THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 51 Tiba di pulau Estrad



Zear, Jane, Fang Jiali, Devin, Red. Pun sampai sekarang di wilayah pulau Estrad.


Mereka semua sekarang sedang terbang di atas nya dan melihat pulau tersebut dari atas.


Pulau Estrad itu seperti pulau dataran rendah, yang sangat besar dan terlihat memiliki banyak hutan dan sumber daya alam.


Pulau Estrad di tengah-tengah nya terdapat sebuah bangunan-bangunan besar yang megah dan sangat enak untuk di pandang.


Dan di sana juga terdapat banyak bangunan yang bercampur dengan sedikit pepohonan.


Kemudian di sisi-sisi pulaunya terdapat sebuah hutan yang rindang, kemudian sebuah pantai yang luas juga yang melingkari pulau itu.


Pulau itu terlihat sangat adem.


Dan di sana juga terlihat banyak orang yang sedang berliburan.


Zear dan yang lain nya tidak menyangka ternyata ada Dewa juga yang baik, yang dapat membahagiakan rakyat dari pulau tersebut.


Zear dan yang lain nya cukup takjub akan hal itu.


Soalnya rata-rata Dewa yang Zear dan yang lain nya temui adalah, Dewa bajingan yang tidak mempunyai otak sama sekali.


Orang-orang terlihat histeris ketika melihat monster naga dan burung phoenix yang terbang di atas pulau itu, mereka semua terlihat sangat panik.


Dan para rangker yang ada di sana bersiap untuk menyerang naga dan burung phoenix itu.


Namun mereka terkejut ketika melihat, naga dan burung Phoenix itu di tumpangi oleh manusia.


Mereka pun menyipitkan mata dan mereka terkejut dengan orang yang menaiki burung phoenix dan juga naga itu.


"SEMUANYA TENANG MEREKA ADALAH 8 IBLIS TAK BERPERASAAN."


Mendengar hal itu mereka semua pun menarik nafas lega dan justru berteriak histeris, mereka semua terlihat sangat senang.


Karena mereka semua ingin melihat 8 iblis tak berperasaan.


Akhir-akhir ini artikel tentang 8 iblis tak berperasaan benar-benar laku di seluruh dunia.


Mereka benar-benar menjadi artis dunia.


Mereka sekarang lebih terkenal dari pada para Dewa.


Itu semua karena kadang artikel yang di buat benar-benar terlalu berlebihan, walaupun ada benarnya juga.


Ketika mereka turun di pantai pulau Estrad, mereka langsung di kerumuni orang dan di video ataupun di foto, untung nya disini ada pasukan rangker milik dewa Raguel.


Sehingga mereka dapat dengan tenang, pergi menuju tempat pertemuan para Dewa.


Red di sini berubah menjadi kecil dan terlihat sangat imut lucu.


Semua wanita histeris ingin bertemu dengan Red.


"Tuan Zear, tuan Devin, tuan Red, nyonya Fang Jiali, nyonya Jane. Selamat datang di pulau Estrad, kami harap kalian tidak mengalami perjalanan yang buruk."


"Ya tentu saja tidak, perjalanan kami sangat menyenangkan."


"Syukur kalau begitu tuan Zear, tuan Zear dan yang lain nya kalau begitu silahkan ikuti kami, kami akan menunjukan tempat istirahat untuk kalian, kami yakin kalian cukup kelelahan di perjalanan tadi."


"Iya terima kasih kalau begitu mohon bantuan nya juga." Ucap Zear.


Mereka pun berjalan menuju tengah pulau.


"Kak Zear sayang sekali Fang Yin, Reyhan tidak datang kemari hahahaha mereka melewatkan kesempatan episode baju renang hahahaha boing-boing." Bisik Devin.


"Aku sudah punya istri bodoh."


"Aku hanya memberitahu saja kak Zear cobalah lihat sekitaran."


"Kau benar, maksudku aku tidak akan tergoda dengan semangka segar yang dapat membunuh." Bisik Zear.


"Yang benar kak Zear coba lihat lagi, dada mereka benar-benar presisi yang rata juga cukup baik."


"Devin kau mengetahui sebanyak ini dari mana."


"Hoho aku cukup bangga dengan kefokusan ku ini kak Zear."


"Zear sayanggggggggggg." Ucap Jane yang tersenyum manis sambil mencubit telinga Zear.


"Iya sayang iya sayang iya apa salah ku sayang."


"Aku mendengar semuanya, apa kau aku tuli!!!!!!!!! HAH!!!!"


