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.


"Lucas..Ian..Putra Mahkota..aku mohon untuk tidak membahas masa lalu apapun pada Cika.Dan juga berperilaku lah seperti biasanya,jangan berubah." ucap Zergan mengingatkan.


"Tentu saja Tuan Saint." jawab mereka bertiga bersamaan.


Zergan melihat Lucas tampak kurang baik.Wajahnya cukup pucat.


"Lucas,kau tidak apa-apa?" tanya Zergan dengan mulut penuh makanan.


"Ah..saya..em, sebenarnya saya merasa sangat kesakitan begitu mendengar cerita anda.Sebuah ingatan seseorang tiba-tiba muncul di pikiran saya." jawab Lucas.


"Oh,itu adalah ingatan Cika sebelumnya.Jiwanya masuk kedalam tubuh Lily,sedangkan Lily ada hubungan darah dengan mu,sekaligus sihir.Cika mempunyai sihir api ungu untuk memanipulasi pikiran seseorang.Mungkin saja ada sedikit bagian dari sihir itu padamu,jadi kau melihatnya." ucap Zergan.


"Ternyata begitu.Sekarang saya paham betapa sakit hatinya menahan semua itu dulu.Bahkan sekarang dia kehilangan orang tuanya lagi." ujar Lucas sambil menghela nafas.


"Maka dari itu,aku harap Cika bisa bahagia di kehidupannya sekarang..Suatu saat nanti aku bisa bercerita kepada anak cucunya betapa mengagumkannya dirinya." ucap Zergan sedikit merasa sedih.


"Kami akan berusaha Tuan Saint." jawab mereka bertiga bersamaan.


"KALAU BEGITU MARI KITA BERSULANG!!" teriak Zergan sangat antusias.


BRAKK!!


Tak lama kemudian seseorang mendobrak pintu dengan sangat keras.Hawa menakutkan keluar dari ambang pintu.Lily yang berdiri tegak dan sudah siap dengan sihirnya di tangan menatap tajam mereka berempat.


"Kalian.."


"Y-ya?!.."


"Ini masih siang tapi kalian berteriak sesuka hati?..Siapa yang berteriak daritadi?.."


Sontak Ian, Lucas dan Putra Mahkota menunjuk ke arah Zergan bersamaan.Zergan yang ketakutan pun bingung harus bagaimana.


"Zergan..padahal aku sedang beristirahat setelah kejadian tadi atas perintah mu.. tapi kau sendiri mengusik ku?..kau mau mati?..",perlahan Lily mendekat ke arah Zergan.


"T-TIDAKKK!CIKA MAAFKAN AKU!A-AKU HANYA..ee..",Zergan ketakutan dan perlahan mundur sampai ke ujung sofa.


"Hanya?.."


"AKHHH!JANGAN MENDEKAT!!"


Lily tersenyum lebar dengan wajah berseri-seri.Ia menengok tiba-tiba kearah Ian,Lucas dan Putra Mahkota.


'Apakah kita akan ikut mati?..' batin mereka bertiga.


"Aku pinjam Zergan sebentar yaa~ cuma 3 menit kok~!"


"Eh?"


Lily menggenggam pergelangan kaki Zergan dan menyeretnya tanpa belas kasihan keluar dari ruangan.


"TIDAKK!!OII KALIAN SELAMATKAN AKUU!!AKHHH!!"


Ruangan hening setelah Lily menyeret Zergan keluar.Tak lama kemudian terdengar suara pukulan yang sangat keras dan jeritan kematian dari luar ruangan.


"CIKA!MAAFKAN AK-UGH!!"


"TERUSLAH BERKATA SEPERTI ITU SAMPAI USUS MU KELUAR DARI MULUTMU!!"


"APA KAU GILA?!KAU MAU MEMBUNUH-AKHH!!"


"Apa?..kau mau melawanku?.."


"KENAPA AKU SELALU JADI KORBAN KEKERASAN MU?!"


"KARNA ITU SALAHMU BODOH!"


"AKH!!"


Ian, Lucas dan Putra Mahkota yang mendengar teriakan itu dari ruangan ikut merinding ketakutan.


'Tuan Saint..semoga anda selamat..' batin mereka bersamaan.


Bersambung...