
Aphophis kemudian menatap Zear dengan tatapan yang mengerikan, walaupun jarak mereka sangatlah jauh tapi Zear bisa merasakan bahwa Aphophis sedang menatapnya dengan tatapan yang mengerikan.
Zear pun tersenyum lebar dan membalas tatapan Aphophis.
Aphophis dapat merasakan tatapan yang sangat mengerikan dari Zear, ia sekarang sedang melihat sesuatu yang sangat mengerikan.
Seperti melihat sebuah monster yang sangat besar yang tak terbayangkan, yang jumlahnya bukan satu melainkan banyak.
Aphophis pun merinding ketakutan, walaupun dia sudah bertransformasi dan kekuatan dia sudah bertambah jauh lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.
Tapi tetap saja itu tidak cukup, Aphophis sekarang menyadari sesuatu fakta yang sangat mengerikan.
Yaitu fakta bahwa Zear sebenarnya bukanlah manusia melainkan salah satu Dewa.
Aphophis yang ingin melawan semua pikiran nya dan rasa takutnya itu.
Dia meraung dengan sangat keras di langit dan mengeluarkan aura dominasi hitam nya.
"Jadi kau sekarang ingin mengadu aura dominasi? Baiklah aku akan melayani mu sampai akhir." Ujar Zear.
Zear pun mengeluarkan aura dominasinya juga.
Aura mereka berdua pun saling bertemu satu sama lain dan saling bertabrakan.
Namun aura Zear dapat menang dengan mudah dan mendominasi semuanya.
Aphophis pun tidak bisa berhenti dari ketakutan nya.
"APA-APAAN INI SIALANNNN TERNYATA AKU SALAH!!!!!!!"
"Aku salah, orang yang ku lawan orang yang bernama Zear ini, dia ternyata lebih mengerikan dari pada pemimpin ku SIALANNN Kalau begini jadinya seluruh Primordial demon bersatu pun tidak akan bisa mengalahkan orang ini." Batin Aphophis yang sekarang tubuhnya tidak mau berhenti bergemetar ketakutan.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan, apa aku kabur saja? Tapi aku rasa aku tidak bisa melakukan nya, orang itu pasti mengejarku sampai beda dunia."
"Dia pasti akan mengejarku sampai ke ujung alam semesta, tidak ada jalan kabur, sepertinya tidak ada cara lain selain melawan nya."
"Syukur syukur aku menang tapi hal itu tidak mungkin dan terlalu tidak masuk akal, jadi apa yang harus aku lakukan sekarang." Aphophis sambil menggigit jempolnya.
"AKU RASA AKU HARUS PERGI KE TEMPAT PEMIMPIN DAN WAKIL PEMIMPIN KU, DENGAN BEGITU AKU BISA SELAMAT, YA INI ADALAH SATU-SATUNYA CARA, TIDAK ADA CARA LAIN YANG BISA KUPIKIRKAN." Batin Aphophis.
Yang kemudian ia menggunakan skillnya untuk menciptakan sebuah portal.
Zear pun tersenyum lebar kembali "Apa kau ingin kabur? Dasar konyol mana mungkin aku membiarkan mangsa ku pergi begitu saja."
[God of Space and time] Zear pun menjentikkan jarinya.
Dan tiba-tiba saja aura berwarna putih menyelimuti seluruh dunia.
Dan secara tiba-tiba juga semua portal yang di buat oleh Aphophis hancur. Dan di tambah Aphophis tidak bisa membuat portal, alias dia tidak bisa kabur kemana-mana sekarang.
Aphophis pun sangat terkejut dengan hal itu, dia semakin ketakutan dia tidak tau harus apa.
Dia sekarang menyadari bahwa dia salah memilih lawan.
Aphophis tau skill apa yang di keluarkan oleh Zear, skill Zear adalah sebuah skill tingkat tinggi.
Sebuah skill yang dapat menghancurkan ruang, sebuah skill yang memperluas area dominan nya.
Lebih jelasnya intinya seluruh dunia sekarang berada di kendali Zear, siapapun tidak dapat masuk maupun keluar sembarangan dari dominan nya Zear yang meliputi seluruh dunia sekarang.
Skill itu adalah skill yang sudah mencapai berada di tingkat paling atas.
Dan skill itu pernah di gunakan oleh pemimpin Primordial demon, jadi Aphophis mengetahuinya dengan jelas.
Aphophis pun sekarang tidak memiliki harapan lagi.
Dia sekarang tidak tau harus apalagi, dia sekarang menyesali apa yang telah dia lakukan.
