
"Apa yang di katakan Mina semaunya benar om tante, mereka benar-benar harus di beri pelajaran"
"Benar-benar mereka sangat menyebalkan"
"Tapi sebenarnya papah, mamah, Mina sudah memberi pelajaran kepada mereka, dengan cara menghajar mereka sampai babak belur, seperti yang papah mamah ajarkan pada Mina."
"Hhahaha Mina memang hebat terbaik papah bangga pada mu." Ucap Zear yang terlihat senang.
"Bagus Mina mereka memang harus di beri pelajaran seperti itu, lain kali hajar mereka sampai sekarat hahhahaha." Ucap Jane.
"Ya istri ku memang mengerikan." Batin Zear.
"Tapi seteleh menghajar mereka semua Mina di marahi oleh guru dan kepala sekolah di sini."
"Apa itu benar Mina?" Tanya Zear.
"Hmm iya." Ucap Mina.
"Om Zear, tante Jane, Mina padahal tidak bersalah tapi tetap saja kepala sekolah dan guru di sini membela mereka, aku benar-benar sangat kesal saat melihatnya." Ucap teman-teman nya Mina.
"Begitu yah terima kasih karena sudah membela Mina, sekarang semuanya serahkan pada om, dan tante kami akan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas."
"Mina sayang kenapa tidak bilang dari dulu?" Tanya Jane.
"Mina takut menganggu papah dan mamah."
"Tidak, Mina sama sekali tidak menganggu papah dan mamah, lain kali jika ada hal seperti ini Mina harus memberitahukan nya pada papah mamah yah."
"Iya maafkan Mina."
"Mina tidak salah kok." Ucap Jane sambil memeluk Mina.
"Zear." Ucap Jane, Zear pun mengerti maksud Jane.
Zear, Jane, Mina dan anak yang lain nya pun pergi ke ruang kepala sekolah.
Mereka di suruh menunggu, karena kepala sekolah sedang sibuk, namun Zear langsung menerobos begitu saja.
Para satpam menghalangi Zear dan yang lain nya, namun Zear hanya mengeluarkan sedikit aura nya dan mereka semua pingsan di tempat.
"Apa kau kepala sekolah disini?" Tanya Zear yang membuat kepala sekolah itu terkejut.
"Ya aku memang kepala sekolah disini, kenapa kalian masuk tanpa izin?" Tanya nya.
"PENJAGA!!!!!!!"
"Mereka semua sudah pingsan, jika tidak percaya kau boleh melihatnya, tapi sebelum itu dengarkan aku, aku memiliki keluhan terhadap sekolah ini."
Kepala sekolah itu pun melihat Mina yang di gendong oleh Jane.
"Apa kau orang tua dari anak bermasalah itu?" Tanya nya.
Yang langsung membuat Jane dan Zear marah besar.
Zear pun menghancurkan ruangan kepala sekolah itu hanya dengan aura yang dia keluarkan.
Kepala sekolah itu pun mengompol di celana karena ketakutan.
"ANAK KU BUKANLAH ANAK BERMASALAH CAM KAN ITU DALAM OTAK MU."
"KAU LAH YANG BERMASALAH BABI." Ucap Zear yang kesal.
"Sekarang dengarkan aku anakku mengalami pembullyan di sekolah ini, aku ingin kau memanggil anak-anak yang kusebutkan, sekalian juga panggil orang tua nya."
"Kau mengerti babi? Jika kau tidak mengerti aku akan menghancurkan 1 sekolahan mu ini" Ucap Zear yang benar-benar kesal.
Kepala sekolah itu pun hanya menganggukan kepala nya dia sekarang benar-benar sangat ketakutan.
***
"Bos Max indonesia dalam bahaya." Ucap Mata-mata yang sedang melihat Zear kesal.
Mata-mata itu pun menjelaskan semuanya.
"APA? Ini sangat berbahaya, aku dan presiden akan datang kesana."
"Baik aku mohon dengan segera, aku takut Zear dan Jane benar-benar marah bos."
"Iya tenang saja aku akan langsung pergi sekarang menuju kesana."
***
Anak-anak yang disebutkan oleh Zear kebetulan mereka dan orang tua nya sedang berada di area sekitaran sekolah.
Sekarang mereka pun masuk ke ruangan kepala sekolah.
"Babi jelaskan semuanya kepada orang tua mereka." Ucap Zear pada kepala sekolah.
"Sebelumnya maafkan saya ibu bapak orangtua murid, karena memanggil kalian semua kemari."
"Langsung saja pada intinya kami adalah orang sibuk." Ucap salah seorang orang tua murid.
"Itu benar suamiku merupakan wali kota jadi kami tidak memiliki waktu yang cukup lama."
Zear dan Jane benar-benar sangat kesal namun mereka tetap sabar terlebih dahulu.
"Anak kalian telah membully anaknya tuan ini, dan nyonya ini." Ucap kepala sekolah itu.
"Dan mereka ingin anak kalian meminta maaf kepada anak tuan dan nyonya ini."
"APA!!!!!!!!!! Anakku tidak mungkin melakukan hal itu, sekelas anakku adalah anak dari wali kota." Ucap salah seorang orang tua murid.
"Ayah ibu, aku telah di fitnah yang tidak tidak padahal anak itulah yang membully ku." Ucap anak yang telah membully Mina.
"Itu bohong!!!!! Justru kaulah yang selalu membully Mina." Ucap teman-teman nya Mina yang membela langsung Mina.
"Anak-anak kalian tidak boleh membela orang yang bersalah." Ucap kepala sekolah itu.
"Papah mamah." Mina sambil memeluk Jane.
"Lebih baik anak kalian meminta maaf, dan menyesali perbuatan yang telah dia perbuat terhadap anak ku." Ucap Zear.
"APA KAU TIDAK DENGAR ANAK KU BERBICARA APA DASAR MISKIN!!!!!!!!." Ucap nya.
"Aku adalah wali kota di negara ini kau jangan berani macam-macam, memfitnah anakku yang tidak-tidak."
"SEHARUSNYA ANAKMU LAH YANG MEMINTA MAAF KEPADA ANAKKU." Ucap nya.
Yang membuat Zear dan Jane benar-benar sangat kesal.
Dan tiba-tiba ada sebuah keramaian di luar, dan pengumuman presiden indonesia dan juga pemimpin asosiasi hunter indonesia datang ke sekolahan.
Mereka semua terkejut akan hal itu, mereka sekarang bertanya-tanya apa yang terjadi kenapa orang sepenting mereka datang ke sana.
Pemimpin asosiasi hunter kakek Max dan presiden indonesia pun yang di kawal oleh pasukan.
Mereka masuk ke ruang kepala sekolah.
Semua orang yang ada di ruang kepala sekolah memberi hormat kepada kakek Max dan juga presiden.
Kecuali Zear, Mina, dan Jane.
"Apa kau tidak takut dengan mereka?" Tanya kepala sekolah.
"Cepat beri hormat kepada mereka, apa kau tidak tau siapa mereka?" Tanya orang tua murid itu.
"KAU BERANI SEKALI BERKATA SEPERTI ITU KEPADA TUAN ZEAR DAN NYONYA JANE!!!!!!!!!" Teriak presiden yang membuat kepala sekolah dan orang tua murid itu ketakutan.
"Tuan Zear, nyonya Jane maaf." Ucap presiden dan kakek Max sambil menunduk hormat kepada Zear dan Jane.
"KAMI BENAR-BENAR MEMINTA MAAF SELURUH INDONESIA MEMINTA MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN YANG DI ALAMI TUAN ZEAR DAN NYONYA JANE." Ucap Presiden dan Kakek Max.