THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 76 Mengobrol



Zear, Jane, Devin, Reyhan, Fang Jiali, Fang Yin, Red, Hana. Mereka sudah kembali ke pulau Paradise island.


Mereka semua hari ini berniat bersantai sebentar sambil menunggu, Tabi, Rivaldi, dan Refi.


Itung-itung mereka bersitirahat sebentar dari padatnya jadwal kegiatan mereka.


Bahkan setelah Tabi, Rivaldi, dan Refi. Datang mereka berniat untuk mencari para bangsawan di seluruh dunia dan membunuh mereka semua tanpa tersisa satu pun.


Zear, Jane, Devin, Reyhan, Fang Jiali, Fang Yin, Red, Hana. Mereka semua benar-benar sangat dendam kepada para bangsawan.


Mereka tidak akan melepaskan para bangsawan begitu saja.


Saat ini Zear, Devin, Reyhan, Fang Yin. Sedang bermain game.


Sedangkan Hana, Fang Jiali, Jane, Mina, Red. Mereka sedang berada di dapur.


Mereka sedang melakukan sebuah eksperimen.


Mereka ingin membuat cemilan yang enak.


Zear, Devin, Fang Yin, Reyhan. Mereka sedang bermain game bola.


Sekarang yang sedang bertanding adalah Fang Yin, dan Reyhan.


Sedangkan Devin dan Zear melihat mereka berdua bermain.


Zear dan Devin mereka sedang mengopi dan memakan cemilan.


"Kak Zear apa kita harus mencari dan membunuh para bangsawan itu?" Tanya Devin.


"Iya tentu saja, tapi tenang saja Reyhan sudah mendapatkan semua informasi tentang bangsawan-bangsawan itu." Ucap Zear.


"Hmm jadi kemungkinan kita akan sangat mudah yah menemukan mereka." Ucap Devin.


"Seharusnya iya." Sahut Reyhan. Walaupun sedang fokus pada permainan, Reyhan tetap mendengarkan obrolan Devin dan Zear.


"Tenang saja lagi pula seluruh dunia akan membantu kita dalam menangkap mereka."


"Kita akan menghancurkan para bangsawan itu secara sepenuh nya."


"Dan kita akan membuat miskin para bangsawan itu."


"Kita akan membongkar semua aib mereka." Ucap Reyhan.


"Memangnya para bangsawan itu memiliki aib apa?" Tanya Devin.


"Setau ku kalau tidak salah mereka adalah penjahat berkedok bangsawan." Ucap Zear.


"Zear benar, aku rasa para bangsawan lebih buruk dari para penjahat."


"Memang apa yang bangsawan lakukan?" Tanya Fang Yin.


"Mereka memperbudak manusia, menjual obat-obatan, menjual organ manusia, dan masih banyak lagi, intinya mereka mereka lebih buruk dari pada apapun, dari dulu aku sangat membenci mereka." Ucap Reyhan.


"Dan sekarang akhirnya aku bisa menghancurkan mereka, rasanya sangat senang sekali. Ngomong-ngomong Zear bagaimana dengan negara Inggris." Ucap Reyhan.


"Ah masalah itu nanti di live seluruh dunia aku akan memberikan pernyataan nya, ya mungkin aku akan memaafkan mereka, kasian juga." Ucap Zear.


"Aku setuju dengan kak Zear lagi pula orang yang telah menghina kita mereka sudah di hukum."


"Setelah kita membunuh para bangsawan apa yang akan kita lakukan?" Tanya Fang Yin.


"AH SIAL!!!!!!! Kau curang Reyhan, sialll aku sedang tidak fokus, ulang-ulang." Ucap Fang Yin karena dia kebobolan.


Di tambah mereka bertanding sudah di menit 89.


"Kalah kalah saja dasar cengeng banyak alasan." Ucap Devin.


"Iya benar tidak ada pengulangan kami juga ingin bermain." Ucap Zear.


Reyhan pun tertawa tipis dan bergumam "Mampus hahaha"


"Iya iya baiklah lain kali aku akan menang lihat saja."


"Sudah main saja dulu jangan mudah menyerah ada menit tambahan itu." Ucap Devin.


"Iya tenang saja." Ucap Fang Yin yang fokus.


Namun tetap kalah.


Sekarang giliran Devin dan juga Zear.


Ya mereka bermain dengan santai sambil ngopi.


