
Singkatnya Keonal dan juga Jackson menjelaskan tentang rencana Licht yang busuk.
Jadi mereka bertiga berencana untuk menguasai dunia ini, dengan cara menyingkirkan satu-satu para dewa.
Kemudian asosiasi hunter dunia dan para Demigod.
Namun rencana itu sudah gagal ketika Licht melawan Zear.
Dan Licht menjanjikan mereka berdua juga akan mendapatkan bagian nya.
Maksudnya mereka bertiga akan bersama-sama dalam menguasai dunia.
Dan waktu itu mereka bertiga berpikiran rencana tersebut akan berhasil tapi.
Semua di gagalkan oleh Zear dan yang lain nya.
Jadi secara tidak sengaja 8 iblis tak berperasaan berhasil menyelamatkan dunia dari kekacauan.
"Red apa yang semua dikatakan oleh mereka berdua benar atau tidak?" Tanya Fang Jiali.
"Mereka berkata jujur." Ucap Red.
"Jadi Zear bagaimana? Apa yang harus kita lakukan pada mereka berdua sekarang? Apa kita harus membunuh mereka berdua?" Tanya Jane.
"Siall mereka benar-benar iblis terutama istrinya Zear, Licht matamu dibutakan dengan apa, wanita yang kau sukai benar-benar sangat mengerikan." Batin Jackson yang sedang tidak karuan.
"Sialll kenapa istrinya sang pemimpin iblis sangat menyeramkan lebih menyeramkan dari suaminya, dari tadi dia hanya berkata bunuh tidak bunuh tidak, aku jadi merinding, semoga kami berdua bisa selamat, kami benar-benar akan melakukan apapun untuk bisa selamat dari mereka." Batin Keonal.
Mereka berdua sekarang sedang berdoa.
"Aku pikir lebih baik membiarkan mereka berdua hidup, tapi Keonal, Jackson jika kalian ingin hidup kalian harus mengikuti semua perintah ku bagaimana apa kalian menerima tawaran ku?" Tanya Zear.
Fang Jiali, Fang Yin, Red, Jane tidak mempertanyakan kenapa Zear mengampuni Keonal dan Jackson.
Itu semua karena mereka saking percaya nya terhadap Zear.
"Selagi nyawa kami bisa selamat kami akan melakukan apapun." Ucap Keonal.
"Itu benar kami akan menerima tawaran tuan Zear dengan senang hati." Ucap Jackson.
Mereka berdua pun menunduk hormat.
"Red."
"Mereka berkata dengan jujur tuan."
"Baguslah kalau begitu dengarkan aku, besok kalian harus memberikan ku sejumlah uang, bebas terserah kalian mau berapa pun, tapi aku tidak menerima uang kecil, kalian berdua mengerti kan."
"Dan aku ingin kalian juga mengirim tenaga ahli bidang kedokteran, tehnologi, sains, arsitektur dan yang lain nya, dan aku juga ingin kalian memberikan sumber daya alam pulau kalian itu terserah kalian."
"Kalian harus mengirim nya dengan cepat, untuk kali ini itu saja oh yah beberapa hari kedepan aku akan mengunjungi pulau kalian."
"Aku ingin melihat langsung bagaimana pulau kalian, apa disana ada sesuatu yang tidak aku suka yaitu perbudakan manusia dan ketidaksejahtraan penduduk di pulau kalian, aku benar-benar tidak menyukai hal itu."
"Jadi aku harap kalian dapat berubah, ingat ini adalah peringatan dari ku, jangan pernah berpikiran punya kekuatan kekuasaan kekayaan kalian dapat melakukan semau kalian." Ucap Zear.
Zear pun mendekat kearah Jackson dan juga Keonal, mereka berdua tiba-tiba bergemetar ketakutan.
"Aku sangat membenci hal itu, jika saja kalian berdua ketahuan, kalian akan aku langsung kirim ke neraka paham?" Ucap Zear sambil berbisik di telinga mereka.
Mereka berdua pun menganggukan kepala sambil merinding ketakutan.
Zear pun disini mengeluarkan pasukan bayangan nya berupa burung yang 6 kali lebih besar ukuran nya dari pada manusia.
