
8 iblis tak berperasaan kali ini mereka semua menunjukan taringnya.
Mereka menunjukan siapa sebenarnya mereka.
Kali ini mereka akan bertarung dengan serius.
50 Monster raksasa yang tersisa, mereka juga akan bertarung dengan serius.
Masing-masing dari mereka, tidak ada yang ingin kalah dan mati.
Zear di sini langsung menunjukan siapa sebenarnya dia.
Dia melesat dengan sangat cepat melebihi cahaya ke arah para monster.
Para monster hampir tidak bisa melihat pergerakan Zear yang terlalu cepat.
Namun mereka dapat melihatnya sedikit.
2 monster yang sedang ingin di serang oleh Zear itu, mereka melakukan pukulan kepada Zear yang sedang melesat dengan cepat.
Namun secara tiba-tiba saja tangan mereka terpotong.
Dan kepala mereka juga terpotong.
Astaroth, para Dewa, dan seluruh orang yang ada di sana.
Mereka tidak habis-habisnya terkejut dengan pertunjukan yang diberikan oleh Zear.
Zear dia benar-benar manusia namun dia bukan manusia, dia sudah seperti Dewa sesungguhnya.
Kekuatan Zear sudah tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.
Mereka sama sekali tidak bisa melihat pergerakan Zear.
Kecuali Astaroth.
Yang mereka semua ketahui hanyalah, tiba-tiba dua monster itu mati secara bersamaan.
Tak sampai di situ saja Zear juga kemudian melesat kearah monster lain dan menebas kepala mereka semua.
Suku raksasa yang memiliki kekuatan fisik yang benar-benar sangat kuat, dan memiliki kulit yang sangat tebal dan kuat, melebihi baja atau apapun itu.
Di hadapan Zear mereka sama sekali tidak ada apa-apanya.
Astaroth yang melihat itu, dia langsung berdiri.
"AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN KALIAN BERTINDAK SEENAKNYA." Ucap Astaroth yang sangat kesal.
Dia kemudian mengeluarkan sebuah busur berwarna biru yang sangat besar.
Dan kemudian ia menarik busur itu, tiba-tiba muncul sebuah anak panah berwarna biru, dan mengeluarkan aura yang sangat mengerikan.
Astaroth juga menambahkan aura tubuhnya pada anak panah dan panah itu.
Sehingga serangan Astaroth kemungkinan akan sangat berbahaya.
Astaroth pun melepaskan serangan nya, serangan Astaroth sangat kuat sangat besar dan sangat mematikan.
Serangan Astaroth bukan mengarah kepada Zear melainkan mengarah kepada para Dewa dan aliansi.
Serangan Astaroth benar-benar sangat cepat.
Mereka semua bersiap untuk menahan serangan Astaroth.
Walaupun mereka mengetahui bahwa kemungkinan mereka semua akan mati.
Tapi hal itu tidak menutup kemungkinan jika pertahanan yang mereka semua buat berhasil.
Panah yang sangat besar, kuat, cepat dan sangat mengerikan itu hampir sampai kearah mereka.
Namun tiba-tiba Zear berada di atas di depan mereka semua.
[God Slash]
Pedang Sword of god milik Zear pun bersinar terang.
Zear di sini kemudian menggunakan skill lain nya.
"Waktu berhenti." Ucap Zear sambil matanya yang mengeluarkan aura berwarna biru muda.
Dan tiba-tiba seluruh ruangan itu di mata Zear berubah menjadi abu.
Dan semua nya diam tidak bergerak.
Zear sekarang melawan hukum waktu.
Dia benar-benar sudah jadi dewa.
Zear kemudian menghancurkan anak panah yang melesat itu.
Zear melakukan ribuan tebasan.
Zear pun kemudian mengembalikan waktu ke normal.
Dan tiba-tiba saja anak panah milik Astaroth.
Hancur berkeping-keping di atas.
Lagi dan lagi, Zear membuat seluruh orang yang ada di sana.
INIKAH KEKUATAN SEBENARNYA DARI SANG PEMIMPIN IBLIS ZEAR.
Itulah yang ada di pikiran mereka semua.
