
Nara masuk ke ruang kerja adelia dengan terburu buru, gadis itu terlihat kesal dan marah saat masuk ke dalam ruang kerja adelia.
“kamu kenapa Nar?” tanya Adelia bingung.
“Diluar ada Keanu dan Fira, mereka kesini ingin mendesain baju khusus pernikahan mereka padamu” ujar Nara kesal. Sebenarnya dia tidak mau membiarkan kedua orang itu membuat baju pernikahan pada adelia, tapi nara tau adelia tidak akan seperti dirinya.
“Loh bagus dong, ya udah suruh Nia dan Agus untuk mengukur badan mereka lalu baru kita berbincang model seperti apa yang mereka inginkan” seru Adelia.
“del! Ini Keanu dan Fira! Kenapa kamu gak tolak aja adel!” gerutu nara dengan emosi yang membara.
Adelia tersenyum melihat sahabatnya yang lebih kesal pada Keanu dan fira dibanding dirinya sendiri. “Nar, kamu lucu banget sih, ya gak apa kita menerima pesanan mereka, kalau aku tolak justru keanu dan Fira berpikir aku sedih dengan adanya pernikahan itu, lebih baik kita menerima pesanan itu kan? kita untung dan tidak ada kerugian pada kita” jelas adelia.
“Tetap aja aku tidak mau meladeni mereka, masih banyak desainer lain kenapa harus kamu yang mereka pilih?” umpat nara.
Adelia kembali tersenyum kearah Nara, dirinya sendiri sudah tidak apa apa melihat Keanu, justru sekarang hatinya berpengaruh pada alva. Sejak dirinya menjadi terkenal, adelia mulai sibuk dan sering pulang tengah malam, di akibatkan banyak orang yang mulai suka dengan rancangan adelia, sampai sampai ada banyak pesanan khusus dimana adelia sendiri yang mendesain dan merancang baju yang diinginkan oleh pelanggan.
“huk huk huk, udah sana cepat suruh nia dan agus mengukur badan mereka lalu masuk kesini” adelia sedikit terbatuk karena memang tubuh gadis itu mulai merasa tidak enak beberapa hari ini. mungkin karena kecapekan kerja dan adelia juga sering telat makan.
“Kamu sakit del?” seru nara.
“gak apa kok, udah sana urus mereka, huk huk huk” adelia kembali terbatuk kecil.
Nara tidak bertanya lagi karena memang gadis itu tau kalau adelia sudah seperti itu berarti dia tidak mau pembicaraan itu dilanjutkan.
.
Fira dan Keanu sudah duduk di hadapan adelia menunggu gadis itu membaca ukuran badan mereka.
“Jadi desain seperti apa yang kalian inginkan?” tanya adelia terlihat professional sebagai seorang desainer.
“Aku ingin dress yang membuatku akan terlihat ramping dan juga sexy” ujar Fira penuh percaya diri.
Adelia menganggukkan kepalanya lalu mengeluarkan buku buku desain dress pernikahan yang belum pernah dia buat, “coba lihat lihat dulu, kalau masih belum ada yang suka, saya akan mencoba menggambarkan desain lainnya” ujar adelia sambil tersenyum.
“a-anu kak adel ada masalah kalau untuk desain seperti itu” bisik nia pada adelia.
“masalah apa nia?” tanya adelia heran.
“I-itu kakaknya sedang hamil, jadi agak sulit buat baju pas badan” bisik nia lagi.
Adelia langsung melihat kearah Fira dan Keanu yang melihat lihat desain baju buatannya. “kamu hamil Fira?” tanya adelia to the point.
Fira menghentikan gerakannya dan menatap adelia, “iya, apa itu akan menjadi masalah?” tanya fira dingin.
“sudah jalan 3 bulan, kami menikah 2 bulan lagi apa itu menjadi masalah, aku tidak mau perut gendut ku terlihat makanya aku mau pakai baju yang dapat memperlihatkan tubuhku yang langsing dan sexy” ujar fira masih dengan nada dingin dan sok.
“3 bulan? Adelia berpisah dari Keanu bahkan belum sampai 2 bulan, dan anakmu sudah berusia 3 bulan, hebat sekali” sindir Nara dengan tepuk tangan yang kencang.
“Ahh i-itu usia kehamilan tidak dilihat dari kapan dibuahi tapi dari kapan terakhir wanita menstruasi” ralat Fira, dia mulai kelabakan dengan ucapannya sendiri.
“hahahha benarkah?” ledek Nara sambil terus tertawa.
“Udah nar, jangan permasalahkan itu” sela adelia, gadis itu tersenyum hangat pada Fira dan Keanu, “maafkan asisten saya, apa bisa kak fira datang dua kali ke sini, satu bulan sebelum pernikahan dan 2 minggu sebelum pernikahan soalnya kita takut ukuran bajunya berubah, dan lagi biasanya pembuatan dress itu perlu waktu yang lama, kalau di buru seperti ini kami perlu uang extra karena seluruh staff akan ikut campur dalam pengerjaan agar cepat selesai, kalau kak fira setuju dengan syarat dari kami, akan kami lanjutkan proses pembuatan baju tapi jika tidak maka dengan berat hati kami menolak pesanan bajunya” jelas adelia sesopan mungkin.
“baiklah tapi aku mau dress itu benar benar menutupi kehamilanku!” seru Fira.
“akan kami usahakan” angguk adelia.
“tidak ada yang bagus, aku tidak suka desain desain yang ada di sini” Fira melempar buku sketsa adelia dengan sembarangan.
Nara yang mau marah langsung ditahan oleh Adelia, gadis itu menggenggam tangan Nara dengan cepat sambil memberikan kode pada Nara, untung saja Nara masih bisa menahan dirinya, kalau tidak mungkin Nara sudah mencakar wajah Fira dengan tangannya.
“bagaimana kalau kalian datang besok, saya akan mencoba membuat desain baru, yang mungkin anda sukai” pinta adelia dengan sopan.
“Baiklah, ayo sayang, kita pergi” Fira menggandeng Keanu dan segera pergi dari sana.
.
“Del! Sumpah aku pengen ucek ucek tu wajah nenek sihir! Kamu kok diam aja sih del!” amuk Nara setelah Keanu dan Fira pergi.
“iya kaka del, kok kakak baik banget sih, kalau aku udah sama seperti kak nara, akan aku tendang dia dari sini” tambah nia.
Bukannya ikutan marah seperti Nara dan nia, adelia malah tertawa, “terus aku harus mengikuti cara kalian berdua? Kalian ini aneh aneh aja, kalau aku mengikuti cara kalian berarti aku masih tidak terima dengan perselingkuhan yang mereka lakukan padaku, sekarang posisinya aku Sudah menikah kenapa aku masih mempermasalahkan masa lalu itu?” adelia mengungkapkan alasannya sambil kembali terbatuk batuk kecil, dia mulai merasakan kepalanya pusing tapi dia harus membuat desain yang Fira inginkan.
“tapi aku gak suka cara tu anak meremehkan kamu, del!” gerutu Fira kesal.
“Biarin aja, toh mereka sudah kena sanksi sosial sampai takut kehamilannya di ketahui public, udah deh biarin aja, jangan marah marah gitu, ntar cepat tua” canda adelia.
Nara geleng geleng kepala, “aku gak bisa jadi kamu yang terlalu baik del”.
“siapa bilang aku baik padanya? Aku justru akan memahalkan gaun yang sudah aku buat, kalau dia tidka terima ya sudah, cari sendiri desainer terkenal sepertiku” ujar adelia.
...🎺🎺🎺🎺🎺...