
Alva yang melihat itu segera mengambilnya dan menatap dingin Fira, “anda bisa keluar dari butik ini sekarang juga!” usir alva dengan suara tinggi.
“Aku ini pelanggan! Pelanggan adalah raja! Aku bisa saja memposting dan mengatakan bahwa butik ini tidak kompeten dan jelek, kau tau aku adalah model terkenal!” pekik Fira tidak terima diusir oleh alva.
“hei kami ini pelanggan, seharusnya kalian baik baik ke kami karena kami mau membeli kesini bukan di usir!” tambah Keanu yang ikutan membela kekasihnya.
Alva diam dan mengeluarkan ponselnya lalu mengambil foto fira dengan cepat, setelah itu dia menelpon ervan.
📲“Van sekarang juga blacklist wanita yang aku kirim fotonya dan yang bernama Fira dari semua pekerjaannya, jika ada perusahaan yang masih memperkerjakan dia sebagai model, batalkan kerjasamanya dengan kita atau tutup akses mereka hingga perusahaannya tidak dapat beroperasi” setelah berkata begitu alva menutup ponselnya dengan cepat tanpa menunggu jawaban dari Ervan.
Nara dan karyawan butik adelia langsung melongo mendengar ucapan alva, mereka semua sudah mengulum senyum mereka karena sikap tegas alva.
“Apa apaan kau! Kau pikir kau itu siapa!” bentak Keanu.
Tapi tidak lama Fira mendapatkan pesan dari atasannya bahwa semua job yang dia punya sudah di cancel dan tidak ada satupun job yang tersisa.
“Nar, aku pergi dulu, kalau mereka masih mengganggu istriku, tolong laporkan saja padaku, aku akan benar benar melenyapkan perusahaan mereka” ucap alva dingin.
“Ohh oke oke, hati hati al!” seru nara bersemangat, gadis itu tersenyum semakin lebar menatap Fira dan Keanu, “makanya jangan sok jadi orang, kalian pikir kalian siapa, padahal kemarin udah dimaafkan oleh adel, sekarang rasain suami adel bertindak, silahkan kalian keluar dari butik ini, kalau mau coba menghancurkan butik ini silahkan, lawan tuh suaminya adel milyader terkaya di indonesia” ledek Nara sambil melambaikan tangannya pada Fira dan Keanu, diikuti karyawan karyawan butik adelia, mereka senang pelanggan seperti itu diusir dengan tidak hormat oleh alva.
“kak nara suami adel keren banget ya, sumpah aku gak nyangka hanya dalam hitungan menit dia bisa menyelesaikan masalah kak adel” seru nia, setelah pasangan fira dan Keanu pergi.
“Aku pikir dia orangnya dingin, pendiam dan masa bodoh, eh taunya sayang banget ya sama kaka del” tambah mia salah satu karyawan butik juga.
Nara tertawa dan tersenyum bangga, “udah udah berhenti gosipnya sekarang kalian harus lanjut kerja lagi, nanti aja kita gosipnya” usir nara.
‘Liat adel, aku yakin suamimu sudah jatuh cinta padamu, hanya menunggu waktu kalian berdua saling menyatakan perasaan’ nara membatin.
.
Adelia tersenyum melihat kedatangan alva pada siang hari seperti janji pria itu.
“kenapa duduk di sofa? Gak di kamar aja?” tanya alva lembut sambil duduk didekat adelia.
Gadis itu sedang membuat beberapa sketsa dress, untuk pesanan klien yang lainnya. Adelia sudah di telepon Nara tentang fira yang membatalkan pesanannya pada mereka, tapi nara sama sekali tidak mengatakan pada adelia tentang pengusiran alva dan bagaimana alva memperlakukan fira dan Keanu, Nara tau bagaimana adelia, mungkin gadis itu akan meminta alva untuk memaafkan Fira mengingat wanita itu sedang hamil, maka dari itu Nara hanya mengatakan terkait tentang desain dress yang adelia buat tidak ada yang disukai oleh fira makanya di batalkan.
“bosan di kamar, makanya ke sini” balas adelia.