Zear melihat dari bawah, bahwa Aphophis sedang ketakutan dan dia sekarang tidak memiliki harapan lagi.
Zear pun berteleport kedekat Aphophis.
"Ya ini semua salah mu dari awal, kau telah berani menyentuh keluargaku, jadi mau tidak mau aku harus menyiksa mu sampai kau memohon kematian mu sendiri." Zear yang tersenyum psikopat.
Aphophis yang tidak tau harus bagaimana lagi, dia pun mengeluarkan senjatanya yaitu berupa trisula hitam dan besar.
Dia pun langsung melesat kearah Zear dengan sangat cepat dan ingin menusuk Zear menggunakan trisula miliknya itu.
Zear hanya diam saja tidak bergerak, bahkan dia masih menyimpan tangan nya di sakunya.
Tiba-tiba saja ketika ingin menyentuh kepala Zear.
Trisula tersebut seperti menabrak sebuah pelindung yang tidak terlihat.
Akibat tabrakan tersebut membuat gelombang kejut aura menyebar di langit dan ledakan besar terjadi.
Tabrakan antara dua orang kuat memanglah sangat mengerikan.
Membuat langit menjadi kacau.
Trisula itu pun hancur ketika sesudah menabrak dinding yang tidak terlihat yang berada di dekat Zear.
Zear sekarang bisa menggunakan sebuah skill yang sangat mengerikan, yaitu skill pelindung tak terlihat dari tower kematian.
Zear mendapatkan nya ketika dia selesai melawan bos monster lantai 280.
Zear tak menyangka sama sekali bahwa tower kematian akan memberikan sebuah skill yang benar-benar sangat mengerikan.
Bagaimana pun juga pelindung yang ada di tower kematian sangatlah susah untuk di hancurkan.
Jadi pemberian skill itu sangat membuat Zear terkejut.
Zear memang sudah banyak diberikan skill oleh tower kematian.
Tapi yang paling menakjubkan di antara yang lain nya adalah skill itu pelindung dewa mutlak.
Aphophis pun terdiam tidak bergerak di hadapan Zear.
Dia benar-benar terkejut bahkan senjata pusaka miliknya saja tidak bisa menyentuh Zear dan hancur begitu saja di matanya setelah menabrak sesuatu yang aneh yang sama sekali ia tidak ketahui.
Bahkan pemimpin Primordial demon tidak dapat menghancurkan senjatanya begitu saja.
Aphophis sekarang sangat ketakuan.
Aphophis tidak bisa bergerak entah kenapa.
"Bergeraklah kumohon ayo diriku bergerak, cepatlah mundur sialaannnn tubuhku bajingan kenapa tidak mau kabur." Aphophis yang berusaha menggerakan dirinya namun tidak bisa.
"Kenapa apa kau tidak bisa menggerakan dirimu sendiri?" Tanya Zear.
"Ah iya kau juga tidak bisa berbicara yah." Zear yang mendekati Aphophis.
"Kenapa kau terdiam apa kau Primordial demon dengan julukan bisu tidak dapat berbicara? Kenapa kau tidak berani menatapku."
"Bukan nya kau kemari ingin mencariku dan membunuhku? Kenapa sekarang kau terdiam seperti bayi apa yang salah dengan mu?"
"DASAR BODOHHHH AKU TIDAK BISA MELAKUKAN APAPUN KARENA AKU TAKUT PADAMU." Batin Aphophis yang ingin berteriak seperti itu namun tidak bisa, karena ia ketakutan.
Ketakutanlah yang membuat Aphophis menjadi seperti sekarang, padahal dia sudah bertransformasi.
"Kau tidak bisa bergerak karena kau terkena skill gravitasiku." Zear yang semakin mendekat ke arah Aphophis.
Aphophis semakin ketakutan.
"Tadi kalau aku tidak salah kau menyiksa keluargaku bukan?" Tanya Zear dengan tatapan kesal dan sangat mengerikan.
"Kenapa aku bertanya padamu yah, kau juga tidak akan menjawabnya bukan."
"Yah ini sebagai pelajaran saja, AKU AKAN MENYIKSA MU KAU TELAH BERANI MENYENTUH KELUARGAKU DAN SEKARANG KAU HARUS MENERIMA AKIBATNYA."
Zear yang benar-benar sangat kesal.
Aphophis pun menunjukan wajah ketakutan.
Dia sekarang menatap jelas mata Zear yang terlihat sangat menakutkan bagi dia.