Vita Nova

Vita Nova
Episode 70 "Obesesi"



Flashback


"Ini menyenangkan bukan?..rasa sakit yang perlahan akan membunuhnya.." Pangeran Arhen tampak sangat menikmati penyiksaan terhadap Ian.


"Saya mohon..jangan.."


"Bagaimana ya?Ini masih terlalu awal untuk mengakhiri semuanya.Ah benar! Bagaimana kalau ku tusukan pedang ini ke dadanya?!Pasti menyenangkan bukan?!"


Pedang terakhir di tangan pangeran Arhen sudah siap menusuk dada Ian tepat diatasnya.Ian masih berusaha keras mengeluarkan sihirnya sekuat tenaga.


"T-tidak..jangan lakukan itu pada Ian!"


"Sayang sekali..Selamat tinggal..Levian!"


"TIDAK!!"


.


.


Episode 70


BRAK!!


"Argh!"


Sebuah lingkaran sihir berwarna merah muncul secara tiba-tiba dan menyerang pangeran Arhen sampai terpental ke dinding ruangan.


"Huh? Lingkaran sihir?.." Lily melihat sosok tinggi yang tidak jelas muncul dari lingkaran sihir itu.


"Kau datang kurang tepat waktu ya.." gumam Ian.


"Maafkan aku datang terlambat.Untunglah dia belum membunuhmu." Lily terkejut mendengar suara sosok itu yang sangat tidak asing di telinganya.


"Kau..Kel?!"


Betapa terkejutnya Lily melihat Kel yang datang secara tiba-tiba di sana dan langsung menyerang pangeran Arhen.Terlebih penampilannya sekarang jauh lebih mirip dengan Vel dibanding sebelumnya.


"Maaf Lily,aku terlambat.Surat mu baru tiba 30 menit yang lalu" ucap Kel.


"Eh? kalau begitu dimana kak Ken?!" tanya Lily.


"Dia ada di mansion milikmu.Dan juga aku sudah mengobati Tristan,sekarang dia baik-baik saja", jawab Kel.


"Syukurlah.."


Kel segera mencabut pedang dari tangan Ian dan melepas borgol penyegel Lily dengan kutukan raja iblis yang masih ada didalam dirinya.Sementara itu pangeran Arhen masih tak sadarkan diri setelah mendapat serangan tiba-tiba dari Kel.


"Ian!!"


"Ah.."


Lily segera berlari menghampiri Ian dan memeluknya.Tangan Ian yang terluka parah digenggam Lily dan disembuhkan.Mata Lily tampak sembab setelah menangis cukup lama.


"Lihatlah matamu yang bengkak.Kamu menangis terlalu lama" ucap Ian sambil mengusap air mata yang tersisa di mata Lily.


"Siapa yang tidak menangis melihat orang yang disayanginya terluka?!Kamu bodoh ya?!..Untunglah..kamu baik-baik saja.." balas Lily kesal tapi juga lega.


Ian tersenyum tipis dan mengusap kepala Lily pelan.Kel yang melihat mereka hanya bisa tersenyum dan menghela nafas panjang.


"Ah!Diluar sedang kacau kan?!Kita harus kesana untuk membantu mereka!!"


"Aku akan kesana.Kamu-"


"Aku harus ikut!Kakak ada disana dan juga aku yang harus bertanggung jawab.."


Ian tersentak mendengar ucapan Lily.Padahal semua ini bukan salah Lily sampai-sampai pangeran Arhen berbuat sejauh ini.


"Aku mohon.." ucap Lily.


"Baiklah,tapi kamu harus tetap ada disisiku!Jangan terlalu jauh!" balas Ian.


"Baiklah!Aku mengerti!"


Kel mendekati mereka berdua dan memberikan pemberkatan kecil.


"Tristan dan Trisela membantu Zergan di Kuil Suci.Disana adalah tempat teraman yang masih belum dijangkau para pemberontak.Kristal mana juga dalam kondisi yang tidak stabil.Dalam waktu dekat atau lama,kristal itu akan mati jika kita tidak bergegas menghentikan akar kutukan raja iblis didalamnya.",


"Akarnya.."


Lily berpikir serius tentang akar yang dimaksud Kel.Jika akarnya adalah pangeran Arhen,itu artinya Kel yang memiliki 2 kekuatan sihir bukanlah akar?Atau 'sesuatu'?


"Ian,kau tau kalau sihir Nigeros adalah sihir yang diberikan Dewa iblis kan?" tanya Kel.


"Iya, kenapa?" jawab Ian balik bertanya.


