
"Sebelumnya aku akan memberitahu kalian sesuatu yang tidak mengenakan." Ucap Zear.
"Apa?" Tanya mereka semua, sambil menelan ludah.
Mereka semua sekarang sedang tegang.
"Jane kamu meraskaan nya juga bukan."
"Iya di dalam portal ini terdapat kekuatan yang tidak normal." Ucap Jane.
"A-artinya bos monster yang ada di dalam portal ini, ada kemungkinan seorang Primordial demon?" Tanya seseorang.
"Iya kau benar kemungkinan nya sangat besar." Ucap Zear.
"Jadi sekarang kita harus bagaimana Zear?" Tanya Leonard.
"Iya Zear apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Silvi.
"Tentu saja kita akan masuk ke sana dan melawan nya." Ucap Zear.
"Ayah, ibu. Jika mereka tidak di lawan mereka akan semakin kuat, apa lagi sekarang mereka sudah berada di bumi, kekuatan mereka seperti akan terus bertambah, jika mereka menginjak bumi."
"Aku tidak tau alasan nya kenapa, tapi ada kemungkinan juga hal ini berhubungan dengan alasan, kenapa Primordial demon ingin menginvasi bumi." Ucap Zear.
"Jadi oleh karena itulah, kita harus membereskan portal ini dengan cepat, jika di biarkan terus maka portal ini akan semakin kuat." Ucap Jane.
"Ohh sekarang ibu mengerti kenapa jika portal terus di biarkan, portal itu akan terus bertambah kuat." Ucap Silvi.
"Ini sudah menjadi pertanyaan dari dulu, tapi baru terjawab sekarang, hahahahaha anak dan menantuku memang jenius hahaha." Leonard yang bangga, sambil menepuk punggung Zear.
Tak lama Teria, Ando, Ramesa. Dari rangker nasional datang.
Dan kakek Max juga datang ke sana.
Selain itu para pemimpin guild terkuat di Indonesia pun akan ikut.
Seperti ayahnya Reyhan, kemudian Rama.
Mereka pun seperti biasa menyapa Zear dan yang lain nya, mereka juga menanyakan keadaan sekarang.
Tiba-tiba handphone Zear berdering.
"Sayang apa kamu tidak mengangkat telepon nya?" Tanya Jane.
"Ah iya benar juga, hmmm ini dari Reyhan."
"Sepertinya itu adalah hal penting angkatlah." Ucap Jane.
"Iya sayang."
"ZEAR!!!!!!!!!!"
"Bisakah kau pelan-pelan telinga ku sakit."
"Ah iya maafkan aku, kau pergi kemana? Kami semua mencari mu."
"Aku sekarang berada di Indonesia, adikku tadi dalam bahaya, dia di serang oleh monster." Ucap Zear.
"Jadi begitu."
"Kau menelopon ku pasti ada masalah bukan?" Tanya Zear.
"Iya ada, di pulau kita muncul sebuah portal yang sangat besar berwarna ungu, ini adalah portal terbesar sepanjang sejarah." Ucap Reyhan.
"Di sini juga sama." Ucap Zear.
"APA?" Reyhan yang terkejut.
"Aku rasa portal ini terhubung dengan portal yang ada di pulau kita." Ucap Zear.
"Bagaimana mungkin, bagaimana bisa." Reyhan yang terkejut sekaligus kebingungan.
"Masalahnya portal yang seperti ini ada juga di seluruh pulau milik para Dewa." Ucap Reyhan.
Zear tidak terkejut sama sekali.
"Aku mengerti, sepertinya memang benar yang akan kita lawan adalah Primordial demon." Ucap Zear sambil tersenyum iblis.
Zear masih ingin membalas dendam kepada Primordial demon.
"Kenapa kau berkesimpulan seperti itu"
"Pertama Primordial demon adalah mahluk yang paling sombong, dari situ saja sudah ketahuan bukan." Ucap Zear.
"Ohhh aku mengerti, Primordial demon ingin menantang, semua orang kuat yang ada di bumi." Ucap Reyhan.
"Kau benar Reyhan, jadi sekarang kau mengerti bukan apa yang harus di lakukan."
"Aku mengerti, kita akan menerima tantangan dari Primordial demon." Ucap Reyhan.
