THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 73 PEPERANGAN



Jangankan Vanco, kru yang lain dan seluruh pasukan yang ada di sana.


Semuanya jatuh lemas, serangan nuklir yang paling kuat dan paling dahsyat di dunia.


Di hentikan oleh Zear.


"DI-DIA BUKAN MA-MANUSIA." Ucap mereka semua yang sekarang benar-benar sangat ketakutan.


Mereka semua tidak tau harus apa lagi.


Serangan terkuat saja tidak berdampak pada Zear.


Sedangkan orang-orang yang ada di pulau Paradise island.


Mereka semua awalnya putus harapan, karena di pulau Paradise island hanya sedikit orang yang dapat bertarung.


Mereka semua putus harapan karena 8 iblis tak berperasaan, tidak ada di pulau.


Tapi hal yang mengejutkan terjadi, Zear dan Jane tiba-tiba berada di pulau.


Ntah dari mana mereka munculnya, semua orang terkejut dengan hal itu.


Namun ada rasa senang dan harapan ketika mereka melihat Zear dan Jane.


Mereka penduduk pulau Paradise island menganggap 8 iblis tak berperasaan seperti dewa penyelamat mereka.


Mereka di selamatkan bukan sekali saja, tapi sudah beberapa kali.


Oleh karena itulah mereka menganggap 8 iblis tak berperasaan sebagai dewa penyelamat mereka.


Bahkan ketika dunia mengecam 8 iblis tak berperasaan, hanya merekalah yang terus mendukung 8 iblis tak berperasaan.


Mereka juga sangat percaya kepada 8 iblis tak berperasaan.


Bahkan ketika tadi nuklir ingin menyentuh pulau Paradise island.


Mereka semua yakin bahwa Jane, dan Zear akan menghentikan nya.


Dan dugaan mereka benar, mereka pun berteriak dengan semangat dan mendukung Zear, Jane.


Zear, Jane yang mendengar suara mereka, mereka berdua tersenyum senang dan sekaligus mereka bersemangat untuk membantai musuh.


Zear dan Jane sekarang mereka masih berada di tepi pantai.


"Jane saatnya membalas serangan mereka." Ucap Zear sambil menatap tajam musuh.


Disini Jane dia menghancurkan tembok, yang ada di depan menggunakan skill berpedang nya.


Tembok kokoh es itu pun hancur berkeping-keping.


"Aku hanya ingin melakukan pemanasan dengan benar." Ucap Jane.


"Ya ini saatnya kita membantai musuh." Ucap Zear.


Zear pun mengeluarkan ribuan pasukan bayangan terkuat nya.


"HABISI MEREKA TANPA SISA." Perintah Zear.


Seluruh pasukan bayangan Zear pun menyerang musuh.


Zear dan Jane mereka hanya berjalan dengan santai.


Di sisi lain musuh yang melihat hal itu.


Mereka semakin ketakutan, mereka semua berkeringat dingin dan bahkan ada yang mengompol di celana.


Mereka yang melihat pasukan bayangan Zear, mereka merasa seperti melihat para malaikat maut yang akan mencabut nyawa mereka semua.


"HABISLAH KITA SEMUA HABISLAH." Ucap para Kru.


Mereka semua sekarang putus harapan.


Vanco yang masih duduk lemas dan tidak tau harus apa, dia terlihat pasrah.


Namun tiba-tiba dia berdiri.


"SEMUANYA MUNGKIN INI AKAN JADI PERTEMPURAN TERKAHIR KITA, KITA HARUS MEMBERIKAN YANG TERBAIK."


"Jadi aku ingin kalian semua bersemangat dan serang mereka dengan kekuatan penuh kita." Ucap Vanco.


Yang memberikan mereka sedikit harapan.


Padahal dalam hati Vanco dia merencanakan untuk lari dari sana.


Dia ingin hidup, dia tidak ingin mati, dia ingin membalaskan dendam kepada Zear.


Mereka yang semangat pun keluar dari kapal.


Dalam hati mereka semua, ada sebuah ketakutan yang amat sangat besar.