"Kutukan Raja Iblis dan Sihir Dewa Iblis sangat berbeda." ucapnya.Lily dan Ian saling bertukar pandang.Penasaran apa yang Kel maksud.


"Apa maksudmu? Walau aku tau itu tapi,aku tidak mengerti kenapa keduanya sangat berbeda" tanya Lily dan Ian mengangguk.


"Kutukan Raja Iblis berasal dari kedengkian dan dendam yang tersimpan dalam dalam di jiwa manusia,hewan,bahkan sampai dewa, sepertiku.Kutukan itu hanya bisa didapatkan jika mengikat kontrak mati dengan Raja Iblis, bukan Dewa.Sedangkan sihir Nigreos adalah sihir hitam yang diberikan secara turun-temurun sejak keluarga Darvin memegang kendali penuh kepercayaan Dewa Iblis.Pada dasarnya Raja Iblis adalah anak dari Dewa Iblis,atau Dewa kegelapan.Julukan Dewa Iblis diberikan karna latar belakang keluarga Darvin yang tidak sungkan membunuh orang sejak dulu,maka dari itu Dewa kegelapan juga disebut Dewa Iblis",


"Raja Iblis dan Dewa Iblis..apa perbedaan mereka berdua?Ayah dan anak?"


"Raja Iblis adalah iblis yang sebenarnya.Sejak kemunculannya,banyak malapetaka yang terjadi,seperti peperangan 2000 tahun lebih yang lalu,sebelum kekaisaran ini terbentuk. Semua karna Raja Iblis.Dewa Iblis yang sangat kesal dengan tingkah Raja Iblis yang kelewat batas pun akhirnya mengusirnya dari Dunia Duplenax setelah berunding dengan Eudon.Karna dia tamak dan merasa paling kuat,benih kedengkian dan dendam muncul dan menciptakan kutukan itu."


Penjelasan Kel menunjukan kebenaran dibalik alasan sihir Nigreos dan kutukan raja iblis tidak bisa disamakan.Sihir Nigeros diberikan turun-temurun demi menjaga kesetiaan pada Dewa Kegelapan,sedangkan Kutukan Raja Iblis diberikan melalui kontrak dengan Raja Iblis dan itu sangat beresiko.


"Sialan..!"


Pangeran Arhen tersadar dari pingsannya setelah beberapa saat.Dengan cepat ia melesatkan pedangnya tepat ke arah Kel.Tanpa melirik sedikit pun,Kel sudah memasang penghalang tepat di sisinya.


"Pergilah,bantu Lucas dan Putra Mahkota menghadapi monster uji coba pangeran.Aku akan mengurus keadaan disini" ucap Kel tenang dan tanpa ragu mengatakan itu.Kel merubah dirinya menjadi sebelumnya.Rambut dan bola mata yang hitam,sama saat dia menggunakan kutukan raja iblis.


"Kami percayakan pangeran padamu" ucap Ian.


"Hati-hati Kel" ucap Lily.


"Aku tau, terimakasih" Lily dan Ian pun segera berteleportasi ke halaman istana untuk membantu pasukan Putra Mahkota dan Lucas.


"Apa kau belum puas?" Kel menatap datar ke arah pangeran Arhen.


"Huh..aku tidak akan puas sampai mendapatkan tahta kaisar dan menjadikan Marchioness sebagai ratuku" ucap pangeran Arhen.Kel mengernyitkan keningnya dan siap mengeluarkan kekuatan kutukannya.


"Tetaplah bermimpi sampai kematian datang menghampiri mu".


/Di halaman istana


"Tuan Grand Duke!Para monster itu bertambah kuat!"


"Kita butuh kekuatan yang lebih besar!"


Lucas masih fokus hanya menyerang semua yang ada didepannya.Putra mahkota pun mengarahkan para penyihir untuk ikut menyerang para monster itu.


'Ini harus cepat diselesaikan..!Suara ledakan tadi benar-benar menambah kecemasan ku!' batin Lucas.


"Kakak!"


Lucas tersentak mendengar suara Lily dari kejauhan.Ia langsung mencari arah suara itu.


"Lily?.."


Dari belakangnya tampak Lily dan Ian yang berlari menghampirinya.Lucas yang awalnya sangat marah dan tidak bisa mengendalikan emosinya, sekarang merasa sangat lega dan tenang melihat Lily.


"Kakak!Kakak tidak apa-apa?!", Lily menggenggam tangan Lucas yang gemetar.Merasakan tangan Lily menggenggam tangannya,Lucas makin percaya kalau Lily sekarang baik-baik saja.