"Setelah kita membunuh para bangsawan, kita akan berlatih lagi, lebih keras dari sebelum nya, bagaimana pun juga sebentar lagi, para primordial akan bergerak, ini firasat ku saja semoga saja tidak terjadi."


"Bagaimana pun juga dunia kita belum siap melawan mereka, kekuatan mereka sama sekali tidak masuk akal." Ucap Zear.


"Kak Zear benar kita sama sekali tidak bisa tenang yah, selalu saja ada masalah." Ucap Fang Yin.


"Namanya juga hidup pasti selalu ada masalah." Ucap Reyhan.


"Apa game kali ini tidak ada taruhan?" Tanya Devin.


"Tidak ada, kemarin kita taruhan dan aku ketauan oleh Jane, dia langsung mengamuk." Ucap Zear.


"Kami bisa membayangkan nya." Ucap mereka secara bersamaan.


Sambil membayangkan Zear yang berubah menjadi es.


"Tidak separah itu juga." Ucap Zear yang mengetahui pikiran mereka.


"Hhahaah bilang saja kak Zear takut kalah." Ucap Devin.


"Hoho Devin kau jangan menggali kuburan mu sendiri." Ucap Zear.


"Hehehe jadi gas taruhan?"


"GA-" Zear yang ingin menerima tantangan Devin namun tiba-tiba Jane dan yang lain nya memasuki ruangan.


Ketika para wanita memasuki ruangan, mereka semua langsung terdiam dan berpura-pura fokus pada gamenya.


"Kalian kenapa?" Tanya Jane.


"Zear apa kamu taruhan lagi?" Tanya Jane.


"Tidak tanya saja pada mereka." Ucap Zear.


"AH SIALLLL AKU LUPA MEREKA TIDAK PANDAI BERBOHONG SEPERTI KU." Batin Zear.


"Ehem ehem awas DEVIN AKU AKAN MENYERANG." Zear yang mengalihkan pembicaraan.


"TENANG SAJA DEFEND KU SANGAT BAGUS." Ucap Devin.


"Mereka berdua benar-benar bodoh." Batin Reyhan.


"Aku rasa aku akan berpura-pura makan saja." Batin Fang Yin.


***


Akhirnya Rivaldi, Refi, Tabi. Tiba di pulau Paradise island.


Mereka di sambut hangat oleh Zear dan yang lainnya.


Rivaldi, Tabi, Refi. Mereka terlihat sangat senang.


Mereka benar-benar terlihat sangat senang bahkan mereka hampir pingsan.


Mereka tidak percaya bahwa mereka bisa bertemu dengan seluruh anggota 8 iblis tak berperasaan.


Mereka seperti dalam sebuah mimpi saja.


Mereka terus memuji 8 iblis tak berperasaan, mereka juga meminta tanda tangan anggota 8 iblis tak berperasaan yang lain nya.


Mereka bertiga benar-benar fans 8 iblis tak berperasaan.


Mereka sangat senang bisa bekerja dengan 8 iblis tak berperasaan.


Mereka bersumpah tidak akan pernah melupakan hal itu.


Namun Zear dan yang lain nya di sini menawarkan mereka bertiga untuk bekerja tetap di pulau Paradise island.


Mendengar hal itu mereka langsung menerimanya, lagi pula mereka sudah menyelesaikan semua tugas mereka di luaran sana.


Mereka benar-benar sangat bahagia.


Zear dan yang lain nya juga menyuruh mereka bertiga untuk membawa keluarga mereka ke pulau Paradise island.


Intinya mereka bertiga sangat senang.


Mereka berjanji mereka akan bekerja dengan sangat baik di Paradise island ini.


Setelah itu mereka pun melakukan pekerjaan nya.


Disini yang Live Zear, Reyhan, Jane.


Mereka menjelaskan semuanya pada dunia.


Apa yang telah terjadi kemarin-kemarin.


Mereka menjelaskan masalah negara Inggris dan membuat pernyataan memaafkan mereka.


Mereka juga menjelaskan bahwa mereka mencari para bangsawan dan akan membunuh nya.


Seperti biasa Zear mereka mengancam dunia jika.


Sampai mereka menghalangi jalan Zear dan yang lain nya, maka mereka akan membunuh siapapun orang yang menghalangi jalannya.


Mereka juga menjelaskan masalah Edwart.


Tapi disini mereka tidak menjelaskan keluarga Mina.