
Hydra yang mengeluarkan kekuatan besar itu tiba-tiba saja berubah menjadi seekor naga berkepala tujuh.
Dengan bagian atas badannya berwarna hitam dan bagian bawahnya berwarna putih keabuan.
Ekornya panjang dan di sepanjang ekornya terdapat batu kristal berwarna biru kehitaman runcing.
Memiliki kaki 4 dan badannya terlihat kekar.
Hydra memiliki tubuh yang sangat tidak logis sangat besar bahkan melebihi RED yaitu sekitar panjangnya dari kepala sampai ekor 200 meter dan lebarnya mencapai 120 meter.
Hydra pun meraung sangat keras ke arah Zear, Jika orang biasa yang mendengar rauangan itu mereka pasti akan mati.
"Haih kau ini ga jadi manusia ga jadi monster tetep saja berisik kau tau telingaku ini sakit mendengarnya." Ucap Zear yang santai.
"Apa mungkin Hydra yang didepanku adalah Hydra mahluk mitologi yunani? Jika itu benar maka semuanya masuk akal kecuali fakta bahwa dia bisa berubah jadi manusia."
"Hmmm apa aku harus mencoba cara hercules? Sepertinya aku harus mencobanya siapa tau saja berhasil."
"Tapi sepertinya ini akan merepotkan, jangankan memotong kepalanya mendekatinya saja sangat sulit." Batin Zear dalam hati.
"Tapi tunggu ini kan di dalam laut jadi apa mungkin api bisa nyala di dalam air? Ouh aku tau aku akan memakai api spesial saja api yang tak akan pernah padam kecuali dengan perintahku The Fire Of God." Batin Zear.
"Untung saja dulu aku smp jadi anak pintar coba kalau enggak aku gak bakal tau bahwa musuh yang ada didepanku adalah Hydra sang mahluk mitologi yunani."
"Tapi jika kemungkinanku itu benar maka ini akan menjadi sungguh sangat aneh kenapa mahluk mitologi ada di tower kematian?"
Hydra langsung saja ia membuat sebuah serangan di mulutnya hydra membuat 7 serangan sekaligus.
Masing-masing 1 kepala menyerang dengan satu serangan.
Mulut Hydra sekarang bercahaya masing-masing kepalanya mengeluarkan cahaya yang berbeda di mulutnya.
Hijau, hitam, putih, kuning, merah, biru, coklat kehitaman.
Secara bersamaan 7 kepala hydra itu menyerang Zear, mereka menembakan sebuah bola berukuran seperti tiga kali manusia.
Dan kecepatan serangan itu sangat cepat walaupun seperti itu karna Zear memiliki mata Dewa jadi ia tau serangan itu akan kemana.
Zear pun menghindari serangan Hydra menggunakan teleportasi.
Ia berteleportasi ke satu tempat ke tempat lainnya dengan cepat.
Ternyata masing-masing dari serangan Hydra itu memiliki efek yang berbeda.
"Ahhh sudah kuduga ini sangat merepotkan kenapa Hydra ini terus menyerang tanpa istirahat apa energi yang dia miliki tanpa batas?" Batin Zear, sambil menghindari terus serangan Hydra.
"Aku tak bisa menghindar seperti ini terus aku harus melakukan sesuatu." Batin Zear.
Sekarang Zear berlari sambil menghindari serangan Hydra, Zear membuat sebuah bola berwarna hitam seukuran bola biasa Zear membuat 7 bola di atas badannya.
Walaupun kecil tapi bola itu terlihat sangat padat dan pekat.
Zear menunggu waktu yang tepat, Zear pun kemudian menghentikan waktu beberapa detik, dan langsung melompat dan mengarahkan 7 bola tadi ke masing-masing 7 kepala Hydra.
Karna serangan Hydra juga cepat jadi sebelum serangan Zear sampai ke tepat kepala Hydra, serangan Zear sudah bertabrakan dengan serangan Hydra.
Hydra terlihat seperti ingin mengatakan "Percuma saja seranganmu tak akan mempan padaku."
Tapi sebenarnya itu lah yang di tunggu Zear, Zear pun tersenyum dan berteleport kearah kepala paling kanan milik Hydra.
Zear pun menggunakan pedangnya yang sudah di aliri energi berwarna biru, [God Slash] Zear menebas kepala Hydra,
Dan kepala Hydra pun terpotong terlihat Hydra kesakitan tapi ia terlihat masih tenang sebelum Zear berteleport kembali kearah kepala yang terpotong itu.
