
Kakek Max di sini memberitahu Zear tentang sebuah portal yang sangat misterius yang berada di daerah Jakarta.
Cukup dekat dengan rumah Zear dan Jane.
Portal itu sudah berada di tingkat misterius, alias tidak di ketahui sudah melebihi portal kelas SSS.
Yang itu artinya portal itu sangat berbahaya, bahkan ada kemungkinan portal itu di rajai oleh bawahan para primordial demon.
Atau bisa jadi primordial demon langsung lah yang merajai tempat itu.
Zear sangat kesal karena para primordial demon selalu saja membuat masalah, dengan mengirimkan para monster ke dunia ini.
Sama seperti di masa lalu Zear, di dunia nya dulu juga seperti ini.
Para primordial terus mengirimkan monster yang sangat banyak.
Dan sampai-sampai hampir memenuhi dunia di masa lalu nya.
Namun Zear berhasil mengatasi hal itu, walaupun pada akhirnya dia di hianati oleh semua orang di sana.
Bahkan orang yang Zear cintai yang mirip dengan Jane di masa lalu nya, juga ikut di bunuh oleh mereka.
Zear sebenarnya sangat ingin membalas dendam kepada mereka yang telah menghianati Zear.
Makanya ketika Zear diberikan kesempatan kedua Zear dia sangat senang, apalagi di tambah dia melihat wanita yang di cintai nya juga ikut bereinkarnasi.
"Sayang ada apa?" Tanya Jane.
"Iya papah ada apa, kenapa wajah papah terlihat seperti itu seperti ada masalah yang besar."
"Mina memang sangat pintar, Mina benar ada sebuah masalah yang besar." Ucap Zear.
Yang membuat satu keluarga terkejut dan panik.
Jika Zear mengatakan ada sebuah masalah besar, maka masalah itu mereka yakin benar-benar sangat sulit di atasi.
"Masalah apa?" Tanya Jane dan yang lain nya.
"Kakek Max memberitahu ku dan meminta bantuan ku."
"Kakek Max menginformasikan ada sebuah portal tingkat misterius yang berada di dekat sini."
"Sebenarnya portal itu sudah di masuki oleh para rangker nasional, dan beberapa guild ternama di indonesia, tapi mereka sekarang tidak ada kabar sama sekali."
"Mereka sudah memasuki portal itu kurang lebih 2 minggu."
"Itu sangat lama, apa jangan-jangan portal tingkat misterius itu yang di masuki oleh Reza, Brad, Maman." Ucap Leonard.
"Iya kalau tidak salah mereka juga izin kepada kita, untuk memasuki portal di daerah sini, dan mereka sudah beberapa minggu ini tidak ada kabar." Ucap Silvi yang sekarang sedang khawatir.
"Zear kita harus pergi ke sana, aku sangat khawatir dengan mereka." Ucap Leonard.
"Baiklah ayah aku juga berencana untuk pergi ke portal misterius itu."
"Apa papah, mamah, kakek, nenek akan pergi lagi?" Tanya Mina.
"Mina sayang, mamah dan yang lain nya, akan pergi kerja lagi, sebenarnya kami tidak ingin meninggalkan Mina tapi-"
"Iya mamah tenang saja kok, Mina tidak apa-apa asalkan mamah dan yang lainnya berjanji untuk pulang dengan selamat." Ucap Mina sambil tersenyum.
"Hhahahah cucuku Mina tentu saja kami akan pulang dengan selamat hahaha." Leonard sambil memeluk Mina dan mengangkat Mina.
Mina pun terlihat senang.
"Mina kami akan menyelesaikan pekerjaan ini dengan cepat, ayah mertua, ibu mertua, Jane ayo kita pergi."
"Ibu, ayah, Mina kami pergi dulu jaga diri kalian baik-baik." Ucap Zear.
"Iya tenang saja Zear, kami berdua akan menjaga Mina dengan sangat baik." Ucap ayahnya Zear.
"Zear, Jane, Leonard, Silvi kalian berhati-hatilah." ucap ibu Zear.
"Kakek, nenek, papah, mamah berhati-hatilah." Mina sambil melambaikan tangan.
Dan Zear dan yang lainnya pun pergi dengan perasaan yang membara.
Mereka benar-benar akan menyelesaikan portal ini dengan cepat.
Portal yang akan mereka masuki merupakan portal yang cukup rahasia, jadi portal ini hanya di ketahui orang-orang yang penting saja.
Ketika kami datang ke tempat di mana portalnya berada.
Kami di sambut oleh orang-orang penting termasuk kakek Max.
"Zear, Leonard, Silvi, Jane." Sahut kakek Max yang menyapa kami.
"Kakek Max bagaimana keadaan nya sekarang?" Tanya Zear.
"Woy woy lihatlah itu bukan nya dia adalah sang dewi Jane, dia benar-benar terlihat cantik ya."
"Hus jaga bicara mu, apa kau ingin mati di tempat, lihatlah di sana juga ada ayah ibunya dan ada suaminya juga."
"Hahhaha apa yang kau takutkan."
"JAGA BICARA KALIAN ATAU AKAN AKU BUNUH KALIAN!!!!!!!!! KALIAN JANGAN PERNAH MENCARI MASALAH DENGAN MEREKA!!!!!!!"
"Bos kau terlalu berlebihan."
"BERLEBIHAN APA NYA AKU PERNAH MELIHAT DIA BERTARUNG DENGAN MATA KEPALA KU SENDIRI."
"Mereka berada di tingkat yang tidak terbayangkan, bahkan aku juga sangat mempercayai bahwa mereka dapat mengalahkan para dewa."
"Bos"
"DIAM ATAU AKU BUNUH?"
"Maafkan kami bos."
Itulah ucapan mereka yang ada di sini.
Zear, Jane, Leonard, Silvi mendengar semua perbincangan orang-orang yang ada di sini.
Tapi mereka mengabaikan nya, dan fokus pada penjelasan kakek Max.
"Kakek Max kalau begitu kami masuk terlebih dahulu, kami harus menyelesaikan portal ini dengan cepat" Ucap Zear.
"Iya kakek Max kami harus menyelesaikan portal ini dengan cepat, soalnya ada hal yang ingin kami lakukan lagi." Ucap Jane.
"Baiklah kalau begitu semoga beruntung, sekali lagi sebagai perwakilan dari negara indonesia kami sangat berterima kasih kepada kalian."
"Simpan terima kasih mu untuk nanti Max hahahaha." Ucap Leonard.
Zear, Jane, Leonard, Silvi pun masuk ke portal misterius, di ikuti dengan guild yang lain nya.
"Tuan Zear, tuan Leonard, nyonya Jane, nyonya Silvi kami mohon kerja samanya." ucap para pemimpin guild sambil menunduk hormat.
Sedangkan para bawahan nya sedikit terlihat sombong.
"Ya kami juga mohon bantuan nya." Ucap Zear, Leonard, sedangkan Silvi dan Jane mereka jual mahal.
Mereka seperti tidak ingin berbincang dengan orang yang mereka tidak kenal terutama pria.
Sekarang mereka semua sedang berada di gurun yang sangat luas panas.
Dan mereka semua sekarang sedang berjalan mengikuti Zear, Jane, Leonard, Silvi.