"BA-BAGAIMANA BISA, ITU TIDAK MUNGKIN." Astaroth yang terkejut.
Para monster raksasa lain nya juga ikut terkejut, kali ini tubuh mereka bergematar dengan hebat.
Mereka semua tau bahwa raja mereka adalah orang yang sangat kuat.
Semua serangan yang di miliki oleh raja mereka.
Mustahil untuk di hindari, di tahan, ataupun di hancurkan.
Bahkan para Primordial demon yang lain nya mengakui kekuatan serangan dari Astaroth.
Kecuali pemimpin Primordial demon dia terlalu tidak masuk akal.
Bagi Astaroth dan para monster raksasa yang lain nya.
Ini adalah fenomena pertama kali dimana serangan Astaroth di hancurkan begitu saja dengan mudahnya.
"DIA TERLALU BERBAHAYA UNTUK DI BIARKAN HIDUP."
"AKU TELAH MEREMEHKAN DIA SIALAAN AKU HARUS MEMPERBAIKI KESALAHAN KU INI." Batin Astaroth.
Astaroth pun mengeluarkan senjatanya berupa sebuah tongkat yang sangat besar.
Dan di tongkat itu terdapat sebuah duri-duri yang terbuat dari besi.
Tongkat itu sangat besar dan sangat tebal, seperti tongkat bola baseball.
Dia melesat dengan kecepatan yang mengerikan. Dia kemudian melakukan serangan menggunakan tongkatnya itu.
Zear yang sama sekali tidak menyangka hal itu, dia tidak bisa menghindari serangan nya.
Zear terkejut, walaupun seperti itu Zear bertahan menggunakan kedua lengan nya.
Dan Astaroth pun berhasil melancarkan serangan kepada Zear.
Serangan itu benar-benar sangatlah kuat.
Zear pun terhempas sangat jauh, dia terhempas sampai menabrak tembok di sana.
Suara ledakan pun terdengar sangat keras dan kuat.
Tembok di sana pun retak dan membuat sedikit cekungan.
"ZEAR!!!!!!!!!!" Semua orang yang ada di sana yang terkejut.
Karena Zear berhasil terkena serangan Astaroth.
Mereka semua juga terkejut dengan serangan yang di lakukan Astaroth.
Benar-benar sangat kuat, bahkan sampai membuat bangunan yang ada di ruangan ini sedikit rusak.
Padahal dari tadi mereka melakukkan banyak serangan dan terkena ruangan itu.
Namun ruangan itu tidak retak sama sekali, benar-benar sangat kuat.
Astaroth pun terlihat sangat puas, karena serangan nya mengenai Zear dengan telak.
Zear yang dapat menahan serangan Astaroth yang sangat keras dan sangat kuat itu.
Dia langsung berteleport kedepan muka Astaroth.
Dan berhasil menendang pipi Astaroth dengan sangat keras dan sangat kuat.
Astaroth pun karena dia tidak menyangka serangan balasan Zear.
Dia sama sekali tidak bisa menghindari dan tidak bisa menahan serangan Zear itu.
Astaroth pun terhempas jauh sampai menabrak kursi singgahsana nya dan menghancurkan nya.
Kemudian dia sekarang menabrak tembok di sana dan berhasil membuatnya retak.
Dan membuat cekungan yang sama seperti Zear tadi.
"RAJA KU!!!!!!!!" Teriak para Monster raksasa.
8 iblis tak berperasaan, para Dewa, dan yang lain nya.
Mereka bernafas lega karena Zear baik-baik saja.
Namun mereka juga di sini terkejut, karena Zear sedikit terluka dan mengeluarkan sedikit darah segar di sisi bibirnya.
Mereka semua baru pertama kali melihat darah Zear.
Ternyata darah Zear sama dengan darah mereka yaitu berwarna merah.
Namun yang paling membuat mereka terkejut adalah Astaroth dapat melukai Zear dan dapat memberikan luka kepada Zear.
Dalam pikiran mereka sekarang, mereka ketakutan terhadap kekuatan yang di tunjukan oleh Astaroth.
Namun mereka juga terkejut dengan serangan balasan Zear yang benar-benar sangat mengerikan.
Di pikiran mereka ada harapan dan juga ada keputusasaan.