THE GOD OF LEVELING 2

THE GOD OF LEVELING 2
Episode 117 Terus bertarung



Mereka semua sekarang sedang berfokusan melihat Zear dan Red.


"Aku akan menghabisi mereka dengan cepat." Batin Zear.


"Red."


"Baik tuan." Red pun mengeluarkan nafas apinya yang sangat besar dan sangat panas.


Red membakar 6 monster berukuran raksasa sekaligus.


Sedangkan Zear dia langsung melompat dan melesat kembali kearah musuh.


Zear bergerak dengan sangat cepat, dia bergerak sama dengan kecepatan cahaya sangat cepat, bahkan tak semua orang yang ada di sana dapat melihat pergerakan Zear.


Zear di sini tiba-tiba saja membunuh 10 monster berukuran raksasa yang sangat besar.


Dengan sangat mudah dan sangat cepat, Zear membuat kepala monster-monster itu terbelah dari badan nya.


Hanya dalam hitungan beberapa detik saja.


Zear kemudian di jemput oleh Red, dan mereka berdua terus membantai musuh.


Sedangkan 8 iblis tak berperasaan mereka yang lain nya juga membantai musuh.


Masing-masing dari mereka dapat mengalahkan 2 musuh sekaligus.


Perkembangan kekuatan mereka sama sekali di luar nalar, sama halnya seperti Zear.


Sedangkan pasukan bayangan Zear, jangan di tanya lagi mereka sangat sadis.


Sejauh ini mereka sudah membunuh ratusan monster lebih.


Di tambah pasukan bayangan Zear benar-benar abadi sama sekali tidak bisa di bunuh.


Mereka benar-benar menjadi eksitensi yang paling mengerikan.


Seluruh dunia juga merasa bahwa Zear dan yang lain nya, mereka seperti menggunakan cheat saja.


Terutama Zear tapi mereka semua tidak berani mengatakan nya, bagaimana pun juga mereka takut jika mereka menyinggung perasaan Zear.


Sekalinya mereka menyinggung perasaan Zear maka habislah sudah mereka nasibnya sama seperti para bangsawan, Benjamin, dan yang lain nya yang telah berani menyinggung Zear.


Monster terus berdatangan seperti tidak ada habisnya, tak sedikit dari para monster mengeluarkan skill jarak jauh.


Tapi skill mereka bisa di tahan oleh para Dewa, 8 iblis tak berperasaan dan rangker lain.


Ada pun yang berhasil lolos dan serangan itu mengarah ke kota Miami.


Serangan mereka para monster tetap saja percuma tidak bisa menghancurkan kota Miami.


Karena kota Miami sekarang terlindungi oleh sebuah tembok es yang sangat besar tinggi dan sangat tebal.


Pertahan kota Miami benar-benar pertahanan tingkat Dewa tidak akan ada yang pernah bisa menembus pertahanan itu.


Kecuali dia memiliki kekuatan yang lebih dari Jane ataupun Zear, Red.


Zear, Red dan yang lain nya sekarang sedang melihat monster yang terus berdatangan dari portal itu.


Mereka sudah membunuh ribuan monster lebih tapi portal itu belum mengeluarkan bos monsternya.


Itulah pikiran mereka semua.


Sedangkan pikiran Zear dan Red, mereka berharap agar para monster seperti itu yang terus muncul dari pada mereka harus melawan bos monsternya.


Itu semua karena Zear dan Red tau siapa Bos monsternya.


Bos monsternya yang tidak lain adalah pemimpin Primordial demon.


Dia merupakan bos terakhir dari seluruh monster.


"Kak Zear apa lebih baik kita semua masuk kesana dan menghabisi bos monster nya." Devin yang mengasih saran kepada Zear.


"Kenapa kak Zear?" Tanya Fang Yin.


"Bos monster yang berada di dalam portal itu, sama sekali tidak bisa kita kalahkan." Ucap Zear yang membuat semua orang yang ada di sana terkejut.


Zear mengatakan nya dengan nada serius.


