THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 61 Menuju markas guild Asgard



Zear dan yang lain pergi ke inggris menggunakan pasukan bayangan Zear, dan juga Red.


Mereka semua sepanjang perjalanan terdiam tidak berbicara sama sekali.


Mereka semua bergerak sangat cepat, sehingga membutuhkan waktu yang tidak lama untuk tiba di inggris.


Mereka semua sekarang masih terbang.


"Reyhan kau mengetahu bukan Guild apa yang menampung orang bernama Edwart itu?" Tanya Zear.


"Ya aku mengetahuinya, Guildnya bernama Asgard, pemimpin dari guild itu bernama Rico, dan dia merupakan kakak dari Edwart."


"Aku juga mendapatkan informasi bahwa Guild Asgard termasuk ke 10 guild besar di inggris, mereka benar-benar cukup berpengaruh di sana, tapi siapapun mereka, sekuat apapun mereka, seberpengaruh apapun mereka, mereka telah menyinggung kita semua, dan kita harus membalasnya." Ucap Reyhan.


"Kau benar, Reyhan tunjukan jalan menuju markas guild Asgard, kau mengetahuinya bukan?" Tanya Zear.


"Tentu saja." Ucap Reyhan.


"Kak Zear apa kita akan langsung menyerang habis guild Asgard?" Tanya Fang Yin.


Kali ini Fang Yin tidak merengek, tiba-tiba penyakit takut terbang dia hilang.


Ya walaupun dia berkendara sambil memegang pinggang adiknya.


"Tidak, kita tidak akan melakukan hal itu, kita juga tidak boleh bertindak gegabah." Ucap Zear.


"Takutnya kita salah sasaran, karena informasi hanyalah sebuah informasi, kebenaran nya belum tentu seperti itu, aku tidak ingin salah sasaran, kalian mungkin mengerti apa maksudku." Ucap Zear.


"Aku mengerti, jadi kita datang kesana untuk mencari Edwart, dan menanyai dia banyak hal bukan?" Tanya Reyhan.


"Ya seperti itulah." Ucap Zear.


"Kita akan mencari dimana pun keberadaan Edwart." Ucap Zear.


"Jika kebenaran nya seperti yang di informasikan Reyhan, dan Edwart di sembunyikan di suatu tempat bagaimana?" Tanya Devin yang kebetulan tiba-tiba otak di encer.


"Nanti akan ketahuan." Ucap Reyhan.


"Itu benar yang terpenting untuk sekarang kita sampai dulu markas guild Asgar." Ucap Jane.


***


Di markas guild Asgard, Edwart dan kakaknya Rico yang tengah asik berpesta bersama dengan para wanita dan anggota guild mereka.


"TUAN TUAN TUAN." Ucap Seseorang yang berpakaian jas hitam, yang terlihat terburu-buru dalam menghampiri Rico dan Edwart.


"HAH? ADA APA KENAPA KAU MENGGANGGU KAMI YANG SEDANG BERSENANG-SENANG INI? BENARKAN CANTIK....." Ucap Edwart.


Sambil menggoda seorang wanita.


"Edwart benar, kau menganggu kesenangan orang lain saja." Ucap Rico.


"Tapi tuan ini sangat penting ini tentang Mina"


"Hah!!!!! Mina si anak kecil adiknya Rina itu yang belum kita temukan?" Tanya Edwart.


"Benar tuan."


"Apa kau menemukan nya, jika kau menemukan nya, maka anggota ku akan langsung bergerak mencari dia dan membunuh nya." Ucap Rico.


"Aku menemukan nya, tuan bahkan aku tau dimana dia sekarang, tapi tuan ada sebuah masalah." Ucap orang tersebut.


"Ada apa dengan nya, bukan nya dia hanya anak kecil biasa, bagaimana bisa dia menyebabkan sebuah masalah hahahaha, kau ini lucu sekali hahahaha." Ucap Rico.


"Masalah apa hah? Cepat katakan, jangan bilang masalahnya, hanya masalah sepele seperti uang atau lain nya hahahaha." Ucap Edwart.


"Bukan tuan, ini adalah masalah yang sangat besar tuan, Mina sekarang berada di asuhan Zear dan Jane, ini adalah fotonya aku mendapatkan nya beberapa hari yang lalu." Ucap orang tersebut.


"Zear, Jane. Kau jangan bercanda." Ucap Edwart sambil melihat foto yang diberikan oleh orang tersebut.


Edwart pun menunjukan wajah yang sangat terkejut.


Rico pun mengambil foto itu juga dan melihatnya, Rico pun terkejut.


Mereka berdua tiba-tiba merinding ketakutan, keluar keringat dingin dari tubuh mereka.


Mereka sekarang berperilaku sangat aneh.


"APA INI BENAR?" Tanya Rico.


"Ya tuan ini benar, aku bersumpah demi apapun." Ucap orang tersebut.


"KAKAK KALAU INI BENAR SEKARANG KITA DALAM BAHAYA BESAR BUKAN." Ucap Edwart yang sangat ketakutan.


"Tenanglah dulu adik bodoh, Mina dia tidak mengetahui apapun tentang kita, dia hanyalah bocah ingusan yang tidak tau diri." Ucap Rico.


"Kita jangan panik terlebih dahulu, hahahahah tenang saja semuanya akan baik-baik saja."


"Lagi pula semua informasi dan bukti sudah kita tutup bukan? Hhahahaha." Ucap Rico sambil tersenyum kejam.


"Kakak benar hahahahahhaha."


"Di tambah Mina si bocah ingusan itu tidak mengetahui apapun, jelas kali ini kita tidak dalam bahaya hahahaha jadi tenanglah dan mari kita bersenang-senang kembali hahaha." Ucap Rico.


"Tapi ini tetaplah berbahaya." Ucap orang tersebut.


"Sudahlah tenang saja, ayo minum dan bermain bersama para wanita." Ucap Edwart.


***


Zear dan yang lain nya yang masih terbang menuju markas guild Asgard mereka kembali mengobrol.


Mereka walaupun dalam keadaan kesal dan sangat marah, mereka tetap bisa mengendalikan nya.


"Zear, aku yakin mereka sekarang sedang berada di markas guild Asgard." Ucap Reyhan.


"Kenapa kau yakin sekali Reyhan?" Tanya Zear.


"Itu semua karena mereka adalah orang yang sangat bodoh, dan selalu meremehkan orang lain." Ucap Reyhan sambil tersenyum senang.


"Mereka pasti tidak akan menyadari bahwa informasi yang mereka tutup-tutupi sudah terbongkar habis oleh ku." Ucap Reyhan.


"Mereka tidak mengetahui bahwa mata ku ada di seluruh dunia." Ucap Reyhan dengan kepercayaan dirinya.


"Informasi apapun yang kau inginkan Zear, aku mengetahuinya, itu semua karena aku sudah mengirimkan banyak mata-mata ke seluruh dunia." Ucap Reyhan.


"Bagus jika seperti itu, ayo kita pergi lebih cepat, aku tidak sabar ingin menghabisi mereka, jika mereka benar-benar orang yang telah membuat Mina menderita." Ucap Jane.