“sebentar aku pindahkan makan siang kita ke piring, setelah makan obat kamu tidur ya” ujar alva.
Adelia mengangguk cepat, dia tidak peduli lagi dengan sikap alva padanya yang penting alva selalu ada untuknya, dan tidak akan pernah mengkhianatinya.
Adel kembali tidur setelah makan siang, gadis itu memang terlihat sangat kelelahan hingga mudah sekali tertidur, tidak hanya adelia, alva pun tertidur saat menemani adelia bercerita, dia tidak membicarakan masalah tadi pagi dia hanya mendengarkan cerita istrinya tentang perkembangan butiknya.
“sayang gimana ini! pekerjaanku hancur” isak fira. Wanita itu terus menangis pilu karena pekerjaannya yang hancur hanya karena beberapa ucapannya untuk adelia.
“Itu salah kamu! Kenapa kamu harus membuang buku sketsa itu” bentak Keanu.
“Aku kesal soalnya adel tidak datang dan desainnya jelek” gerutu fira.
“benarkah jelek? Atau kamu seperti itu karena masih benci pada adel” balas Keanu, pria itu memang sudah tidak berani lagi mendekati adelia setelah di hajar oleh Gilang abangnya adelia.
Makanya pria itu tidak berbicara apapun kemarin, yang meminta untuk datang ke butik adelia juga bukan Keanu tapi fira, dia mau menunjukkan kebahagiaannya pada adelia, dia berpikir adelia akan sedih dengan kehadiran Keanu bersama dirinya ke butik adelia. Tidak tau saja mereka adelia sudah benar benar melupakan Keanu dari hidupnya.
“sayang, jadi gimana dong?! Ini pekerjaanku kamu harusnya membelaku tadi” protes Fira kesal karena Keanu tidak dapat melawan ataupun membantah alva.
“Kamu tidak tau siapa itu Alva Dio Pratama, dia termasuk 10 orang terkaya di dunia, milyader termuda yang namanya masuk ke dalam berbagai majalah bisnis dunia, dan kamu menyuruhku melawan pria itu, yang ada showroom milikku akan hancur dalam hitungan detik” umpat Keanu kesal.
Dia memang mengenal Alva, dia salah satu pria yang ingin melakukan kerja sama dengan alva, jika dibandingkan kekayaannya dengan alva, dia hanya seperti remahan roti di depan alva, itu alasannya kenapa Keanu takut untuk melawan, walau tadi dia sempat melawan sedikit, tapi melihat Tindakan alva pada fira, Keanu langsung ciut dan tidak berani bertindak lagi, baginya lebih baik diam dari pada melawan dan karirnya akan hancur.
“sayang! Sekarang karir ku hancur” isak Fira dia hanya bisa menangis menyesal atas kesombongan yang dia lakukan pada adelia.
Ternyata pria yang dia pilih tidak lebih hebat dari Keanu.
...♟️♟️♟️♟️♟️...
Adelia tersenyum senyum menunggu alva memasakkan sarapan untuknya, padahal dia sudah sembuh tapi alva masih saja memanjakan dirinya, dengan memasakkan dia sarapan, dan bahkan alva masih melarang adelia untuk pergi ke kantor.
“adel ayo makan” alva masuk ke kamar untuk memberi tahu adelia bahwa dia sudah selesai membuatkan sarapan.
“mau makan di sini, dan suapkan” pinta adelia manja sambil membukakan mulutnya lebar lebar.
Alva mengulum senyumnya dan kembali ke dapur untuk mengambilkan sarapan untuk istrinya, dia sama sekali tidak marah dengan sikap manja adelia, bahkan alva dengan lembut menyuapkan makanan pada adelia yang sebenarnya sudah sembuh dari sakitnya. Gadis itu sudah tidak tampak sakit lagi hanya manjanya saja yang tertinggal.
Untung saja adelia punya suami seperti alva, walau dingin seperti kulkas dua pintu, dia tetap perhatian dan menjaga adelia.
...🎷🎷🎷🎷🎷...
Bonus Pict
Alva Jagain istri sakit