THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 102 Pertarungan



"Tuan apa tuan benar-benar mengabulkan permintaan kami?" Tanya Mirco yang tak terlihat percaya, bahwa Zear benar-benar mengabulkan permintaan mereka.


"Iya tentu saja." Ucap Zear sambil melipat ujung kameja baju putihnya.


"TERIMA KASIH TUAN, SEKALI LAGI SEBAGAI PERKAWILAN NEGARA ARGENTINA KAMI SEMUA BERTERIMA KASIH." Ucap Mirco.


"Kenapa kalian sangat ingin bertarung dengan ku?" Tanya Zear.


"SEBAGAI PENGALAMAN TUAN, dan agar kami bisa mengetahui perbandingan kekuatan antara orang terkuat negara kami dengan tuan Zear." Ucap Mirco.


"Tapi yang paling utama sebagai pengalaman tuan, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi kami, kami dapat melawan orang terkuat di dunia, kami semua sangat senang tuan." Ucap salah seorang teman nya Mirco.


"Mohon bantuan nya tuan Zear." Ucap mereka semua yang terlihat sangat senang, sambil menunduk hormat.


Zear pun ikut senang ketika melihat mereka senang seperti itu.


"Baiklah ayo kita mulai." Ucap Zear.


Mereka berlima pun langsung menyerang Zear secara bersamaan.


Mereka semua disini bertarung dengan tangan kosong.


Zear menggunakan ilmu bela diri KAIGEN, ilmu bela diri yang berasal dari dunia masa lalunya.


Zear di sini hanya berdiam di tempat saja dan menghindari, bertahan, juga memukul mundur mereka.


Mereka bertarung dengan sangat cepat dan sangat memukau.


Semua orang pun takjub dengan pertarungan yang di suguhkan oleh mereka.


Zear belum mengeluarkan aura kekuatan nya ataupun energinya, dia hanya bertarung menggunakan fisiknya saja.


Sedangkan lima orang itu sudah menggunakan energi dan aura kekuatan mereka.


"Mamah, papah bertarung dengan sangat hebat woahhhh, mamah apa mamah bisa mengajari Mina, Mina ingin seperti papa." Ucap Mina yang terlihat sangat senang.


Bisa terlihat dari matanya yang berbinar-binar.


"Apa Mina bisa melihat pertarungan papah dan mereka berlima?" Tanya Jane.


Jane disini merasa aneh saja, karena seharusnya manusia biasa, alias manusia yang tidak memiliki kekuatan.


Biasanya tidak akan bisa melihat pertarungan Zear sekarang dengan lima orang itu.


Sebenarnya jika orang tersebut memiliki kekuatan pun, belum tentu dia dapat melihat pertarungan Zear dan kelima orang itu.


Bagaimana pun juga mereka adalah rangker kelas atas.


Rangker terkuat di dunia.


"Tentu saja mamah, Mina dapat melihatnya dengan jelas, lihatlah sebentar lagi papah akan memukul 1 orang itu dengan keras."


Jane pun sangat terkejut mendengar Mina berucap seperti itu.


Jangankan Mina, anggota 8 iblis tak berperasaan dan yang lain nya.


Yang mendengar pembicaraan Mina dengan Jane, mereka benar-benar sangat terkejut.


Bagaimana mungkin bisa seorang anak kecil seperti Mina dapat melihat pertarungan mereka.


Pada awalnya mereka tidak mempercayai hal itu, mereka hanya menganggap Mina sedang bercanda saja.


Tapi tiba-tiba Zear memukul salah seorang dari mereka dengan sangat keras.


Sampai-sampai tempat dia berpijak hancur, dan kemudian terhempas jauh sampai menabrak kaca di sana, dan orang tersebut pun keluar.


Dan dia sekarang berada tepat di landasan bandara.


4 teman nya yang lain mereka mundur dan mengambil nafas mereka.


"Lihat benarkan mamah apa kata Mina." Ucap Mina yang tersenyum senang.


Semua orang pun langsung syok berat.


Dengan hal ini saja sudah menandakan bahwa Mina di masa depan nanti akan menjadi Rangker yang sangat kuat.


Itu bisa di lihat dari potensi dia sekarang.


Dalam hati semua orang sekarang sedang berpikiran.


Bahwa keluarga Zear semuanya merupakan keluarga monster.


Mereka semakin tidak ingin mencari masalah dengan Zear, baik di masa depan maupun sekarang.


"Iya Mina benar Mina sangat hebat." Ucap Jane.


