Trapped in Love

Trapped in Love
10. Menyerah untuk Menikah



“Kenapa kamu baru menunjukkan ini sekarang adelia!” bentak Gilang dengan emosi yang sudah memuncak.


“isshh jangan teriak teriak bang! Adel juga baru tau kemarin, makanya adel baru bilang sekarang” protes Adelia sambil memegangi telinganya yang berdengung karena suara keras gilang.


“kalau kamu baru tau kemarin kenapa kamu sudah dapat pria penggantinya del?” tanya mama Santi cemas.


“sebenarnya pria ini sudah lama ngejar ngejar adel, tapi karena adel sudah punya kekasih dia menyerah, dan adel bertemu lagi dengannya kemarin, dan ternyata dia masih ingin mengejar adel, sebenarnya adel mempunyai rasa juga dengan dia tapi adel berusaha tutupi agar Keanu tidak tersinggung, tapi setelah pertemuan kemarin adel rasa lebih baik menikah dengan dia dari pada menikah dengan Keanu” jelas adelia.


“Tapi kami belum mengenalnya adel, bisa saja dia pria yang sama dengan Keanu kan” protes mama Santi.


“mama tenang aja dia pria baik kok_”


“baik di mata kamu itu perlu di pertimbangkan dulu del, karena kamu tidak bisa melihat mana pria baik dan mana pria buruk” potong gilang.


“isshh ini beneran bang, dia tidak akan meninggalkan adel dan mengkhianati adel seperti Keanu” ujar adelia. ‘gimana mau mengkhianati karena sejak awal tidak ada cinta di antara kami’ batin adelia.


“gak percaya, bawa dia kesini baru abang tentukan boleh lanjut menikah atau tidak” ujar gilang tegas.


“Iya tapi sekarang dia sedang sibuk jadi belum bisa datang kesini, dia mau kok kesini secepatnya Cuma kemarin adel larang karena mama dan papa sedang ada di luar kota kan” elak adelia. Padahal alasan sebenarnya Alva masih belum mau menyetujui ajuan pernikahan darinya.


‘dasar pria gak normal’ umpat adelia dalam hati saat memikirkan Alva.


“baiklah begini saja, pernikahan kamu batal, dan mengenai pria itu, dia harus datang ke sini bertemu dengan papa, mama, dan abang mu, baru kamu boleh berdekatan dengannya” putus papa Aditama.


“tapi pa, bukannya gedung, makanan dan semuanya sudah papa bayar lunas? Papa akan rugi ratusan juta dan kita akan malu karena pernikahan adel gagal, kalau papa, mama dan abang setuju, adel bisa mengganti pengantin pria adel dan tidak akan rugikan?” protes adelia.


“Tidak bisa sayang, papa lebih baik rugi ratusan juta dan menanggung malu dari teman teman pengusaha papa, dari pada menyerahkan kamu dengan pria sembarangan, papa tidak mau hal seperti Keanu terjadi lagi” ucap papa Aditama lembut.


Air mata adelia langsung jatuh begitu mendengar ucapan papa aditama, dia tidak menyangka papa nya akan mengatakan itu, “Maafkan adel pa” adelia mulai terisak dan menangis.


Mama Santi pindah duduk dan mulai memeluk putrinya sambil mengusap punggung putrinya dengan lembut.


“Ini bukan salah kamu, cinta itu buta, mau abang kamu marah marah, kamu tidak akan mendengarkan bukan? Jadi ini bukan salah adek, yang salah adalah hati adek yang jatuh cinta pada pria yang jahat, jadi mengenai pria itu, jika dia mau menikah dengan adek, dia harus berani meminta persetujuan dari mama, papa dan abang, kalau dia tidak berani, dia bukan pria baik dek” nasehat mama Santi.


...🎳🎳🎳🎳🎳...


Pagi pagi sekali Fira sengaja mendatangi rumah Nara, dia berpikir jika Nara membantunya berbicara dengan Adelia, maka Adelia akan mau mendengarnya.


