
Sudah satu jam Alva berada di dalam kamar mandi, dan hal itu membuat Adelia semakin penasaran, kenapa pria seperti alva lebih lama mandi dari pada dia yang wanita, Adelia membuka cepat handuk kimono yang dia gunakan, sekarang hanya tersisa lingerie transparan yang menampilkan pakaian dalamnya, sangat sexy dan hot menurut adelia.
Andai saja suaminya normal, mungkin adelia akan menari di depan suaminya dengan menggunakan lingerie itu dan bahkan adelia rela suaminya mengoyak ngoyak lingerie yang dia gunakan, melakukan malam panas yang biasa suami istri lakukan di malam pertama mereka, tapi khayalan hanya khayalan kenyataan yang dia dapati suaminya adalah pria tidak normal penyuka sesama jenis, mau dia menari tanpa busana pun adelia yakin suaminya tidak akan tertarik dan bereaksi melihat bentuk tubuh serta tariannya.
‘jangan berharap adelia jangan berharap kau hanya boleh fokus pada karir mu, jangan jatuh cinta pada pria tampan yang sekarang menjadi suamimu, karena dia selamanya tidak akan bisa mencintaimu’ gumam adelia dalam hatinya.
Adelia menghela nafas panjang lalu segera masuk dalam selimut, mengecilkan ac yang tadi membuat ruangan terasa sangat dingin, lalu mulai memejamkan matanya, adelia berusaha mengabaikan rasa penasarannya tentang kenapa suaminya lama di dalam kamar mandi ‘apa dia semedi di dalam sana?’ pikir adelia tiba tiba, beberapa detik kemudian adelia menggeleng cepat, adelia cepat cepat mengganti pikirannya mengatakan bahwa wajar kalau pria tidak normal penyuka sesama memang memiliki kelainan yang mirip dengan wanita, seperti mandi yang terlalu lama, mungkin alva adalah pihak ceweknya di dalam hubungannya bersama Ervan.
“hah~ beginilah kehidupanku, aku harus siap untuk menjadi perawan tua selamanya” gumam adelia pelan sebelum benar benar menutup matanya dan benar benar tertidur di dalam selimut tebal.
Tidak berapa lama adelia tidur, alva keluar dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawahnya. Alva geleng geleng kepala melihat istrinya yang sudah tertidur pulas yang hanya menyisakan kepala sedangkan badannya sudah tersembunyi dibalik selimut.
Alva kembali meneguk saliva ketika mengingat bagaimana adelia yang keluar dari kamar mandi, terlihat sexy dan sangat menggairahkan, Ini pertama kalinya alva tertarik untuk melihat bentuk tubuh wanita lebih dalam, bahkan wanita masa lalunya masih belum mampu membuat adik kecilnya seperti itu.
Alva cepat cepat mengganti baju tidur nya dan masuk ke dalam selimut dengan gerakan sepelan mungkin, dia takut adelia akan bangun dan melihat dirinya yang memerah dan mulai terlihat seperti orang gila.
Kepala Alva sekarang menghadap adelia, tanpa sadar alva semakin mendekat dan menempelkan bibirnya pada bibir adelia. Karena bibir alva yang terasa dingin akibat dia yang terlalu lama di kamar mandi membuat adelia bermimpi sedang menjilat ice cream, dan itu membuat ciuman alva dan adelia menjadi panjang dan sangat dalam.
Tanpa sadar tangan alva mulai menjalan meremas gundukan yang sejak tadi membuatnya penasaran. Alva merasakan adik kecilnya mulai menegang kembali karena adelia bukannya menolak malah mende_sah saat alva mencium dan memberikan remasan pada gundukannya.
‘Sial, aku harus menahan diri’ teriak Alva dalam hati dan berusaha melepaskan ciuman panasnya dengan adelia. Alva langsung duduk di kasur sehingga membuat selimut yang menutupi tubuh adelia tersingkap. Semakin menegang lah adik kecil Alva saat melihat baju yang adelia gunakan.
“ni cewek niat menggoda aku kan?” ucap Alva penuh keyakinan, menatap gundukan milik adelia yang baru saja dia pegang dan terasa pas ditangannya.
Alva mendekatkan dirinya diantara leher dan gunung kembar adelia dia memberikan beberapa kissmark pada badan adelia lalu kembali menutup tubuh adelia dengan selimut. Dan dia juga berusaha menutup matanya tapi gagal, karena detak jantung alva yang keras membuat pria itu susah tidur.
‘gak bisa, aku gak bisa seperti ini, kenapa ni cewek membuat aku seperti ini sih, dengan santainya menggunakan pakaian kurang bahan seperti itu, sekarang dia malah tidur nyenyak, ini pasti karena aku terlalu lama tidak berdekatan dengan wanita ya pasti karena itu makanya aku menjadi secemas ini’ alva terus mengomel panjang lebar dalam hatinya akibat dirinya yang mulai merasa kepanasan dan gelisah di saat yang bersamaan.
“apa aku bisa bertahan” jerit alva tertahan.
“dasar pria tidak normal!” igau adelia.
Kepala alva dengan cepat berputar menatap adelia yang sedang memejamkan mata, “kamu tidak tidur kan?!” tanya alva pada adelia.
Tapi yang alva dapatkan hanya suara dengkuran halus dari adelia. Ternyata tadi itu Adelia mengigau. Sekarang adelia semakin mengeratkan pelukan pada alva karena sudah merasa mendapatkan bantal guling miliknya dan membuat gunung kembar semakin menempel pada lengan alva.
“Adelia kamu benar benar membuatku gila!” Alva langsung duduk dan menyingkirkan tubuh adelia menjauh darinya, untung saja gadis itu tidak bangun karena memang adelia sulit sekali dibangunkan jika sudah tertidur tapi dia akan cepat bangun jika dia sendiri yang memutuskan untuk bangun.
Alva mengusap kasar wajahnya dan kembali masuk kedalam kamar mandi menyelesaikan apa yang sudah adelia bangunkan.
.
Alva sudah keluar dari kamar mandi untuk kedua kalinya, dia menatap kesal adelia yang sekarang tidur di tengah tengah kasur. “bagaimana aku bisa menahan diri, belum sehari saja kau sudah membuatku gila adelia” gumam alva pelan lalu pria itu berjalan menuju sofa yang ada di hotel dan mengambil selimut tambahan di dalam lemari.
Lebih baik tidur menjauh dulu, untuk sementara dari pada dia tertarik untuk melucuti lingerie yang adelia gunakan. Alva bersumpah dia akan menghancurkan semua lingerie milik adelia hingga gadis itu tidak bisa menggunakan lingerie miliknya.
Alva kembali menghela nafas berat begitu mengingat dia akan bulan madu selama 2 minggu bersama adelia, entah apa yang terjadi, apa dia bisa tetap mempertahankan tekad nya.
“ini semua pasti karena aku sudah lama tidak berdekatan dengan wanita pasti karena itu” gumam alva berulang kali untuk mengabaikan perasaannya yang sekarang sedang campur aduk.
Alva mendengus kesal pada adelia yang bisa tidur nyenyak dan merasa yakin bahwa dia adalah pria tidak normal penyuka sesama hingga membuatnya tidak waspada pada alva, apa lagi malu.
...🎧🎧🎧🎧🎧...