"Ya baiklah kalau begitu aku masuk duluan ke portal nya, dan kalian juga cepat-cepat masuk ke portal, sekalian hubungi para Dewa untuk masuk juga."
"Semakin banyak orang kuat, semakin baik." Ucap Zear.
Zear pun menjelaskan nya.
"Sebelum masuk ke portal ini, aku akan memberitahu kalian konsekuensinya."
"Tidak ada yang bisa menjamin kalian keluar hidup-hidup dari sini, jadi jika ada orang yang tidak siap untuk mati, lebih baik kalian tidak masuk ke portal ini." Ucap Zear.
Semua orang yang mendengar itu bergidik ketakutan, namun ada juga sebagian orang yang bersemangat.
Akhirnya mereka semua pun masuk ke portal besar itu.
Seluruh orang terkuat di bumi sekarang akan berkumpul di satu tempat.
Zear dan yang lain nya, adalah orang yang pertama kali menginjak portal itu.
Sekarang mereka sedang melihat sekitaran.
Mereka sekarang berada di sebuah ruangan kuno, yang cukup gelap.
Ruangan itu benar-benar sangat luas, sangat besar.
Ruangan itu benar-benar ruangan yang sangat tidak normal.
Ruangan ini seperti melingkar, seperti sebuah arena yang tertutup.
Bangunan di ruangan ini juga sangat kokoh.
Setelah Zear sampai, di sisi lain nya Devin, Reyhan, Fang Jiali, Fang Yin, Red, Hana.
Mereka muncul, kemudian di sisi lain nya juga para Dewa muncul.
Kemudian di sisi lain nya juga, para rangker nasional dari Cina muncul.
Rangker nasional Amerika pun muncul.
Rangker nasional Rusia pun muncul.
Dan rangker nasional dari negara-negara eropa juga muncul.
Rangker nasional dari negara Australia juga muncul.
Rangker nasional India, rangker nasional Kanada.
Rangker nasional Brazil, kemudian terakhir Afrika.
Zear sudah menduganya, Primordial demon akan mengundang semua orang-orang terkuat yang ada di bumi.
Primordial demon memiliki sifat sombong, dan mereka sangat percaya diri.
Itu juga merupakan alasan kenapa Primordial demon mengirimkan portal-portalnya.
Ke tempat orang-orang yang kuat.
Buktinya yang datang ke tempat ini semuanya, merupakan dari negara yang memiliki rangker-rangker kuat.
Sekarang di tempat yang sangat besar ini berkumpulnya banyak orang kuat.
Mereka semua sekarang akan menghadapi, Primordial demon.
Salah satu mimpi terburuk bagi umat manusia.
Para Dewa menghampiri Zear, begitu pula dengan Reyhan dan yang lain nya.
Perlakuan para Dewa kepada Zear, Jane, Devin, Reyhan, Fang Jiali, Fang Yin, Red, Hana.
Sangatlah sopan. Hal itu membuat Leonard, Silvi. Terkejut.
Mereka kebingungan sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka semua.
Jangankan Leonard Silvi, semua orang yang ada di tempat itu juga terheran-heran dan merasa keanehan.
Para Dewa yang terkenal akan kekejaman nya, kesombongan nya, keegoisan nya.
Kini mereka menjadi lemah lembut di hadapan 8 iblis tak berperasaan.
Sebenarnya apa yang terjadi di antara mereka semua.
Sekarang mereka semua mengerti alasan kenapa, para Dewa selalu mendukung 8 iblis tak berperasaan.
Di benak mereka terlintas sebuah pikiran yang sangat liar.
Yaitu para Dewa eksitensi paling kuat di dunia mereka.
Di kalahkan oleh 8 iblis tak berperasaan.
Namun pikiran liar itu mereka singkirkan, itu semua karena mereka tidak akan pernah percaya jika ada orang yang bisa mengalahkan para Dewa.
Para Dewa kekuatan mereka tidak masuk akal sama sekali, dari dulu sampai sekarang sudah banyak orang yang menantang mereka.
Tapi mereka semua berakhir dengan kekalahan.
Dunia sudah lebih mengetahui tentang para Dewa di bandingkan dengan 8 iblis tak berperasaan yang baru muncul.