
"Woy woy woy, apa mereka semua masih bisa di sebut sebagai manusia?" Tanya seseorang yang sedang berada di kapal besar.
Dia adalah salah satu pemimpin dari penyerangan kali ini, dia merupakan rangker nasional dari negara afrika.
Dia bernama Dambala.
"Aku tau bahwa 8 iblis tak berperasaan sangat mengerikan, tapi aku tidak mengetahui bahwa mereka lebih mengerikan dari pada yang di bayangkan." Ucap Eska.
Dia juga merupakan rangker nasional dari negara Iran.
"Mereka menghabisi semua pasukan kita hanya dalam waktu sekejap? Mereka bukanlah manusia." Sahut salah satu rangker nasional juga bernama Balu, dia berasal dari Vietnam.
"Ini bukan waktunya untuk takjub dasar bodoh!!!!!!! Sekarang kita harus memikirkan bagaimana caranya kita lepas dari monster seperti mereka." Sahut salah satu rangker nasional amerika serikat bernama Ricardo.
Mereka semua sebenarnya sekarang sedang tegang, karena 8 iblis tak berperasaan sedang memasuki kapal mereka.
"Itu tidak masalah, lagi pula aku rasa tugas kita sudah selesai, aku yakin kita semua akan selamat." Sahut salah satu rangker Brazil bernama Marquez.
"Marquez benar, kita tidak perlu khawatir, aku yakin mereka semua sekarang sudah sampai disana dan sebentar lagi mereka akan melakukan rencana nya." Sahut Rangker nasional yang berasal dari negara amerika, bernama Vico.
"Tapi tetap saja ini adalah keadaan yang sangat gawat, bagaimana jika 8 iblis tak berperasaan lebih dulu membunuh kita dari pada rencana kita terlebih dahulu yang berhasil." Ucap salah satu rangker nasional Iran bernama Hamka.
"Hal itu tidak mungkin, apa kalian menganggap diri kalian lemah? Apa kalian semua tidak bisa melawan 8 iblis tak berperasaan? Padahal aku sangat yakin setelah mereka mengeluarkan serangan yang sangat mengerikan itu, mereka semua pastinya sekarang sedang kelelahan."
"Dan ada kemungkinan juga kita bisa menang melawan mereka yang sedang kelelahan itu." Ucap salah seorang rangker nasional Vietnam bernama Yan Feng.
Mereka semua pun cukup terkejut dengan pernyataan Yan Feng, kini mereka semua sadar bahwa ada kemungkinan mereka bisa menang melawan 8 iblis tak berperasaan.
Yan Feng dia memberikan semangat kepada mereka semua.
Dan sekarang mereka semua sangat percaya diri, bahwa mereka akan memenangkan pertarungan kali ini.
Karena mereka juga menyiapkan suatu rencana yang mengejutkan bagi 8 iblis tak berperasaan.
Mereka semua yang ada di kapal besar, merupakan bawahan dari para bangsawan.
Mereka memiliki hutang yang sangat banyak kepada para bangsawan.
Oleh karena itulah mereka melakukan hal yang bodoh yaitu berani melawan 8 iblis tak berperasaan.
Jika bukan perintah dari para bangsawan, mereka semua tidak mungkin ingin melawan 8 iblis tak berperasaan.
Bagi mereka melawan 8 iblis tak berperasaan, sama saja dengan bunuh diri.
Mereka semua sekarang memiliki perasaan yang campur aduk, takut, semangat, percaya diri.
Setelah melihat kekuatan para 8 iblis tak berperasaan mereka semua menjadi takut.
Namun Yan Feng dan yang lain nya berpikir, bahwa 8 iblis tak berperasaan juga memiliki batasan, bagaimana pun juga mereka adalah manusia.
Dan Yan Feng dan yang lain nya yakin bahwa 8 iblis tak berperasaan, sekarang kekuatan mereka sudah terkuras habis karena telah di gunakan untuk menghabisi para bawahan mereka.
Mereka pun akhirnya percaya diri bahwa mereka bisa mengalahkan 8 iblis tak berperasaan, lagi pula mereka berpikiran bahwa mereka juga tidak selemah itu.
Kini mereka semua pun bersiap untuk melawan 8 iblis tak berperasaan.
***
Devin, Reyhan, Fang Jiali, Fang Yin, Red, Hana, Zear, Jane. Mereka sekarang sudah masuk ke dalam kapal besar itu.
