
Akhirnya Zear kembali ke bumi setelah dia pergi beberapa bulan dan melawan Oscar sang Dewa kegelapan.
Zear sekarang menjadi lebih kuat lagi dari sebelum-sebelumnya.
Ketika Zear kembali Zear tiba-tiba saja di sambut oleh Mina.
Mina yang melihat Zear yang keluar dari sebuah portal, Mina terlihat sangat senang dia langsung berlari dan memeluk Zear.
Zear pun kebingungan, kenapa Mina ada di sana.
"Papah akhirnya papah kembali setelah beberapa hari pergi, Mina pikir papah akan pergi lama lagi, tapi untungnya tidak."
"Apa Mina selalu menunggu di sini?"
"Iya Mina sering bermain juga di sini, sambil menunggu kepulangan papah hehehe."
"Begitu yah" Ujar Zear sambil tersenyum dan mengelus kepala Mina dengan lembut.
"Ah iya Mina sampai lupa, Mina ingin memberitahu kepada ayah, bahwa sekarang di seluruh dunia sedang di serang oleh portal yang sangat besar."
"Bahkan di tempat kita juga ada papah, dan katanya portal yang menyerang pulau kita lebih besar dari pada portal yang ada di negara lain nya, atau pun pulau lain nya."
"Sekarang mamah dan yang lain nya sedang berada di pantai dan menahan gempuran para monster yang menyerang." Mina yang terlihat khawatir.
"Firasatku memang selalu benar, bajingan pemimpin Primordial demon itu menyerang bumi, aku harus menyelesaikan semuanya." Batin Zear.
"Mina tidak perlu khawatir sekarang papah sudah kembali, papah akan menyelesaikan semuanya."
"Iya pah semangat." Mina yang menyemangati Zear.
Zear pun tersenyum dan mengelus kepala Mina lagi.
"Kalau begitu papah pergi dulu, Mina baik-baik di sini yah."
"Iya pah siap."
Zear pun berteleport ke tempat dimana Jane dan yang lain nya sedang bertarung.
Zear dapat merasakan aura pertarungan yang terjadi di pantai, pertarungan tersebut bisa di bilang cukup mengerikan, karena monster yang di lawan saat ini oleh Jane dan yang lain nya.
Bukanlah monster biasa. Mereka adalah monster yang sangat kuat dan jumlah mereka tidak lah sedikit.
Jane dan yang lain pun sekarang bisa merasakan kehadiran Zear.
"Akhirnya Zear kembali." Ujar Jane.
"Hhahaha iya benar kak Jane akhirnya kak Zear kembali, aku tidak menyangka kak Zear akan kembali dengan cepat." Ujar Devin.
Mereka semua terlihat sangat senang karena Zear telah kembali.
Jane dan yang lain nya sekarang merasakan sebuah kekuatan yang sangat dahsyat mengalir dalam tubuh mereka.
Mereka merasa sangat kuat melebihi sebelum-sebelumnya.
"Seperti biasa Zear kembali itu artinya kita bertambah lebih kuat." Ujar Reyhan.
"Yap kau benar Reyhan." Sahut Red.
Zear pun tiba di sana dia sekarang berada di atas mereka, dia sedang terbang.
Zear melihat ratusan monster yang berukuran raksasa, yang sedang berada di laut menuju ke pantai.
Zear di sini menggerakan lengan nya ke samping, dan tiba-tiba saja gelombang kejut aura berwarna putih yang sangat besar.
Melesat kearah para monster itu, dan membelah dua bagian tubuh mereka dengan mudah.
"Yap untung yang mengeluarkan skill itu adalah kak Zear, jika orang lain mungkin aku tidak akan mempercayainya," Sahut Fang Yin.
"Aku setuju dengan argumen mu Red." Sahut Hana.
Jane di sini langsung memeluk Zear tanpa memperdulikan apapun.
"Aku kembali."
"Ya selamat kembali sayang."
"Ehem ehem." Reyhan dan yang lain nya yang sedang menyadarkan Zear dan Jane.
