
Keesokan harinya di siang hari, Zear mengantar Mina ke rumah ayah dan ibunya.
"Mina untuk beberapa hari kedepan Mina akan tinggal bersama kakek dan nenek yah." Ucap Jane.
"Iya siap tapi apa mina boleh tau papah dan mamah mau pergi kemana, kenapa tidak membawa Mina."
Zear dan Jane pun sedikit bingung untuk menjawabnya.
"Apa mamah dan papah akan pergi ke tempat berbahaya?" Tanya Mina dengan lesuh.
"Iya kurang lebih seperti itu makanya papah dan mamah ga bisa membawa Mina." Ucap Zear sambil mengelus kepala Mina.
"Begitu yah kalau begitu Mina akan mengizinkan mamah papah pergi tapi dengan satu syarat yaitu papah dan mamah harus kembali dengan selamat."
"Hahaha kupikir apa ternyata hanya itu baiklah papah berjanji."
"Mamah juga berjanji."
Mereka bertiga saling melakukan janji kelingking.
Dan akhirnya Zear pun menitipkan Mina di tempat ayah dan ibunya.
Ayah dan ibu Zear beserta adiknya sangat menyambut kedatangan Mina, mereka semua terlihat senang.
Zear disini langsung meminta izin pamit kepada ayah dan ibunya, ayah dan ibunya Zear pun paham.
Singkatnya sekarang Zear berkumpul di tempat yang sudah di janjikan bersama dengan Devin dan yang lainnya.
Terlihat semua anggota 8 iblis tak berperasaan sudah berkumpul disana termasuk Red.
Disini mereka mengobrol sedikit dan mereka memtuskan beberapa hal yang pertama membagi tugas dan yang kedua mereka memutuskan untuk pergi kesana menggunakan pesawat pribadi milik guild MOONLIGHT.
Singkatnya mereka semua pun akhirnya pergi, sepanjang jalan banyak orang yang melirik mereka terutama Zear dan Jane yang sedang bergandengan tangan.
Banyak orang yang mengatakan bahwa Zear dan Jane adalah pasangan terbaik.
Tak sedikit dari mereka yang memotret Zear dan yang lainnya itu wajah sajah karna wajah Zear dan yang lainnya.
Sangatlah menawan alias cantik dan tampan, seperti artis.
Berhubungan Zear dan yang lainnya di indonesia jadi mereka belum begitu terkenal tidak seperti di Cina.
Jadi mereka tidak di kerumini banyak orang alias masih aman.
***
Sekarang mereka semua sedang berada di pulau Death Island kesan pertama Zear saat tiba di Death island sama seperti Reyhan dan yang lainnya yaitu kesal dan penuh amarah.
Bagaimana tidak, Zear dengan mata kepalanya sendiri melihat bagaimana manusia di perlakukan seperti binatang.
Seperti namanya Death island tempat itu sangat mengerikan seperti kuburan.
Tidak ada pepohonan semuanya rata dengan tanah kecuali di 3 gunung kemudian disana terdapat tiga gunung besar dan gunung tengah yang paling tinggi dan besar.
Adalah tempat dimana Licht berada, Zear dapat melihat dengan jelas dari jauh bagaimana kemegahan istana Licht.
Sedangkan 2 gunung lainnya di isi oleh pasukan dan orang-orang penting disana.
Sedangkan area bawah tempat Zear sekarang berada, hanya di penuhi oleh sebuah kandang yang berisikan manusia.
Selain itu disana juga ada berbagai pedagang narkoba ganja dan hal buruk yang lainnya.
Intinya tempat itu sangatlah buruk kecuali di daerah 3 gunung itu.
di daerah 3 gunung itu terlihat peradabannya lebih enak di bandingkan dengan area bawah.
Terlihat di 3 gunung itu seperti surga.
Zear yang melihat pemandangan ini jelas sangat kesal dan penuh amarah, ia menatap kosong kearah 3 gunung itu.
Ia mengerti mengapa Reyhan dan yang lainnya sangat kesal ketika berada di Death island.
"Aku juga akan mengeluarkan seluruh pasukan bayanganku untuk membantu kalian." Ucap Zear.
"Baik kak Zear."
[Demon Of Darkness] Zear pun mengeluarkan 300 pasukan bayangannya. 300 pasukan bayangan itu sekarang berada di belakang Zear, Reyhan dan yang lainnya.
Mereka semua menunduk hormat pada Zear, mereka semua sekarang sudah berevolusi menjadi sangat kuat.
Mereka sekarang telah menjadi mahluk abadi, benar-benar abadi, mereka semua pasukan yang tak terkalahkan.
Kecuali jika Zeat mati, Pasukan bayangan Zear sekarang memiliki warna biru muda.
Zear memiliki 200 pasukan darat dan 100 pasukan terbang, Zear juga sudah memilih 10 jendral terkuat pemimpin dari demon of darkness.
Seluruh pasukan Zear rata-rata memiliki tubuh yang besar-besar mungkin rata-rata panjang dari mereka 30 meter dengan lebar 20 meter.
Tapi itu tidak pasti hanya perkiraan saja.
"Kalian semua berubahlah menjadi kecil seukuran dengan ku, aku ingin kalian semua membebaskan para tahanan budak disini."
"Baiklah tuanku kami siap melaksanakan perintah tuan." Ucap 10 jendral dengan sopan dan hormat pada Zear.
"Pergilah laksanakan perintahku."
"Baik tuan dengan senang hati." Pasukan Zear pun berlarian dan langsung pergi dari sana
Reyhan dan yang lainnya saat melihat pasukan Zear mereka merinding ketakutan.
Reyhan dapat melihat bagaimana seramnya pasukan Zear, bisa dikatakan pasukan Zear bisa hampir setara dengan Reyhan dan yang lainnya.
Apalagi 10 jendral utama milik Zear mungkin mereka dapat melebihi kekuatan Reyhan dan yang lainnya.
Reyhan dan yang lainnya mereka hanya menelan ludah mereka sendiri.
"Kenapa kalian tak pergi?" Tanya Zear yang heran.
"Eh iya maaf kak Zear kami melamun hehe kami hanya terkejut saja melihat pasukan kak Zear yang sangat kuat-kuat baiklah kalau begitu kami pergi kak Zear." Ucap Devin.
"Kalian berjanjilah padaku kembalilah dengan selamat apapun yang terjadi." Perintah Zear terhadap mereka ber enam.
"Baik kak Zear, kak Zear juga berhati-hatilah." Ucap Fang Yin dan mereka pun langsung pergi, sisa Zear Red dan Jane disana.
Sebelum pergi Jane pun mencium bibir Zear "Berhati-hatilah sayang tapi aku yakin kamu pasti akan kembali dengan selamat."
"Ya itu pasti kamu juga berhati-hatilah ya walaupun aku yakin kamu pasti akan kembali dengan selamat."
"Ya itu pasti baiklah kalau begitu aku pergi dulu."
"Tuan." Red yang sudah berubah menjadi besar tanpa Zear suruh.
"Baiklah kita pergi juga apa kau siap RED?"
"Tentu saja tuan."
"Kalau begitu mengamuklah sesuka hatimu hancurkan istana dan 2 gunung itu."