[The Fire Of God] Tiba-tiba kepala Hydra itu terbakar oleh api berwarna Hijau.
Kepala Hydra di bakar hingga hangus bahkan ketika hangus saja api itu masih menyala.
Hingga sampai Zear memerintahkan api itu untuk berhenti, dan api itu pun menghilang.
Terlihat ketika kepala Hydra di bakar Hydra sangat kesakitan bahkan dia sampai meraung dengan sangat keras.
Zear pun memanfaatkan kesempatan itu ia ingin mencoba sesuatu.
Zear memasukan pedangnya ke cincin semesta dan mengeluarkan sebuah busur panah berwarna hijau yang sangat indah dengan hiasan permatanya.
Zear pun menarik tali busur panah itu dan tiba-tiba saja muncul sebuah anak panah berwarna coklat ujungnya berwarna putih.
Dan di liputi oleh aura berwarna hijau panas, itu merupakan api yang tidak pernah padam. [Arrow God Fire]
Panah tersebut pun menancap di kepala Hydra, Terlihat Hydra sangat kesakitan. Dan sekarang kepala Hydra yang terkena panah itu di liputi oleh api hijau yang sangat panas.
Tapi walaupun seperti itu kepala Hydra sama sekali tidak hangus dan tetap seperti itu.
"Hmm seperti yang aku duga Hydra akan tetap abadi jika kepalanya tidak di pisahkan dari tubuhnya."
Sekarang Hydra yang menahan rasa sakit itu mengamuk dan meraung lebih keras dari sebelumnya.
6 kepalanya itu mengeluarkan nafas yang berbeda warna.
Zear sudah mengetahui hal itu dia pun menghindari serangan Hydra dan berteleport kesamping kepala Hydra.
Zear pun kemudian melakukan hal yang sama ia memanah kepala Hydra lagi.
Hydra pun terkena serangan Zear lagi ia terlihat sangat kesakitan dan meraung sangat keras.
"5 lagi dan semuanya akan selesai." Batin Zear
6 kepala Hydra itu tiba-tiba saja secara bersamaan mereka mangalirkan energi mereka dan membentuk sebuah 1 bola berwarna-warni yang sangat besar.
Bola itu terlihat indah namun menyeramkan, besar bola itu diameternya mencapai 140 meter, dan mereka membuat bola seperti itu hanya dalam waktu 30 detik.
"Sepertinya kali ini aku tidak bisa membaca masa depan karna percuma." Batin Zear.
"Seperitnya aku harus menggunakan skill itu walaupun pedang yang akan kugunakan ini akan hancur."
Zear pun kembali memasukan panah dan mengeluarkan pedang miliknya.
Zear pun memasang kuda-kuda menebas, tangan Zear saat ini mengeluarkan aura putih sedangkan pedangnya mengeluarkan aura biru yang sangat besar.
[Ultimate skill God Slash] Zear pun mengayunkan pedangnya itu dan tiba-tiba saja timbul gelombang kejut yang.
Berbentuk bulan sabit yang sangat besar bahkan semakin jauh dari Zear gelombang kejut itu semakin besar, panjangnya bisa mencapai 130 meter.
Secara bersamaan Hydra pun melepaskan serangan nya itu, kedua serangan mereka melesat sangat cepat.
Dan akhirnya serangan mereka berbenturan cukup lama, kedua serangan itu seperti seimbang namun bisa terlihat Zear lebih unggul.
Ketika serangan mereka berbenturan laut menjadi terbelah sangat besar.
Hingga akhirnya serangan Zear dapat membelah dua bola milik Hydra dan bola Hydra meledak dengan sangat dahsyat melebihi serangan pamungkas yang tadi, serangan Zear itu terus melesat dan memotong seluruh kepala Hydra.
Meskipun sudah memotong kepala Hydra serangan Zear itu tak terhentikan serangan Zear terus melesat hingga ke langit.
Akibat dua serangan itu seluruh laut hampir hancur berantakan laut disana menjadi tidak tenang.
Zear tak menyia-nyiakan kesempatan ini dia langsung berteleport kearah kepala Hydra dan membakar semua kepala Hydra dalam waktu sekejap.
Setelah semua kepala Hydra hangus terbakar, Zear mengeluarkan panahnya dan menyerang badan Hydra menggunakan api yang tak pernah padam.
Ketika anak panah yang di aliri energi berwarna hijau panas itu mengenai badan Hydra.
Badan Hydra pun terbakar sampai hangus, dengan perintah Zear seluruh api yang ada disana pun sekarang padam.