“Nara” panggil Fira, dia sudah sekitar 15 menit menunggu Nara keluar dari rumahnya.


Nara hanya tersenyum simpul pada fira dan berjalan menuju mobil miliknya, semenjak bekerja kehidupan keluarga Nara mulai naik, gadis itu sudah bisa membeli mobil dan memperbaiki kehidupan keluarganya.


“Nara! Nara dengarin gue dulu, please” Fira memegang lengan Nara untuk menahan gadis itu yang berlalu begitu saja.


“Apaan sih Fir, gue gak mau bantuin teman maca melo” gerutu Nara kesal.


“Nar, gue dan Keanu di jebak, tolong percaya sama gue, mana mungkin gue tega menjadi selingkuhan dari sahabat gue sendiri, gue mohon percaya sama gue nar, bantuin gue minta maaf dengan adel” lirih Fira.


“Urusan elo mau minta maaf sama Adel itu karena kesalahan elo, jangan bawa bawa gue, lo pikir kalau gue ikut campur adel bakal maafin elo, lagian siapa yang mau percaya kalau kalian berdua di jebak? Apa hubungannya dengan pemilik showroom mobil dengan seorang model sampai mereka di jebak? Kalau cari alasan itu yang masuk akal fira? Dari dulu otak lo emang gak bisa cari alasan yang bagus untuk berbohong” omel Nara.


Fira menatap kesal Nara, karena gadis itu tidak bisa dia tipu apa lagi untuk membantu dia malah semakin membuat Fira mati kutu.


“Nar, lo taukan gue model, gue bantuin Keanu yang akan menjual mobil baru di showroom miliknya, saat kami meeting dengan teman teman kerja Keanu entah kenapa mereka memasukkan obat dalam minuman kami, setelah Keanu cari tau mereka ingin menggagalkan pernikahan Keanu dengan menjebak kami berdua, makanya bantu gue bicara sama adel, agar pernikahan mereka tidak batal, Keanu sangat mencintai Adel” bohong Fira, sebenarnya dia memang selingkuhan Keanu, sejak dulu Fira memang tidak suka pada Adelia, karena Adelia sudah merebut sahabatnya Nara, sejak awal Nara adalah sahabat kecil Fira.


Tapi saat SMA nara mulai dekat dengan Adelia dan mulai jarang bersamanya hal itu membuat Fira mulai membenci Adelia, dan ingin merebut apa saja yang dimiliki Adelia termasuk calon suami Adelia, rencananya Keanu akan membunuh adelia secara perlahan setelah menikah dengan begitu harta kekayaan adelia bisa jatuh ke tangan Keanu dan akan menjadi miliknya tapi sayang sebelum rencana berjalan perselingkuhan mereka sudah lebih dulu di ketahui oleh Adelia.


“Ribet! Lo ngomong panjang lebar gak masuk di otak gue, selingkuh ya tetap aja selingkuh, gue gak bakal bantuin elo, karena sejak awal elo yang salah” ucap Nara tegas.


“Nara! Lo jahat sama gue, kenapa lo gak percaya sama gue? Gue ini sahabat kecil elo, kenapa lo berubah nar?” Fira mulai terisak hingga membuat sedikit kegaduhan di depan rumah nara.


“Loh nara kenapa fira nangis?” tanya bunda Nara yang keluar rumah karena mendengar suara ribut di depan rumahnya.


“Gak apa bun, bunda masuk aja” Nara mendorong bunda nya untuk kembali masuk rumah dan gadis itu menatap sinis pada Fira, “Kalau lo gak salah hati gue bakal bilang untuk bantuin elo, tapi sekarang hati gue tidak tergerak sedikitpun melihat tangisan elo, dan gue yakin elo bohong sama gue, jadi lo gak perlu mengarang bebas atau menangis membuat heboh, gue gak bakal bantuin” ucap Nara tegas dan benar benar meninggalkan Fira.


...🥍🥍🥍🥍🥍...