THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 45 Melawan bos monster



"Apa kau pikir mengalahkan ku semudah itu" Ucap bos monster menggunakan bahasa suku Yim, yang ternyata masih hidup, namun dia terluka cukup parah.


Dan untungnya dia tidak memiliki skill meregenerasi tubuhnya sendiri.


"Aku pikir kau sudah mati, ternyata kau masih hidup, kau hebat aku sampai tidak menyadari bahwa kau masih hidup." Ucap Zear menggunakan bahasa suku Yim.


"Tentu saja, karena aku adalah salah satu leluhur suku Yim." Ucap nya.


Yang membuat Zear terkejut dan semakin kebingungan.


"Bukan nya suku Yim sudah lama punah?" Tanya Zear.


Yang membuat bos monster terkejut, mereka berdua sekarang sama-sama kebingungan.


Bos monster bingung kenapa Zear mengetahui hal itu, sedangkan Zear bingung kenapa ada leluhur suku Yim.


Padahal suku Yim sudah lama hancur dan punah.


"Kau siapa?" Tanya bos monster dengan tatapan yang mengerikan.


"Kau tidak perlu tau aku siapa, lagi pula kau akan mati disini, jadi buat apa aku repot-repot memberitahu nama ku." Ucap Zear.


"Justru kau lah yang akan mati disini, kau sangat berbahaya, aku harus membunuh mu disini." Ucap Bos monster.


"Kemarilah maju." Ucap Zear.


"Sayang apa yang kalian bicarakan?" Tanya Jane.


"Dia akan menyerang." Ucap Zear.


Dan tiba-tiba bos monster itu berada di depan Jane. Dan ingin menebas Jane menggunakan tombak nya yang baru.


Jane pun hanya bergerak sedikit ke kiri, dan dia berhasil menghindari serangan mengerikan dari bos monster itu.


Efek dari serangan bos monster itu sangatlah mengerikan tanah disana terbelah menjadi dua.


Jane pun melakukan tendangan putaran ke arah wajah Bos monster.


Bos monster dapat menghindari serangan Jane.


Tapi Zear tiba-tiba berada di samping bos monster, dan menendang perut samping bos monster itu.


Bos monster itu pun terhempas jauh.


"Zear apa kamu merasa bahwa dia bertambah kuat?" Tanya Jane.


"Ya aku juga merasakan nya."


"Jane apa kau ingin mengalahkan nya sendirian, itung-itung sebagai latian, aku ingin melihat perkembangan mu, dan aku rasa kamu pasti bisa membunuh dia dengan mudah." Ucap Zear.


"Baiklah aku akan melakukan nya sendiri." Ucap Jane sambil tersenyum senang.


Jane pun melesat dengan sangat cepat, begitu pula dengan bos monster itu yang melesat dari arah berlawanan.


Bos monster itu sedang berada di mode pengeluaran aura energi keseluruh tubuhnya.


Sedangkan Jane masih seperti biasa, dia belum mengeluarkan energi dari tubuhnya.


Mereka berdua pun bertarung cukup sengit, seperti biasa Jane sepertinya ingin menang tanpa mengeluarkan energi.


Alias Jane hanya ingin mengandalkan kekuatan fisiknya saja.


Mereka berdua bertarung dengan sangat cepat, mereka bertarung menggunakan senjata mereka masing-masing.


Pertarungan mereka sama sekali tidak bisa di lihat oleh mata manusia biasa.


Zear yang menganggur melihat kesekitaran.


"Ternyata monster di sini masih cukup banyak, baguslah kalau begini aku tidak menganggur." Batin Zear sambil tersenyum.


Zear pun mengeluarkan sword of god.


Hanya dengan mengeluarkan pedang itu bisa membuat atmosfer di sekitaran nya berubah.


Para monster dan teman aliansi Zear lain nya dapat merasakan kengerian dari pedang yang di keluarkan Zear.


Pedang itu memiliki aura berwarna biru yang sangat kuat tebal dan pekat.


[Move Free] itu adalah skill Zear yang baru.


Dan skill itu hanya bisa di pasangkan pada sword of god saja.


Zear juga disini menggunakan skill [Shadow of black colossus]


Pedang Zear pun sekarang yang sedang terbang di atas itu berklon menjadi puluhan ribu.


Zear kemudian menggerakan tangan nya, dan seluruh pedang itu bergerak membunuh para monster.


Puluhan ribu pedang Zear bergerak seperti orang yang hidup yang sedang menggunakan pedang.


Mereka juga bergerak sangat cepat, bahkan hanya dalam waktu singkat, Zear telah membunuh ratusan ribu monster dengan sangat mudah nya.


Skill Zear lagi dan lagi membuat semua orang yang ada di sana terkejut.


