
"Aku tak sabar untuk bertemu dengan keluargaku aku berharap mereka semua baik-baik saja."
Ucap Zear sambil melihat sekitaran.
"EH kenapa halaman belakang ini sama sekali belum berubah, jika aku sudah pergi 2 tahun seharusnya pohon di sekitaran sini sudah tumbuh tapi kenapa tumbuhan disini tidak tumbuh."
"Selain itu suasana disini juga tidak berubah bukankah ini aneh aku pergi dua tahun loh tapi tidak ada yang berubah sama sekali disini."
"Apa Jane sengaja yah mempertahankan halaman belakang agar tidak berubah sama sekali."
"Hmm aneh tapi yasudahlah yang penting aku bisa memenuhi janjiku yaitu kembali dengan selamat."
"Baiklah saatnya masuk ke rumah aku akan mengejutkan mereka heheeh."
"Eh kenapa keadaan di rumah juga sama tidak ada yang berbeda sama sekali."
"Padahal aku sudah pergi 2 tahun tapi sofa tv semua barang yang ada di rumah ini masih sama bukankah ini aneh."
"Hmm ngomong-ngomong dimana Jane RED dan Mina apa mereka sedang berada di kamar."
"Ohh Ternyata mereka sedang berada di Rooftop rupanya."
Zear pun segera pergi ke rooftop menggunakan lift disana.
"Halo semuanya." Ucap Zear dengan senyuman bahagianya karna bisa melihat Jane Mina dan RED.
Rupanya meraka bertiga sedang menonton tv bersama.
Mendengar suara Zear mereka pun berbalik dan menengok kebelakang.
Walaupun Zear berubah secara drastis dari rambut mata dan lain-lainnya tapi mereka tetap mengetahui bahwa itu adalah Zear.
Mereka semua menunjukan wajah terkejut, Jane di sini langsung berlari dan melompat memeluk Zear.
"Aku merindukanmu." Ucap Jane.
"Aku juga sangat merindukanmu bagaimana kabarmu." Ucap Zear sambil mengelus punggung Jane,
"Aku baik kamu bagaimana?"
"Aku baik justru aku merasa lebih baik dari sebelum-sebelumnya."
"Papah."
"Tuan."
"Kemarilah kalian berdua masih terlihat lucu sama sekali belum berubah padahal aku sudah pergi selama 2 tahun lama nya tapi kalian masih tetap sama." Ucap Zear sambil memeluk Mina dan RED.
"Dua tahun?" Mereka semua yang tiba-tiba bingung.
"Kenapa kalian memasang raut wajah seperti itu?" Zear yang ikut bingung juga.
"Sayang apa kamu sedang sakit atau bagaimana kamu baru pergi selama 2 minggu aku juga heran padahal kamu izin ingin pergi selama dua tahun."
"Tapi kenapa baru saja dua minggu kamu pergi kamu sudah kembali lagi,"
"Dan lagi selama dua minggu kamu pergi kamu sudah berubah banyak sekali rambut mata kenapa jadi warna biru bukankah ini sama seperti dulu kamu jadi berubah."
"Dan tanganmu matamu juga sudah kembali seperti semula sebenarnya apa yang terjadi selama 2 minggu."
Jane yang sedikit terkejut karna melihat perubahan Zear begitu pula dengan RED dan Mina.
Zear sebenarnya dia adalah orang yang paling terkejut, ia benar-benar merasa dan sudah menghitung bahwa lamanya dia di tower kematian adalah 2 tahunan lebih.
Zear tak mungkin salah dalam perhitungan itu.
"Ah apa yang di katakan mamah benar papah sekarang mempunyai mata dan tangan yang normal lagi." Mina yang terlihat gembira dan baru menyadarinya.
Karna dia juga terkejut Mina tidak menyangka Zear akan kembali ke rumah dalam waktu 2 minggu padahal jelas-jelas Zear meminta izin pada semua orang bahwa dia akan pergi selama 2 tahun.
Sebenarnya mereka senang jika Zear cepat-cepat kembali ke rumah tapi tetap saja mereka merasa aneh dan terkejut.
"Tuan kenapa tuan terlihat terkejut seperti itu?" Tanya RED.
"Bukankah Seharusnya kami yang terkejut tuan." Ucap RED
"Hmm RED sebenarnya ada sebuah kejanggalan." Ucap Zear.
"Kejanggalan apa sayang?" Tanya Jane.
"Aku benar-benar sudah menghitung hari yang ku habiskan di dunia lain, dan total harinya adalah 766 hari kurang lebih yang artinya aku di dunia lain sudah menghabiskan waktu sekitar 2 tahunan."