Mereka baru mendengar pertama kalinya Zear berkata tidak bisa mengalahkan musuh.


Zear yang gila, dan selalu percaya akan kemenangan dia ketakutan dan berkata seperti itu.


Sebenarnya siapa bos monster yang ada di dalam portal itu.


Apa dia semengerikan itu sampai-sampai Zear berkata bahwa Zear dan yang lain nya sama sekali tidak bisa mengalahkan nya.


"Jadi sekarang yang harus kita lakukan adalah terus menghabisi monster yang berdatangan?" Tanya Reyhan.


"Iya mau tidak mau pilihan nya hanya itu saja Reyhan, aku sama sekali tidak ingin memasuki portal itu, jika kita memasukinya kita hanya akan mengantarkan nyawa kita, kita hanya akan mati konyol." Ucap Zear.


Reyhan yang mendengar semua perkataan Zear dia menelan ludahnya sendiri.


Jika Zear berkata seperti itu maka kemungkinan besar bos monster yang ada di dalam portal itu sangatlah mengerikan.


Semua orang pun menganggukan kepalanya dan mereka mulai bertarung lagi.


"Red semoga saja perkataan mu benar, bahwa dia sama sekali tidak bisa datang ke bumi ini." Ucap Zear.


"Iya tuan, jika dia sampai turun ke bumi sudahlah kita sama sekali tidak mempunyai harapan untuk menang." Ucap Red.


"Red dalam ingatan ibu mu apa pemimpin Primordial demon sangat mengerikan kekuatan nya?"


"Aku tidak ingat dengan jelas tuan karena, ingatan ibu ku yang mengalir hanya sebagian-sebagian saja, tapi dapat aku pastikan tuan kekuatan pemimpin Primordial demon."


"Dia bisa menghabisi seluruh ras Naga, padahal ras Naga merupakan ras paling kuat bahkan Primordial demon saja kalah dengan mudah tuan jika mereka melawan Ras naga." Ucap Red.


Mendengar semua itu Zear sekarang bisa sedikit membayangkan bagaimana kekuatan dari pemimpin Primordial demon.


"Aku tak menduganya bahwa dia sangat merepotkan." Ucap Zear.


"Tuan kita harus bertambah kuat jika kita ingin mengalahkan nya, tuan harus kembali ke tower kematian sendirian dan menyelesaikan semua stage di tower kematian"


"Dengan tuan menyelesaikan semua stage di tower kematian aku yakin kekuatan tuan dapat menyamai pemimpin Primordial demon, atau munkgin tuan dapat lebih kuat dari pada dia." Ucap Red.


"Satu-satunya cara hanya ini saja tuan, jika tuan bertambah kuat maka kami semau juga akan bertambah kuat, itu semua karena kami terhubung dengan tuan." Ucap Red.


"Begitu yah jadi satu-satunya cara agar bisa mengalahkan pemimpin Primordial demon, dan mengetahui semuanya, aku harus menyelesaikan semua stage di tower kematian." Ucap Zear.


"Itu benar tuan." Ucap Red.


"Red untuk masalah itu kita pikirkan nanti, yang sekarang harus kita lakukan adalah menghabisi seluruh musuh yang tidak ada habisnya."


"Aku tidak tau sampai berapa hari lagi kita harus bertarung seperti ini." Ucap Zear.


"Pemimpin Primordial demon dia benar-benar sangat merepotkan." Ucap Red.


Red dan Zear pun kembali ke pertarungan.


Mereka semua sekarang benar-benar serius bertarung.


Buktinya mereka semua dapat mengatasi para monster yang terus berdatangan tanpa henti dengan mudahnya.


Namun Zear dan Red di sini mereka menyimpan kekuatan besar mereka.


Mereka benar-benar menghemat kekuatan mereka.


Mereka takut jika sampai sesuatu yang sangat mengerikan yang hampir sama dengan Primordial demon keluar dari portal itu.


Mereka sama sekali tidak masalah dengan pemimpin Primordial demon.


Karena mereka yakin dengan pasti bahwa pemimpin Primordial demon tidak mungkin turun ke bumi.