Mereka di sini sudah menghabisi banyak musuh yang ada di kapal itu.
"Apa mereka tidak ada habis-habisnya? Apa kalian bisa menyerahkan semua musuh itu padaku?" Ucap Reyhan sambil menarik busur panahnya.
"Tentu." Jawab Zear.
"Baiklah." Ucap Reyhan.
Tiba-tiba di busur Reyhan terdapat 7 anak panah berwarna hijau.
[Arrow bom] Reyhan pun melepaskan serangan tersebut ke arah musuh.
Panah Reyhan menyebar jauh dan melesat dengan sangat cepat.
Ketika panah Reyhan menabrak orang, panah itu tiba-tiba saja meledak dengan sangat dahsyat.
Ledakan itu berupa aura berwarna hijau.
Semua musuh pun mati dengan mengenaskan hanya dalam waktu 1 detik.
Reyhan pun tersenyum bangga.
"Biasa saja." Sahut Fang Yin dan Devin.
Hana pun memukul mereka berdua kembali.
Akhirnya mereka hampir sampai ke ruangan para pemimpin musuh.
Namun lagi dan lagi mereka di halangi oleh pasukan yang sangat banyak.
Jane disini langsung melesat dengan sangat cepat kearah musuh.
Dan tiba-tiba saja seluruh musuh itu berubah menjadi es.
Bahkan ruangan mereka sekarang juga berubah menjadi es beku.
"Sekarang aku mengerti kenapa kak Zear takut pada kak Jane." Sahut Devin.
"Bisakah kau diam?" Tanya Hana.
"Hohoho tentu saja bisa." Ucap Fang Yin.
"Ntah kenapa jika aku mengobrol dengan kalian berdua, darah tinggi ku selalu aktif." Ucap Hana.
"Mungkin kau sedang sakit, seharusnya kau periksa ke dokter benarkan Fang Yin." Ucap Devin.
"Ya aku rasa itu benar." Ucap Fang Yin.
"Hati-hati Hana akan memukul kalian lagi." Ucap Red dan benar saja.
Devin, Fang Yin. Mereka babak belur bukan karena musuh tapi karena di hajar oleh Hana.
Mereka pun akhirnya sampai di ruangan yang sangat besar.
Dan di depan mereka terdapat 10 orang yang sedang berdiri menyambut mereka.
Tanpa basa-basi Zear dan Jane langsung melesat dengan sangat cepat, dan memukul 2 orang dari mereka.
2 orang itu pun tidak bisa menahan atau pun menghindari serangan Zear dan Jane.
Karena serangan mereka di lakukan secara tiba-tiba dan serangan mereka terlalu cepat.
2 orang itu pun terhempas sangat jauh sampai menabrak tembok-tembok yang ada di kapal.
Kapal itu pun berlubang.
Zear dan Jane pun jalan melewati lubang itu, mereka ingin menyusul 2 orang itu dan ingin menghabisi mereka.
"Aku serahkan sisanya pada kalian." Ucap Zear pada yang lain nya.
8 orang pemimpin pasukan musuh, mereka terdiam tidak bergerak sama sekali, itu semua karena mereka terkejut dengan kekuatan yang di tunjukan oleh Zear, Jane.
Mereka pun baru tersadar setelah Zear berbicara.
Mereka pun ingin melawan Zear dan Jane, tapi mereka di halau oleh Devin dan yang lain nya.
"Kalian mau kemana? Lawan kalian ada di sini." Ucap Devin.
"Aku harap kalian dapat menghibur kami." Ucap Reyhan.
"Jangan sampai mati dengan cepat." Ucap Fang Yin.
Ketika 8 orang itu beradu kekuatan dengan Reyhan dan yang lain nya.
Mereka bisa merasakan kekuatan yang sangat mengerikan dari Reyhan dan yang lain nya.
Mereka pun sekarang bergemetar ketakutan.
Dalam pikiran mereka sekarang hanya ada dua hal yaitu, mereka akan kalah dan mereka akan mati.
Namun sebisa mungkin mereka akan mengulur waktu sebanyak mungkin, agar rencana mereka yang lain nya dapat berhasil.
Mereka pun saling memandang satu sama lain dan menganggukan kepala mereka.
Mereka di sini akan mengulur waktu dengan cara mengobrol dengan Devin dan yang lain nya.