"Uhm jadi sudah berapa lama para monster menyerang?" Tanya Zear.
"Mereka menyerang dari kemarin, oh yah Zear apa monster yang kita lawan kali ini adalah monster bawahan dari pemimpin Primordial demon?" Tanya Jane.
"Entahlah aku juga tidak tau."
"Yang pasti untuk memastikan nya, kita akan masuk ke dalam dan menghabisi semua monster di sana." Ujar Zear.
"Tapi sebelum itu aku ingin kalian mempersiapkan diri, karena ada kemungkinan kita akan melawan, pemimpin Primordial demon, atau melawan monster yang sama kuatnya dengan para Primordial demon." Ujar Zear.
Mereka semua pun menganggukan kepala nya.
Akhirnya Zear dan yang lain nya pun memasuki portal tersebut. Sambil membunuh para monster dengan mudah.
Mereka adalah monster yang sangat kuat, namun Zear dan yang lain nya lebih kuat lagi, jadi mereka dapat membunuh monster seperti membunuh seekor semut sangatlah mudah.
Zear dan yang lain nya ketika sampai di alam lain, mereka terkejut karena banyak manusia berada di sana.
Zear dan yang lain nya pun kebingungan dan keheranan kenapa bisa mereka sampai ke sana.
Mereka pun menduga bahwa orang-orang itu memasuki portal tersebut, mereka pasti sama sekali tidak mengira bahwa portal yang mereka masuki adalah portal yang sangat berbahaya.
Para Dewa, dan orang terkuat lain nya berada di sana.
Mereka sedang bertarung melawan banyak nya monster, dan mereka semua terlihat kelelahan, Zear dan yang lainnya pun memperkirakan bahwa mereka telah berada di sana cukup lama.
Zear dan yang lain nya pun langsung membantu mereka semua, Zear dan yang lain nya menghabisi monster yang sangat banyak itu menggunakan skill tingkat Dewa milik mereka.
Dan hanya dalam waktu sekejap saja puluhan juta monster di sana yang besar maupun kecil, mati terkena serangan Zear dan yang lain nya.
Para Dewa dan rangker terkuat pun menengok kearah Zear dan yang lain nya.
Mereka bernafas dengan lega, dan mereka terlihat sangat senang, karena akhirnya Zear dan yang lain nya datang kesana.
Bisa dibilang Zear dan yang lain nya seperti pahlawan kesiangan.
Namun walaupun seperti itu, nyawa mereka tetap terselamatkan, mereka merasa tenang ketika melihat Zear dan yang lainnya, datang membantu mereka semua.
Mereka berperang di sebuah tempat yang sangat mengerikan, tempat tersebut, merupakan tempat mati dan cukup bau, tempat tersebut memilik tanah berwarna hitam keunguan.
Dan langit tempat tersebut terlihat sangat mengerikan, langit di sana terlihat seperti badai, awan hitam di mana-mana dan mengeluarkan petir berwarna ungu yang sangat dahsyat.
Kedatangan Zear dan yang lainnya juga membuat mereka heboh, mereka semua tidak menyangka bisa melihat langsung kekuatan dari 8 iblis tak berperasaan secara langsung.
Dan dari tadi mereka semua hanya terdiam takjub dan tidak ikut bertarung, karena semua monster di sana hampir di habisi oleh 8 iblis tak berperasaan.
Mereka semua takjub sekaligus merinding ketakutan.
Monster yang tak terhitung jumlahnya di serang oleh 8 iblis tak berperasaan dalam waktu sekejap menjadi sedikit.
Di tambah skill yang di keluarkan oleh 8 iblis tak berperasaan bukan sekali saja, tapi berkali-kali dan bermacam-macam.
Mereka hanya bisa melihat pembantaian para monster itu, mereka sampai bertanya-tanya apa yang mereka lawan adalah monster atau semut.
Kenapa para monster itu terlihat mati dengan mudah oleh 8 iblis tak berperasaan.