Namun mau bagaimana lagi, mereka hanya bisa bertahan dan melawan saja, karena jika tidak seperti itu, pada akhirnya mereka juga akan mati.


Mereka semua mengetahui hal itu, dari awal mereka sudah mengetahui bahwa perang hanya ada dua pilihan, mati atau hidup.


Mereka semua pun sibuk dengan persiapan perang dan melancarkan serangan misil kapal.


Sedangkan Vanco memanfaatkan hal itu.


Dia diam-diam kabur dari kapal dan ingin menaiki sebuah kapal Jet.


Zear yang dapat melihatnya dengan jelas dia tersenyum.


"Kau pikir kau bisa kabur dari sini." Ucap Zear sambil mengeluarkan busur berwarna hitam.


Zear pun menarik busur panah itu, dan tiba-tiba muncul sebuah panah berwarna hitam pekat yang di lapisi dengan aura.


[Death Arrow] Zear pun melepaskan panah nya.


Dan panah itu pun melesat dengan sangat cepat dan sangat kuat.


Vanco pun tidak bisa menghindari ataupun menahan serangan panah milik Zear.


Itu semua karena serangan Zear terlalu cepat, panah Zear pun tabrakan dengan Vanco.


Dan membuat seluruh badan Vanco hancur berkeping-keping, daging dan darahnya pun tersebar kemana-mana.


Sedangkan panah Zear masih melesat dengan sangat kencang dan berhasil meledakan 5 kapal besar yang sejajar.


"Bom, Strikeeee." Ucap Zear.


Setelah itu Zear pun berteleport kedepan.


Sedangkan Jane dia sudah berada di depan dan membekukan semua musuh dan menghancurkan nya berkeping-keping.


Para musuh berteriak ketika Jane mendekat kearah mereka.


Pesawat jet dan helikopter milik musuh.


Di sini di hancurkan oleh pasukan bayangan udara milik Zear.


Sedangkan pasukan bayangan Zear yang berada di darat.


Mereka menghancurkan kapal besar dan membunuh para musuh.


Yang paling hebat tetaplah para pemimpin pasukan bayangan Zear.


Mereka benar-benar sangat mengerikan.


Jane di sini menggunakan skill pemanggilan meteor es untuk menghancurkan beberapa kapal.


Dia memanggil 10 meteor es yang sangat besar.


Para musuh yang melihat hal itu mereka semua merinding ketakutan, mereka sudah tidak memiliki harapan lagi.


Mereka benar-benar pasrah.


Sedangkan Zear di sini menggunakan skill Gravitasi nya.


Zear dapat mengangkat, membantingkan, ataupun menghancurkan kapal musuh dengan sangat mudah.


[Hell's Gravity] Zear mendorong tangan nya kedepan sambil mengarahkan nya pada 1 kapal besar.


Dan tiba-tiba kapal besar itu di lingkari oleh aura berwarna biru muda.


Setelah itu Zear mengepalkan tangan nya, dan tiba-tiba saja lingkaran aura berwarna biru muda itu mengecil sampai sekecil-kecilnya.


Dan kapal itu pun yang berada di lingkaran aura berwarna biru muda, hancur tak tersisa.


"Hmm penggunaan energi skill Gravitasi ini sangat boros, aku mungkin akan jarang menggunakan nya tapi untuk kali ini aku akan menggunakan nya."


"Bagaimana pun juga aku harus memberikan servis pembunuhan yang terbaik untuk mereka semua, karena mereka semua telah berani menyentuh teritorial pulau ku tanpa seizinku."


"Dan di tambah mereka ingin membunuh keluarga ku." Batin Zear sambil melakukan hal yang sama pada beberapa kapal lagi.


Zear benar-benar terlihat sangat kesal pada mereka semua.


Zear tidak berniat untuk mengampuni mereka semua, meskipun mereka semua sudah memohon ampunan.


"Tapi daya hancur dari serangan Gravitasi memang benar-benar sangat mengerikan."


"Aku tak menyangka nya sama sekali, ini adalah pertama kalinya aku mencoba pada benda sebesar itu, sebelum nya hanya monster-monster berukuran sedang saja." Batin Zear.