"Hhehehe."


4 teman nya yang lain mereka langsung menuju ke teman mereka yang terhempas jauh itu.


Zear pun menyusul kesana.


Sedangkan yang lain nya, mereka sekarang melihat pertarungan Zear dan mereka berlima di kaca.


Orang terluka itu terlihat kesakitan.


Namun hebatnya orang itu berhasil memulihkan diri, seperti meregenarasi lagi namun versi rendahnya.


Hal itu dapat dia lakukan karena Zear belum mengeluarkan energi ke tangan nya.


Jika sudah maka orang tersebut tidak akan bisa meregenarasi sama halnya dengan para Dewa waktu itu.


Mereka tidak dapat meregenarasi tubuh mereka yang terluka oleh 8 iblis tak berperasaan.


Hal itu terjadi karena, skill yang Zear pelajari. Namun skill ini tidak akan berpengaruh kepada orang yang lebih kuat.


Contohnya seperti Primordial demon. Atau monster yang lebih kuat.


"Apa kalian ingin melanjutkan pertarungan nya?" Tanya Zear.


"Tentu tuan mohon bantuan nya." Jawab mereka.


"Tuan raja, apa tuan tidak akan menyerahkan hal ini pada kami?" Tanya Six.


Mereka berlima sekarang sedang menyerang Zear.


"Tidak, itu tidak perlu Six, jika kalian yang melawan nya ada kemungkinan mereka akan mati." Ucap Zear.


"Baiklah tuan jika itu keinginan tuan." Ucap Six.


Mereka berlima pun menyerang dari berbagai arah.


Sebelum mereka berhasil menyerang Zear.


Zear dengan pergerakan nya yang sangat cepat.


Menghabisi mereka satu-satu dengan sangat cepat.


Mereka pun terhempas sangat jauh.


Mereka yang tidak ingin menyerah, setelah terhempas.


Mereka menyiapkan serangan jarak jauh yang sangat kuat.


Mereka berlima menciptakan sebuah bola aura, yang terbentuk dari energi mereka.


Bola itu sangatlah besar, berdiameter 20 meter.


Semua orang pun terkejut akan hal itu.


Mereka semua berpikiran bahwa apa yang di lakukan oleh kelima orang itu sudah berlebihan.


Mereka ingin menghentikan pertarungan itu.


Namun seperti biasa 8 iblis tak berperasaan melarang nya.


Mereka malah menyuruh mereka untuk bersantai.


8 iblis tak berperasaan memiliki keyakinan kepada Zear melebihi apapun, di tambah menurut mereka, serangan kelima orang itu tidak akan bisa melukai Zear.


Semua orang pun menuruti apa kata 8 iblis tak berperasaan, mereka tiba-tiba mengingat sesuatu.


Yaitu fakta bahwa Zear bisa melawan serangan nuklir.


Mereka pun merasa bersalah karena ingin menghentikan pertarungan tersebut.


Mereka melupakan bahwa yang di lawan kelima orang itu adalah Zear.


Orang terkuat di bumi sang penghancur Primordial demon.


Zear pun di sini tersenyum kepada mereka berlima.


"Berikan serangan terbaik kalian." Ucap Zear.


Mendengar hal itu mereka pun kemudian menciptakan bola yang lebih besar lagi.


Sekarang masing-masing dari bola yang mereka ciptakan ukuran nya berdiameter 30 meter benar-benar sangat besar.


"Mamah apa ayah bisa menahan serangan mereka?" Tanya Mina yang khawatir.


"Tentu saja sayang, jangan meragukan papah mu, papahmu adalah rangker terkuat sedunia, lihatlah pasti papahmu bisa menahan serangan mereka."


"Heem ah iya mamah, mamah belum menjawab permintaan Mina."


"Ohh yang itu yah, tentu saja mamah akan mengajari putri tercinta mamah, sampai benar-benar sangat kuat seperti papah." Ucap Jane.


"BENARKAH?" Mina dengan mata yang berbinar-binar.


"Tentu saja benar sayang, selain mamah nanti kak Devin, papah, Reyhan, Red dan yang lain nya akan mengajari Mina juga." Jawab Jane.


"WOAHHH YEEEEEEEEEE MINA TIDAK SABAR UNTUK DI LATIH MINA BERJANJI MINA AKAN MENJADI ORANG YANG KUAT."


"Jangan terlalu kuat juga yah sayang nanti kamu susah mencari jodoh." Ucap Jane yang bercanda.