Disini Zear hanya mengeluarkan dua saja.
"Kalian berdua kembali lah kepulau kalian menggunakan pasukan bayangan ku, pasukan bayanganku lebih cepat dari pada apapun jadi aku sarankan kalian berpegangan yang erat, ketika menaikinya." Ucap Zear.
Mereka berdua pun menganggukan kepala, berterima kasih dan dengan segera dengan cepat-cepat mereka pergi dari pulau Paradise island.
Mereka cepat-cepat pergi karena takut Zear dan yang lainnya berubah pikiran.
Besok siangnya sekitar jam 11an Reyhan, Devin, Hana sudah kembali ke pulau Paradise Island.
Mereka membawa banyak tenaga ahli, total terdapat 30 tenaga ahli yang mereka bawa.
Sedatang nya mereka, mereka langsung memperkenal kan diri pada Zear dan yang lain nya, mereka juga terlihat sangat senang bisa bekerja di Paradise island.
Karna gajih yang akan diberikan pada mereka sangatlah besar.
Dan gajih itu biaya nya di tanggung oleh negara mereka masing-masing.
Dan mereka juga sangat menghormati Zear dan yang lain nya.
Sekarang mereka semua sedang bekerja dengan sangat keras, masalah desain dan struktur pulau.
Sudah di buat oleh Zear dan juga Jane.
Namun mereka menyarankan beberapa ide yang menakjubkan dan kami semau pun setuju.
Dan sekarang kami sedang berkumpul di ruang tamu di istana Licht.
Yang sekarang sedang di rubah karena istana nya terlihat sangat kuno dan sedikit menyeramkan.
Para wanita tidak menyukai nya, mereka ingin ada sediki uwu-uwu Zear dan para cowo tidak paham.
Jadi satu kata dari Zear dan para cowo terserah.
"Oh yah aku dan Jane akan pulang terlebih dahulu untuk menjemput ayah ibu ku, Mina, dan juga ibunya Devin." Ucap Zear.
"Um ya aku rasa itu tidak masalah." Ucap Hana.
"Iya serahkan saja semua yang ada di sini pada kami." Ucap Reyhan.
"Itu benar kak Zear kami akan melakukan yang terbaik, tapi kak Zear bukan nya aga sedikit merepotkan jika ibuku datang kemari." Ucap Devin.
"Apa kau membenci ibu mu sendiri otak kosong." Ucap Fang Yin.
"Bukan seperti itu bayi merengek, kau tau sendiri bukan bagaimana ibu ku."
Mereka semua pun membayangkan kelakukan ibu Devin yang selalu memarahi Devin jika Devin tidak mau di suruh oleh ibunya sendiri.
Devin pernah di siksa oleh sapu di hadapan Zear dan yang lain nya, dan itu pemandangan yang cukup mengerikan.
"Tapi bukan nya itu kesalahan mu sendiri." Ucap Fang Jiali.
"Kamu benar, aku yang salah." Ucap Devin yang mengakui kesalahan.
"Hhahaha tumben kau mengakui kesalahan otak kosong."
"Maafkan aku bayi merengek tapi aku tidak seperti mu yang tidak mau mengakui kesalahan."
"APA KATA MU?" Mereka berdua pun ingin ribut kembali.
"Kalian berdua selalu saja berisik dasar dua bego." Ucap Red.
"APA KAU BILANG NAGA CEBONG!!!!!!" Teriak Fang Yin dan juga Devin.
Plak!!!!!!!Plak!!!!!!!
Bunyi tamparan yang keras yang di lakukan oleh Hana dan juga Fang Jiali kepada Devin dan juga Fang Yin.
Dan seperti biasa mereka berdua kesakitan dan langsung meminta maaf.
"Rasakan itu." Ucap Red yang terlihat sangat puas.
"Sudah sudah, kami kalau begitu pergi dulu hehehe." Ucap Jane yang terlihat senang.
"Cepat kembali jangan bulan madu dulu." Teriak Reyhan.
"Ya semoga saja selamat tinggal semuanya." Ucap ku sambil tersenyum senang.