Dalam hati mereka yakin, bahwa Zear benar-benar bisa menghancurkan sebuah negara dengan sangat mudah.


Zear di sini hanya berfocusan pada pertarungan Jane dan bos monster.


Ya pada akhirnya Zear menganggur dia hanya mengeluarkan energi saja.


"Pedang sword of god benar-benar memakan energi yang banyak, tapi hasilnya benar-benar sangat memuaskan, memang benar pedang dewa berbeda dari yang lainnya." Batin Zear.


Jane dan bos monster itu mengambil jarak cukup jauh.


Jane mengambil kuda-kuda untuk mengeluarkan skill [Ice slash]


Sedangkan bos monster itu mengambil kuda-kuda untuk memusatkan energinya pada tangan dan tombaknya.


Bos monster itu ingin melempar tombaknya.


Bos monster itu pun melempat tombaknya dengan sangat kencang.


Di barengi dengan Jane yang melakukan tebasan ke samping.


Tebasan Jane mengeluarkan sebuah gelombang aura berwarna putih dan ada efek esnya.


Tebasan itu berbentuk bulan sabit yang sangat besar dan panjang.


Serangan mereka berdua pun saling bertabrakan, namun serangan Jane dapat menang dengan mudah dan membelah tombak bos monster itu.


Dan menjadikan nya beku.


Serangan Jane terus melesat dan membelah dua bos monster itu, dan merubahnya juga menjadi es beku.


"Sudah aku duga jika istri ku mengeluarkan energinya maka dia akan menang dengan mudah melawan bos monster itu." Batin Zear.


Semua pun beres secara bersamaan, bos monster mati dan jutaan monster yang banyak pun mati juga.


Sword of god pedang milik Zear itu puluhan ribu klon nya kembali menyatu ke pedang aslinya.


Kemudian pedang itu kembali ke tangan Zear.


"Sobat sepertinya kau terlihat sangat senang." Batin Zear yang sedang mengobrol dengan pedang nya.


Pedang nya itu bergerak keatas kebawah, seperti berkata iya aku sangat senang sekali.


"Terima kasih atas kerja kerasnya sobat." Zear pun memasukan kembali pedang nya ke cincin samudra miliknya.


"Pada akhirnya aku harus mengeluarkan energi ku lagi, padahal aku ingin mengalahkan nya hanya dengan serangan fisik ku." Jane yang sudah berada di samping Zear dan sedikit cemberut.


"Hahahaha jika kamu menggunakan serangan fisik saja, kamu bisa menang kok, tapi akan membutuhkan waktu yang cukup lama, sedangkan kita harus cepat kembali, kamu ingatkan Mina dan yang lain nya menunggu kita." ucap Zear.


"Iya aku tau makanya aku menggunakan energi ku tadi."


"Iya kamu hebat dan mengambil keputusan yang tepat, aku bangga padamu." Ucap Zear sambil mencium kening nya Jane.


Jane pun tersipu malu dan terlihat senang.


"Masa muda memang terbaik." Ucap Silvi.


"Hahahah sayang kamu benar, apa kita juga harus melakukan nya." Ucap Leonard.


"Tidak itu tidak perlu." Ucap Silvi yang langsung menolaknya.


"Hhaha bos kau tertolak hahaha." Maman, Brad, Reza yang tertawa dengan keras.


Zear, Jane pun malu-malu karena mereka berdua tertangkap basah sedang bermesraan.


"Uhuk uhuk sepertinya semuanya sudah selesai." Ucap Zear yang mengalihkan pembicaraan.


"Ya itu benar, kita harus kembali dengan cepat, Mina dan yang lain nya menunggu kita." Ucap Jane.


"Kau benar cucuku yang imut cantik sedang menunggu ku di rumah." Ucap Leonard.


"AYO CEPAT KITA KEMBALI!!" Silvi yang berteriak semangat.


Mina adalah anak kecil yang imut pintar dan manja, jadi wajar saja dia di sukai oleh kakek nenek nya.


Walaupun Mina adalah anak angkatnya Zear dan juga Jane, tapi Mina seperti anak kandung mereka sendiri dan mereka benar-benar menyayangi Mina.


Rama, pemimpin guild lain nya, para rangker nasional, dan yang lain nya.


Sekarang mereka tidak bisa berkata apa-apa.


Mereka benar-benar takjub dengan keluarga besar Zear.


Dalam hati mereka, mereka bersumpah tidak akan pernah mencari gara-gara dengan keluarga besar Zear.


Yang paling membuat mereka ketakutan adalah Jane dan Zear.


Apalagi ketika Zear menunjukan skill yang sangat aneh, skill pengendali puluhan ribu pedang.


Itu membuat mereka semua benar-benar terkejut.


Akhirnya portal kembali pun muncul di depan mereka semua.


Dan mereka semua pun kembali ke bumi.