"Aku baik-baik saja Lily.Dan..bagaimana bisa kamu datang bersama Ian dari arah yang berlawanan?" tanya Lucas heran.


"Aku akan menjelaskannya nanti.Sekarang kita harus menyerang monster itu dan pasukan pangeran Arhen" jawab Lily sudah siap dengan sihirnya yang kembali.


"Lily,teruslah berada didekat ku agar aku bisa melindungi mu" ucap Ian.Lily merasa lega Ian mengucapkan itu.


"Tentu saja" jawab Lily.Sementara itu,sepasang mata melihat Lily dan Ian dengan tatapan sedih.


"Semuanya serang terus!Jangan berhenti menyerang!"


"BAIK!!"


Lucas memimpin pasukan bersama dengan Ian dan Putra Mahkota.Dari belakang,Lily memberikan sihir angin untuk pemulihan pada setiap orang,tidak lupa ia menambah sihir penyerang pada setiap senjata.


Didalam istana.Pertempuran antara pengguna kutukan raja iblis masih berlanjut.Pangeran Arhen yang sebelumnya sudah menggunakan kekuatannya untuk bertarung dengan Ian,mulai kewalahan melawan Kel.


"Sial! Kenapa kau sangat membantu Levian?!Apa kau sudah dihipnotis olehnya?!",


"Itu keinginan ku sendiri.Lagian itu semua tidak ada hubungannya denganmu",


"Apa katamu?!.."


Pangeran Arhen terpancing ucapan Kel.Ia mengeluarkan seluruh kutukan raja iblis yang masih tersisa selagi masih bisa digunakan.Kel masih tampak tenang menghadapi pangeran Arhen yang marah.


"Kau.. MEREMEHKANKU?!"


"Aku tidak paham apa maksudmu"


"SEMUA ITU TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGANKU?!TENTU SAJA ADA!JIKA AKU BISA MENGHANCURKAN LEVIAN DAN PUTRA MAHKOTA SEKALIGUS,MAKA TAHTA AKAN JADI MILIKKU!"


"Aku hanya menjalankan tugasku sebagai 'utusan'.Kau tidak perlu bertindak terlalu jauh untuk itu semua.Pada akhirnya kau akan kehilangan segalanya"


"OMONG KOSONG!"


Pangeran Arhen melancarkan serangannya langsung tanpa rencana ke arah Kel.Pertarungan sengit antara mereka terus berlanjut.Tanah pun bergetar setelah sihir mereka bertabrakan.


'Aku harus mendapatkan tahta!!Aku harus membuat ibuku bangga padaku!!'


"Aku akan meminjamkan mu kutukan yang lebih kuat"


'Eh?Suara itu?'


Jauh di dalam pikiran pangeran,sosok raja iblis menampakan dirinya dan menawarkan hal 'menarik' pada pangeran Arhen.


"Aku adalah Raja Iblis.Kau pasti pangeran yang mencuri kekuatan elf yang melakukan kontrak denganku kan?" tanya raja iblis sambil tersenyum jahat,


"Kau..raja iblis ya,aku sering mendengar suara mu tapi tidak bisa melihat sosokmu" jawab pangeran Arhen sedikit ragu.


"Benar,benar.Kali ini aku menemukan partner kontrak yang cukup hebat ya,HAHAHA!Jadi bagaimana jika aku akan menambah kekuatan kutukan mu 200%?"


"200?!"


Tawaran raja iblis pada pangeran benar-benar sangat tinggi.Kesempatan emas bagi pangeran Arhen jika ingin menghabisi Kel.


"Kau menghadapi seorang Dewa.Mustahil bagimu untuk menang dengan kekuatan mu saat ini" ucap raja iblis meremehkan.Pangeran Arhen tersentak dan keheranan dengan ucapan raja iblis.


"Dewa?.."


"Lho??Anak itu adalah saudara kandung dari Dewa dan Dewi Beyola.Kekuatannya juga bukan main-main"


Pangeran Arhen merasa tertantang dan tergila-gila dengan niat membunuh Kel.


Didunia nyata sekarang,pangeran Arhen sedang dalam kondisi menerima setiap kutukan yang terus bertambah dari raja iblis.Kel yang melihatnya mengrenyitkan keningnya kesal.


"Kau terlalu percaya pada raja iblis" ucap Kel.


"Bunuh..bunuh semua!..Bunuh!!"


Pertarungan kembali dimulai bahkan lebih sengit dari sebelumnya.


'Kutukan itu menguasai dirinya!'


Bersambung...