THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 136 Serangan Zear



"Red ini perasaan ku atau bukan, tapi entah kenapa aku merasa bahwa kekuatanku sudah setara dengan Primordial demon" Ucap Devin.


"Aku juga merasa seperti itu." Sahut Fang Yin.


"Lebih tepatnya kita sudah lebih kuat dari para Primordial demon." Jawab Red.


"Apa?" Semua orang yang tercengang karena mendengar perkataan Red.


Mereka seakan-akan tidak percaya dengan jawaban yang diberikan oleh Red.


Red pun disini menjelaskan kepada mereka semua, kenapa hal itu bisa terjadi.


Mereka pun merinding ketika mendengar penjelasan Red, pada akhirnya Zear juga yang membuat mereka semua kuat melebihi Primordial demon seperti sekarang.


Mereka sekarang bertanya-tanya sekuat apa Zear.


Mereka saja sekarang sudah merasa sangat kuat, apalagi Zear yang membuat mereka kuat seperti sekarang.


Puluhan juta Monster melesat dari langit menuju tempat Zear dan yang lain nya.


Dan ada ratusan juta monster lain nya yang sedang melesat ke berbagai tempat.


Zear dan yang lain nya pun sekarang sedang melihat sesuatu yang sangat mengerikan.


Pasukan milik Aphophis benar-benar sangat banyak. Pemandangan ini di lihat oleh seluruh dunia.


Dan mereka tercengang terkejut.


Sebenarnya jumlah pasukan musuh ada berapa? Kenapa musuh seperti memiliki pasukan yang tidak terbatas.


Mereka terus mengirim monster tanpa henti.


Aphophis sekarang sedang bersembunyi di balik banyaknya pasukan dia sedang ketakutan.


Dia juga sedang memulihkan dirinya dari serangan Zear yang sangat mengerikan.


Aphophis terlihat sangat kesakitan ketika dia menerima serangan Zear, dia menerima luka yang sangat berat.


"Perasaan apa tadi itu? Siapa dia? Kenapa ketika aku dekat dengan nya aku tidak bisa melakukan apapun, dan apa ini mungkin perasaan yang kurasakan adalah perasaan takut? Tidak mungkin, mana mungkin aku takut pada manusia itu"


"Tapi tubuhku tidak mau berhenti bergemetar dan keringat terus bercucuran, kenapa ada apa dengan diriku."


"Sialaan serangan dia membuatku kesakitan seperti ini, aku seperti pernah merasakan perasaan ini, perasaan seperti ini, yah ini adalah perasaan ketika aku melawan dia." Batin Aphophis.


Aphophis benar-benar sangat ketakutan sekarang, dia sebenarnya ingin kabur dari sana dan kembali ke dunia nya.


Tapi dia tidak bisa melakukan itu, jika dia melakukan itu maka dia hanya akan menjadi bahan cemoohan Primordial demon lain nya, terutama Azazel.


Dia tidak ingin seperti itu, bagaimana pun juga dia adalah Primordial demon terhormat dan terkuat di antara yang lain nya.


Aphophis tidak bisa menerima semua cemoohan mereka nanti.


Aphophis pun tidak tau apa yang akan terjadi kedepan jika dia melawan orang itu.


Tapi yang pasti Aphophis tidak akan kabur dari sana, dia hanya akan memanfaatkan semua yang dia miliki untuk mengalahkan orang itu.


Aphophis juga di sini akan bertransformasi, untuk mengalahkan dia Aphophis wajib melakukan itu.


Di pikiran Aphophis masih terngiang-ngiang kejadian tadi.


Dia benar-benar sangat kesal sekarang.


Lalu terlintas di pikiran dia sebuah nama yang membuat Astaroth dan Azazel kalah.


Nama itu tidak lain adalah Zear.


Aphophis akhirnya menyadari bahwa orang yang membuat dia ketakutan tadi adalah Zear, orang yang dia cari dari tadi.


Aphophis tidak ingin mengakui semua perkataan Azazel, tapi apa yang di katakan Azazel adalah kebenaran.


Zear sangat mengerikaan.


Aphophis sekarang mengerti kenapa Astaroth mati dan Azazel kalah.


Azazel adalah orang yang beruntung karena bisa selamat dari manusia yang memiliki kekuatan hampir sama dengan pemimpin mereka.


Aphophis tidak menyangka hal ini sama sekali. Dia berpikiran bahwa orang yang akan dia lawan hanya setara dengan Azazel dan Astaroth.


