THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 52 BERTEMU RAGUEL



Setelah Zear, Jane dan yang lain nya beristirahat 1 hari disana. Dan mereka semua terlihat lebih segar dari sebelum-sebelumnya.


Itu semua karena mereka terlalu bekerja dengan sangat keras.


Mereka semua kelelahan, dan akhirnya mereka sekarang kembali hidup, mereka beristirahat cukup lama.


Zear dan yang lain nya sedang berkumpul di sebuah restaurant tempat makan khusus untuk mereka.


Dan tidak di duga sama sekali Raguel, Dewa yang katanya merupakan Dewa paling kuat di dunia.


Yang paling di akui di seluruh dunia, kini dia mengunjungi Zear dan yang lain nya.


Pandangan Zear, Jane dan yang lain sangat berbeda sekali terhadap Raguel.


Mereka cukup terkejut, pada awalnya mereka berpikiran bahwa Dewa terkuat.


Memiliki tubuh yang besar kekar dan sangat mengerikan.


Tapi pikiran itu ternyata salah.


Di depan mereka sekarang sang Dewa yang memiliki julukan kekejaman.


Sedang duduk dan tersenyum kepada mereka semua.


Raguel dia merupakan orang dengan berbadan kecil dan memiliki tinggi yang sama seperti Fang Jiali.


Dan dia merupakan seorang pria, dengan rambut berwarna biru tua, wajah nya cukup tampan dan dia memakai sweater hitam dengan celana levis.


Zear dan yang lain nya terkejut karena hal itu.


Mereka tidak menyangka sama sekali.


"Halo Zear, Jane, Fang Jiali, Devin, Red apa kalian terkejut dengan penampilan ku dan kedatangan ku? Oh yah apa aku boleh duduk bersama kalian?" Tanya Raguel sambil tersenyum manis kepada mereka semua.


"Ah yah tentu saja tuan Raguel silahkan duduk, sejujurnya kami benar-benar terkejut tuan Raguel." Ucap Zear.


"Terima kasih kalian sangat sopan berbeda dengan yang lain heheheh, aku sudah menduganya kalian pasti membayangkan ku dengan yang aneh-aneh." Ucap Raguel.


"Ya itu benar." Ucap mereka semua secara bersamaan.


"Hhahaha kalian sangat menarik yah," Ucap Raguel.


"Terima kasih atas pujian nya tuan Raguel." Ucap Zear.


"Dari namanya sangat maco, dari bayangan kami juga dia sangat maco tapi kenapa aslinya seperti ini." Batin Zear.


"Oh yah aku hampir lupa, sekali lagi aku mengucapkan selamat datang di pulau Estrad, yang merupakan pulau ku." Ucap Raguel dengan sangat sopan.


"Raguel kenapa kau mendapatkan julukan Dewa kekejaman padahal kau adalah orang yang baik menurut ku." Ucap Devin.


"Hhahaha kamu sangat lucu yah Devin, yah aku juga tidak tau mungkin itu semua karena aku telah banyak membunuh orang dengan sangat kejam tanpa belas kasihan, tapi sebenarnya aku membunuh orang yang perlu aku bunuh saja." Ucap Raguel sambil menggaruk kepalanya.


"Ah begitu yah ternyata." Ucap Devin.


"Sekarang aku juga ingin bertanya kenapa kalian di sebut sebagai 8 iblis tak berperasaan?" Tanya Raguel.


"Aku rasa kejadian nya sama sepertimu Raguel." Ucap Zear.


"Hahhaha dunia ini memang benar-benar konyol yah, menang di sebut kejam kalah di bunuh lawan hahaha." Ucap Raguel.


Mereka semua mengerti akan kepedihan hidup, maka dari itulah mereka saling tersenyum dan mengerti satu sama lain.


Dari pembicaraan sederhana ini saja, mereka dapat akrab dan mengerti satu sama lain, bisa di bilang mereka semua benar-benar 1 frekuensi.


Mereka di sana mengobrol banyak hal dan makan bersama juga.


Mereka juga bercanda satu sama lain.


"Zear, Jane, Devin, Fang Jiali, Red. Aku rasa kalian semua sama seperti ku, dan mengerti dengan apa yang aku katakan."


"Ya kurang lebih begitu Raguel, itu semua karena kami juga merasakan nya." Ucap Zear.


"Yah aku sangat senang bertemu dan berbincang-bincang dengan kalian di sini."


"Oh yah Zear, Devin, Jane, Red, Fang Jiali. Kalian adalah orang-orang yang hebat, kekuatan kalian suatu saat mungkin akan melebihi kami para Dewa."


"Terutama kau Zear hahahah ini adalah ramalan yang kuberikan pada kalian, dan aku ingin meminta kepada kalian, jagalah dunia ini dengan baik."


"Jangan biarkan siapapun menghancurkan dunia yang indah ini, dunia ini walaupun benar-benar sangat berengsek yang membuat sampai kalian menangis darah, ingin menyerah bunuh diri pusing setres, dan sangat menyakitkan."


"Tetapi dunia ini jugalah yang membuat kalian seperti sekarang, dunia seperti tidak seimbang dan tidak adil, tapi gara-gara itu jugalah dunia ini ada."


"Hhahah sepertinya aku berbicara terlalu banyak, ini pertama kali nya bagiku bisa merasa bebas bercerita hahaha." Ucap Raguel.


"Tidak apa Raguel tenang saja hahaha kami pun sama hahaha kami semua mengerti apa yang kau sampaikan." Ucap Devin.


"Terima kasih nasehat nya tuan Raguel." Ucap Fang Jiali.


"Terima kasih." Ucap Jane dan yang lain nya.


"Aku juga sangat berterima kasih pada kalian, aku juga belajar banyak hehehe."


"Baiklah kalau begitu aku akan kembali dulu ke istanaku, dan aku kesini sebenarnya ingin menyampaikan bahwa besok kalian di undang ke istana ku, dan bertemu dengan Dewa yang lain nya." Ucap Raguel.


"Ya baiklah tuan Raguel." Ucpa Zear.


"Bersenang-senanglah terlebih dahulu di pulau ku ini, nikmati liburan kalian." Ucap Raguel.


"Ya Raguel tenang saja aku akan menikmatinya dengan senang hati." Ucap Devin.


"Humu itu benar." Ucap Zear yang tiba-tiba membuat mood Jane berubah.


"Sayang kamu kenapa apa aku membuat kesalahan?" Tanya Zear yang kebingungan.


"Tidak-tidak ada!! Kau pikir sendiri saja."


"Jane sayang aku tidak tau jika kau tidak memberitahu ku."


"Gak aku gak mau memberitahu mu."


Zear pun menatap Fang Jiali, Red, Devin. Namun mereka hanya menggelengkan kepala mereka.


"Apa salahku, haih apa wanita ku ini selalu pms tiap hari." Batin Zear.


"Ini bisa di sebut liburan atau tidak ya." Batin Zear