"Hah?" Jane Red dan Mina yang bingung plus terkejut dengan ungkapan Zear.
"Benar aku tidak mungkin salah menghitungnya soalnya aku membawa jam tangan dan handphone."
"Jikalau pun aku salah aku juga memiliki feeling dan feelingku juga berkata aku sudah menghabiskan 2 tahunan di dunia lain, tapi kenapa ketika aku kembali kalian semua berkata aku hanya pergi dua minggu saja."
"Bukankah ini aneh?" Zear yang ikut bingung.
"Hmm tunggu apa mungkin ada perbedaan ruang dan waktu di antara bumi dan dunia lain." Ucap Jane.
"Apa maksudmu perbedaan waktu seperti WIB dan WITA."
"Kurang lebih seperti itu tapi beda nya jika wita dan wib hanya berbeda 1 jam saja itu semua karna kita masih berada di bumi jadi perbedaan waktu tidak begitu terasa."
"Tapi coba kamu bayangkan jika kamu pergi ke dunia lain apa waktu disini , sama dengan waktu disana?" Ungkap Jane.
"Jadi bisa saja di sana kamu sudah menghabiskan dua tahun tapi di bumi baru saja 2 minggu."
"Kamu benar juga yah tumben kamu pinter."
"Aku emang udah pinter dari dulu kamu aja yang gak nyadar nah."
"Hehehe iya deh iya memang istriku ini pintar."
Mina dan RED mereka terlihat masih kebingungan.
Zear pun mengelus kepala mereka berdua dengan lembut "Sudah jangan di pikirkan tentang itu, hal itu memang sulit di mengerti untuk kalian berdua nanti juga ketika kalian sudah besar kalian akan mengerti."
"Baiklah untuk merayakan kedatanganku kembali ayo kita jalan-jalan keluar." Ungkap Zear.
Mina dan RED pun terlihat senang.
"Kita akan pergi kemana papah?" Tanya Mina.
"Iya tuan kita akan pergi kemana?"
"Ntahlah yang pasti ke tempat yang kalian ingin kunjungi."
"Benarkah?" Mina yang terlihat sangat senang sepertinya dia ingin pergi ke suatu tempat.
"Tentu saja benar Mina sayang."
"Mina kamu terlihat senang emang kamu sudah menentukan kamu mau pergi kemana?" Tanya RED.
"Tentu saja hehehe lalu RED bagaimana?" Tanya Mina.
"Aku ntahlah."
"Kalau begitu kamu ikut saja ke tempat yang aku mau oke?"
"Baiklah."
"Yosh bagus kalau begitu, RED ayo kita mandi oh yah kamu mandi di ruangan bawah yah aku yang di ruangan atas."
Jane dan Zear hanya melihat RED dan Mina yang bertingkah mereka terlihat seperti saudara kembar saja dari mulai kelakuan dan lain-lainnya.
Zear pun merangkul Jane yang sedang tersenyum senang.
"Selama aku pergi apa mereka berdua baik-baik saja?" Tanya Zear pada Jane.
"Tentu saja tidak ada masalah sama sekali semuanya aman."
"Baguslah jika seperti itu kamu memang istri yang paling hebat."
"Kamu terlalu memujiku."
"Ngomong-ngomong bagaimana kehidupanmu di sana selama dua tahun?"
"Seperti di neraka, aku bisa bertahan dari neraka itu semua juga berkatmu Mina Red dan yang lainnya."
"Ketika aku merasa lelah dan ingin menyerah aku selalu mengingat kalian semua."
"Selama dua tahun disana aku terus memikirkan dirimu Jane."
"Bagaimana dengan dua minggumu disini."
"Semuanya baik tidak ada yang spesial hanya saja tiap harinya aku memikirkan dirimu begitu pula dengan RED dan Mina."
"Untung saja kamu cepat kembali, kalau tidak aku bisa mati karna rindu heeheh."
"Hmm benarkah itu?"
"IYa benar apa kamu tidak percaya."
"Hahahah iya iya aku percaya kok."
"Dah jangan cemberut kek gitu jelek."
"Reyhan, Devin, Fang Jiali, Hana, Fang Yin bagaimana dengan kabar mereka, lalu ayahmu ibumu dan ayahku dan ibuku adikku apa mereka semua baik-baik saja?"
Di tanyai seperti itu Jane sedikit ragu untuk menjawabnya.
"Kenapa apa ada sebuah masalah?" Tanya Zear.
"Ada," Zear dan Jane pun duduk di sofa yang tak jauh dari sana.