"Engga sayang, ampun sayang sakittttttt, lihat situasi sayang malu di lihat banyak orang." Ucap Zear yang kesakitan.


"Iya sayang maafkan aku, ini semua bukanlah salahku sayang Devin yang berulah."


Devin pun berpura-pura tidak tau dan bersiul kemudian sedikit menjauh dari Zear.


"DEVIN DEVIN WOY KAU MAU KEMANA DEVINNNN!"


"Fang Jiali lihat pasir ini sangat berbeda ya."


"DEVINNNNN."


"Fang Jiali apa kau mendengar suara teriakan orang memanggil ku?"


"AH sudahlah si bodoh ini!!!!!!!! Menjebakku." Batin Zear.


"Sayang sumpah bukan aku sayang."


"GAK!! AKU AKAN TERUS MENJEWERMU SAMPAI KE TEMPAT PERISTIRAHATAN. Karena kalau aku tidak melakukan ini kau akan terus menatap dada para wanita dengan cabul!!!!!"


"MATILAH AKU." Batin Zear sambil menatap dan meminta pertolongan.


Namun tidak ada yang bisa membantu Zear termasuk Red.


"Tuan maafkan aku untuk urusan ini aku tidak bisa membantu mu." Begitulah ucap Red.


Akhirnya mereka pun sampai ke tempat peristirahatan.


Mereka sekarang berada di sebuah rumah sederhana kecil sangat nyaman adem dan interiornya luar biasa.


Mereka benar-benar seperti liburan.


Masing-masing dari mereka mendapatkan 1 rumah untuk tempat tinggal, kecuali Zear dan Jane, mereka tinggal di satu rumah yang lebih besar dari yang lain, itu semua karena mereka suami istri.


Zear dan Jane pun sekarang sedang berada di kamar berduaan.


"Sayang kamu benar-benar menjewerku sampai masuk rumah, sakit tau." Ucap Zear.


"Sekarang lihatlah telinga ku besar sebelah." Zear yang terlihat sedih.


"Apa yang satunya juga ingin aku besarkan juga? Biar sama sayang." Ucap Jane yang tersenyum manis tapi iblis.


"Tidak terima kasih aku rasa telinga ku sudah sama lagi sayang." Ucap Zear.


"Baguslah lain kali jangan kamu ulangi yah, lihatlah yang punya istri mu sendiri yah sayang."


"Iya sayang maaf semua salah ku."


"Padahal salah Devin dasar otak kosong!!!!!!!! Aku akan membalas nya nanti setelah dia mendapatkan seorang istri, lihat saja." Batin Zear.


"Aku tidak mungkin mengatakan semua salah Devin, karena kalau aku berkata seperti itu Jane akan marah lagi, lebih baik aku menyalahkan diri ku sendiri yang sebenarnya tidak salah," Batin Zear.


Zear pun merangkul perut Jane yang sedang mengganti bajunya itu.


"Maafkan aku karena telah membuat mu badmood seperti ini, maaf cantikku cintaku, aku salah aku tidak akan mengulangi nya."


"NYENYENYE SELALU SEPERTI ITU, BUKAN SEKALI KAMI SEPERTI INI."


"Sayangku yang cantik yang baik itu semua salahku maaf aku khilaf sayang."


"Jika aku berkata itu secara tidak sengaja, aku bakal mati, aku harus pintar mencari alasan dan bujukan agar dia kembali normal moodnya." Batin Zear.


"Bagaimana kalau aku membuatkan mu seblak yang kamu suka sebagai permintaan maaf ku." Ucap Zear.


"Yah um untuk itu bisa aku pikirkan." Jane yang mulai kembali normal.


Seblak memang ajaib, terima kasih kepada orang yang sudah menciptakan seblak berkatnya wanita ku kembali normal mood nya.


"Tapi sayang anu sebelum itu aku ingin memintah jatah heheeh, rasanya berpelukan seperti ini membuat ku terangsang hehehe."


"Gombal mulai."


"Tidak gombal mana ada ini sebuah kenyataan sayang ayo lakukan."


"Iya baiklah aku juga ingin melakukan nya kok." Ucap Jane.


Mereka pun berciuman dan selanjutnya kalian tau sendiri bagaimana.


Authornya belum berpengalaman aowakawoakwka maklumi, jangan lupa like comen yah, ingat dukungan dari reader sangat penting.


Dukungan dari kalian bisa membuat author semangat crazy up. Btw supaya novel cepet terkenal gimana ye