Itulah kenapa dia sangat percaya diri untuk menyerang bumi sendirian.


Namun pada akhirnya dia sama seperti Astaroth dan Azazel yaitu membuat kesalahan.


Kini dia tidak bisa kembali lagi, dia mau tidak mau harus berjuang sampai akhir.


Aphophis memiliki tubuh seperti manusia, bedanya hanya di kulitnya saja Aphophis memiliki kulit seperti kulit ular berwarna hitam.


***


Zear yang masih menatap ke atas langit, "Ohhh sepertinya dia melakukan transformasi, yah aku tidak peduli juga, sekarang aku bisa mengalahkan dia dengan sangat mudah, jika sekalipun dia bertransformasi." Batin Zear.


"Tapi sekarang yang akan aku bereskan bukan dia, tapi pasukan nya terlebih dahulu." Batin Zear.


Zear pun kemudian menggerakan telunjuknya ke atas.


[God of destroyer] Tiba-tiba saja muncul sebuah bola berukuran seperti bola baseball di atas telunjuk Zear.


Bola itu berwarna putih dan terlihat sangat tebal dan sangat padat.


Bola itu tiba-tiba saja melesat dengan sangat cepat ke atas langit.


Monster pun yang melihat itu mereka tidak terkejut sama sekali, mereka justru tertawa karena serangan yang di lakukan oleh Zear.


Terlihat seperti sangat lemah, dan bagi mereka serangan menggelitik seperti itu tidak berpengaruh pada apapun.


Oleh karena itulah mereka tidak berniat untuk menghindari serangan dari Zear.


"Dasar bodoh." Batin Zear sambil tersenyum.


Dan bola itu pun tiba-tiba menyentuh salah satu monster.


Bola itu pun mengeluarkan cahaya yang sangat terang.


Dan cahaya itu memenuhi langit.


Dan tiba-tiba saja terjadi sebuah ledakan yang sangat dahsyat terjadi di langit.


Ledakan itu benar-benar sangat besar dan suara nya benar-benar sangat nyaring.


Bahkan saking kuatnya ledakan itu, orang yang berada di bumi juga merasakan nya.


Ledakan tersebut merupakan ledakan yang paling mengerikan yang pernah manusia lihat dalam sejarah.


Ledakan itu kemungkinan dapat menghancurkan bumi dengan mudah.


Itu sangatlah mengerikan.


Akhirnya bekas ledakan pun menghilang dan di langit sekarang tidak terlihat apapun.


Para monster yang jumlahnya sangat banyak yang tak terhitung jumlahnya.


Kini semuanya menghilang dan hanya menyisakan seorang saja.


Dia tidak lain adalah Aphophis yang sudah bertransformasi.


Aphophis sekarang di selimuti aura berwarna hitam yang pekat dan tebal seperti sebuah armor.


Dia juga menggunakan sebuah sayap berwarna hitam, di atas kepalanya sekarang ada sebuah cincin berwarna hitam yang sebesar kepalanya.


Dia sekilas terlihat seperti malaikat maut.


Dan ukuran Aphophis sekarang jauh lebih besar, dia sekarang memiliki ukuran 10 meter.


Hal yang paling mengejutkan bagi seluruh dunia dan membuat mereka semua tercengang terkejut adalah serangan yang di lakukan oleh Zear.


Tanpa di beritahu pun seluruh dunia sudah mengetahui siapa yang melakukan serangan sehebat itu.


Mereka sangat yakin sekali orang yang melakukan itu adalah Zear.


Kekuatan Zear benar-benar sangat gila jauh di luar otak ataupun akal manusia.


Serangan dia di prediksi dapat menghancurkan bumi dengan mudah nya.


Seluruh dunia sekarang hanya bisa terdiam tidak berbicara mereka semua tercengang.


Termasuk rangker terkuat di dunia, para Dewa, 8 iblis tak berperasaan.


Mereka semua sekarang menelan ludah mereka sendiri.


Serangan Zear benar-benar sangat mengerikan.


Aphophis yang sudah tersadar kembali, dia melihat sekitaran dan betapa terkejutnya dia ketika melihat seluruh pasukan nya telah mati dan tak tersisa satu pun.


Aphophis dia sekarang sedang kebingungan dengan apa yang terjadi kepada pasukan nya kenapa mereka semua musnah dan tidak tersisa satu pun.