
"Papah mamah bukankah kita terlihat seperti orang yang sangat penting." Ucap Mina yang bingung.
Karena sepanjang jalan terdapat banyak orang berjas hitam yang berjajaran, dan memberi hormat kepada Zear, Jane, dan Mina.
Akibat dari itu juga Mina, Jane, Zear menjadi pusat perhatian, dan menjadi perbincangan hangat.
Teman-teman Mina yang ikut di belakang Zear, mereka sangat takjub kepada Mina, dan mereka terus memuji Zear dan juga Jane.
Mereka terus membicarakan kehebatan Zear dan juga Jane, yang bisa mendatangkan orang terpenting di indonesia yaitu pemimpin asosiasi hunter dan juga presiden.
Mereka benar-benar terlihat senang begitu pula dengan Mina. Melihat mereka kami juga ikut senang.
Zear dan Jane saling bertatapan dan tersenyum.
"Oh yah om dan tante akan memberikan kalian hadiah." Ucap Zear.
"Ini hadiah agar kalian tetap semangat dalam belajar, dan tanda terima kasih karena telah menjadi teman baiknya Mina." Ucap Zear.
"Ini kertas apa om?" Tanya mereka yang polos.
"Ini adalah cek, ini adalah selembar kertas yang dapat membeli banyak barang." Ucap Zear.
"Berikan ini kepada orang tua kalian, maka mereka akan mengerti." Ucap Zear.
"Itu adalah uang jajan untuk kalian, kalian harus menyimpan kertas itu dengan baik dan berikan kepada orang tua kalian." Ucap Jane.
"Karena kami tidak mengerti kami akan memberikan ini kepada orang tua kami, tapi sebelumnya kami sangat berterima kasih kepada om, tante, dan Mina." Ucap mereka dengan sangat sopan dan menundukan kepala mereka.
Zear Jane pun mengelus kepada mereka, total ada 6 anak yang berteman dengan Mina, 3 pria, 3 wanita.
Mereka terlihat sangat senang ketika Zear dan Jane mengelus kepala mereka.
Mereka berenam benar-benar sangat mengidolakan 8 iblis tak berperasaan.
Terutama Zear dan Jane.
Di sini Zear memberikan sebuah cek senilai 15 miliyar kepada anak-anak itu.
Itu cukup untuk membiayai mereka seumur hidup, bisa di bilang mereka mendadak jadi orang kaya.
Mina, dan teman-teman Mina pun mereka mengucapkan salam perpisahan.
Mereka juga mengucapkan salam perpisahan kepada Zear dan Jane.
Zear dan Jane pun sekarang berada di sebuah mobil "Papah, mamah terima kasih hari ini Mina sangat senang sekali." Mina yang tersenyum bahagia.
Sekarang mereka sedang berada di mobil.
"Mamah dan papah juga ikut senang bila Mina senang." Ucap Jane.
"Hari ini Mina dapat membuktikan kepada semua teman Mina bahwa semua perkataan Mina bukanlah kebohongan." Ucap Mina.
"Iya Mina adalah anak yang baik." Ucap Jane.
"Iya mah terima kasih hehehehe."
"Apa Mina mau cemilan?" Tanya Zear.
"Ah iya mamah membelikan cemilan kesukaan Mina."
"Woahhh benarkah?"
"Tentu saja benar....Tada....."
"Woahhh apa Mina boleh membuka dan memakan nya sekarang?"
"Tentu boleh sayang."
"Makasih pah mah." Mina yang terlihat senang.
"Sama-sama." Ucap Zear dan Jane yang ikut senang juga.
***
Mereka semua pun kembali ke rumah, mereka langsung di sambut oleh ayah ibu Zear dan Jane.
Sekilas mereka seperti keluarga lengkap yang sangat bahagia, tapi memang seperti itu kenyataan nya.
Zear dan Jane di sini mengajak mereka untuk pergi ke paradise island, yaitu pulau pribadi mereka sendiri.
Seperti biasa reaksi mereka semua sangat bersemangat, Mina juga terlihat sangat senang.
Karena akhirnya dia bisa bertemu dengan Red di sana.
Di sini Jane dan Zear juga mengajak ibunya Devin.
Dan dia pun setuju, karena dia merindukan anaknya itu.
Singkatnya mereka pun pergi meninggalkan indonesia.
Tak lupa mereka juga berpamitan dengan beberapa orang penting di indonesia, seperti presiden dan para pemimpin asosiasi hunter indonesia.
***
Mereka pun akhirnya sampai di pulau Paradise island.
Ketika pulau Paradise island di rombak besar-besaran, Paradise island benar-benar terlihat indah.
Padahal pulau itu baru saja mengalami perombakan pada bangunan jelek-jelek dan beberapa kurungan untuk para budak.
Dan sekarang hal itu akan di gantikan dengan bangunan yang lebih layak.
Zear, Jane, Reyhan, Devin, Fang Yin, Red, Fang Jiali, Hana. Mereka semua benar-benar akan menciptakan sebuah surga di pulau itu.
Pulau Paradise island akan menjadi pusat perhatian dunia suatu saat nanti, dan akan di cap sebagai tempat terbaik.
Itulah tujuan mereka semua.
Ketika Zear dan yang lain nya turun dan menyentuh tanah Paradise island.
Mereka di sambut langsung oleh Devin dan yang lain nya.
Mereka menjemput Zear dan yang lainnya menggunakan sebuah mobil untuk offroad yang cukup besar.
Total ada 6 mobil offroad yang mereka gunakan sekarang.
"Mobil itu kalian dapat dari mana?" Tanya Zear.
Hana, Devin, Reyhan tersenyum.
"Itu dari hasil memalak kita." Ucap Mereka dengan sangat bangga.
"Kerja bagus, total ada berapa mobil seperti itu?" Tanya Zear sambil tersenyum senang.
"50 unit dan semua itu adalah mobil offroad terbaik." Ucap Reyhan.
"Baguslah dengan begini mereka semua tidak perlu berjalan kaki lagi dari daratan rendah ke gunung." ucap Zear.
"Kau benar." Ucap Reyhan.
"Kak Zear mau coba mengendarai? Kita balapan dari sini sampai istana bagaimana?" Tanya Devin.
Zear pun tersenyum dan ingin melakukan nya, namun tiba-tiba Jane memukul kepala Zear.
Dan memarahi Zear soalnya disini mereka akan membawa Mina, jadi mereka tidak boleh mengebut dalam mengendarai mobil offroad.
Zear hanya menganggukan kepalanya seperti anak kecil.
Itulah mengapa Devin dan yang lainnya membuat sesuatu seperti perintah tertinggi.
Dari mulai yang paling tinggi adalah Mina, kemudian mertua Zear, kemudian Jane dan baru Zear.
Devin, Reyhan, dan yang lain nya hanya lebih takut kepada Mina, Jane, dan mertua Zear, dari pada Zear.
Ya itu semua karena berdasarkan perintah tertinggi.
Mereka semua pun akhirnya menggunakan mobil offroad dan berjalan-jalan sebentar melihat-lihat keindahan pulau Paradise island.
Semua orang pun terlihat sangat senang.
Dan bahkan mereka semua juga bermain di pantai.
Saat ini kami semua seperti sedang berliburan saja.
Kami terbebas dari tugas, dan kami benar-benar seperti merasa hidup kembali.
Kami juga makan-makan di pantai.
Benar-benar hari yang menyenangkan tenang dan damai.
Kehidupan seperti ini lah yang mereka idam-idam kan.
Dari dulu kehidupan seperti ini yang mereka inginkan, namun terkadang dunia benar-benar tidak adil.
Pada mereka semua, mereka semua Zear dan yang lain nya, adalah orang-orang yang pernah mengalami pahitnya hidup.
Namun mereka semua tidak menyerah dan terus menjalani pahitnya hidup, sampai akhirnya mereka semua berada di titik sekarang.
Dan sekarang setelah semua itu, mereka pun kembali ke istana.
Zear kembali bekerja sedangkan Jane mengurus Mina dan masih ingin bersenang-senang dengan Mina.