
Para Dewa, 8 iblis tak berperasaan, rangker kuat lain nya.
Akhirnya mereka semua telah menghabisi semua monster yang terus muncul itu.
Sekarang mereka semua sedang beristirahat, mereka semua terlihat kelelahan.
Mereka terus bertarung tanpa henti, dan mereka tidak tau mereka sudah bertarung berapa minggu melawan para monster yang terus bermunculan yang tidak ada habisnya.
Rangker terkuat dunia lain nya, mereka takjub dan mereka tidak tau harus memberikan ekspresi seperti apa lagi.
Mereka sudah melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kekuatan para Dewa, 8 iblis tak berperasaan dan yang lain nya.
Bagi mereka para rangker terkuat di dunia, 8 iblis tak berperasaan dan para Dewa.
Mereka memiliki kekuatan yang tidak masuk akal sama sekali, mereka telah bertarung dengan kekuatan penuh mereka selama berminggu-minggu.
Dan tidak ada satu orang pun yang mati, ataupun terluka sangat parah, jangankan terluka parah mereka sama sekali belum tergores sedikit pun.
Mereka hanya terlihat kelelahan saja.
Namun yang masih bertahan sampai sekarang dan belum kelelahan hanya pasukan bayangan Zear, Zear, Mertua Zear, dan 8 iblis tak berperasaan.
Mereka sama sekali tidak bisa membayangkan jika mereka berada di posisi 8 iblis tak berperasaan, para Dewa, dan yang lain nya.
Mungkin mereka sudah mati sejak awal tadi, sejak gelombang ke dua.
Kini mereka menyadari perbedaan kekuatan di antara mereka dengan para Dewa, 8 iblis tak berperasaan dan yang lain nya.
Terlalu jauh, benar-benar sangat jauh mereka semua sekarang rangker terkuat di dunia, mereka sedang intropeksi diri.
Dan mau tidak mau mereka memang harus mengejar ketertinggalan mereka, mereka selama ini terlalu lalai.
Mereka terlalu termakan dengan kekuatan mereka sendiri, mereka mudah puas dengan kekuatan yang mereka miliki.
Dan sekarang mereka menyadari dimana letak kesalahan mereka, mereka terlalu nyaman dengan dunia mereka.
Begitu pula dengan seluruh dunia mereka juga hampir berpikiran sama dengan para rangker terkuat di dunia.
Sekarang seluruh dunia sedang berada dalam fase tegang.
Mereka benar-benar sangat tegang, tidak seperti di awal, mereka sangat bersemangat dan mereka yakin bahwa Zear dan yang lain nya dapat mengatasi portal itu dengan sangat mudah.
Namun pikiran mereka salah, mereka terlalu naif, seluruh dunia terlalu naif.
Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa pertarungan Zear dan yang lain nya melawan monster akan selama ini.
Bahkan live nya pun selalu di tunda-tunda.
Karena para media hanya manusia biasa mereka juga perlu beristirahat.
Mereka juga perlu makan mandi dan beberapa kebutuhan lain nya.
Jadi live nya selalu di tunda.
Dan para penonton di seluruh dunia mereka sangat kesal ketika live para media di tunda padahal mereka hanya menunda nya sebentar hanya ganti orang saja.
Tapi mungkin seluruh dunia berpikiran walaupun sebentar tetap saja mereka tegang jika mereka tidak melihat langsung apa Zear dan yang lain nya baik-baik saja atau tidak.
Karena bagaimana pun juga Zear dan yang lain nya, hanyalah satu-satunya harapan dunia ini.
Jika mereka kalah maka habislah sudah. Dunia akan segera kiamat.
Dunia akan hancur sepenuhnya.
Seluruh dunia juga aga kesal dengan rangker terkuat di dunia yang sama sekali tidak berguna.
Yang paling mereka kesal adalah Benjamin dan teman-teman nya.
Termasuk para bangsawan dan orang-orang yang telah menyinggung Zear intinya.
Seluruh dunia sekarang sambil menonton tegang mereka juga membuli Benjamin dan yang lain nya, yang telah berani menyinggung Zear.
Mereka juga menyinggung orang-orang terkuat di bumi lain nya.
Seluruh dunia sekarang sedang membuli bahwa mereka semua sama sekali tidak berguna.
Padahal mereka di anugrahi kekuatan yang hebat tapi mereka sama sekali tidak berguna.
Selama ini mereka melakukan apa saja sampai-sampai dunia hampir mau kiamat oleh para monster.
Kalau begitu para rangker terkuat di dunia lainnya, hampir sama saja seperti manusia biasa yang tak memiliki kekuatan.
Seluruh dunia sekarang yang sedang membuli mereka habis-habisan.
Yang paling parah dapat bulian tetap yang pernah menyinggung Zear.
"Apa ini sudah selesai Zear?" Tanya Reyhan.
"Menantuku apa kita sudah menang?" Tanya Leonard.
"Aku tidak tau ayah Reyhan, seperti nya ini belum berakhir." Ucap Zear.
"Kenapa monster kuatnya banyak sekali." Ucap Fang Jiali.
"Iya benar ini lebih gila dari pada waktu itu." Ucap Hana.
"Tentu saja lebih gila, karena yang kita lawan sekarang adalah eksitensi paling tinggi di antara semua monster yang ada, termasuk Primordial demon." Ucap Red.
"APA?" Semua orang yang terkejut.
"Dengarkan aku, kalian semua tenanglah terlebih dahulu, aku akan memberitahu kalian semuanya." Ucap Zear.
Zear pun kemudian menjelaskan kepada mereka tentang siapa yang mereka lawan sekarang, kenapa Zear melarang mereka masuk ke dalam portal.
Alasan Zear rela menghadapi monster yang tak kunjung habis-habisnya.
Yang terus berdatangan tanpa hentinya.
Zear memberitahu semuanya.
Kecuali ada beberapa hal yang Zear tidak beritahu, karena waktunya tidak tepat jadi Zear tidak akan memberitahunya terlebih dahulu.
Mereka semua pun yang mendengar semua perkataan Zear, mereka terdiam seribu kata mereka benar-benar sangat terkejut.
Mereka sama sekali tidak menyangka ternyata di atas eksitensi Primordial demon ada pemimpin Primordial demon.
Dan kekuatan pemimpin Primordial demon sama dengan gabungan kekuatan seluruh Primordial demon yang ada.
Dan bahkan gabungan seluruh kekuatan Primordial demon saja belum cukup untuk mengalahkan pemimpin Primordial demon.
Mendengar itu semua, mereka semua sekarang seperti di tampar oleh batu yang sangat besar dan sangat kuat.
Mereka sama sekali tidak menyangka ada orang yang jauh lebih kuat dari pada para Primordial demon.
Primordial demon saja bagi mereka kekuatan nya sama sekali tidak masuk akal.
Apalagi dengan pemimpin Primordial demon yang sudah pernah mengalahkan seluruh Primordial demon.
Mereka sama sekali tidak bisa membayangkan bagaimana kengerian dari kekuatan pemimpin Primordial demon.
Primordial demon saja bisa menghancurkan bumi apalagi pemimpin Primordial demon.
Ini benar-benar pukulan yang sangat berat bagi mereka, terutama Zear.
Tapi untungnya Zear dan Red disini memberitahu bahwa pemimpin Primordial demon tidak akan pernah bisa turun ke bumi oleh suatu alasan.
Zear dan Red menjelaskan hal ini secara detail.
Mereka tidak tau alasan kenapa pemimpin Primordial demon tidak bisa turun ke bumi.
Yang pasti, dia tidak bisa turun ke bumi ada alasan kuat yang membuat dia seperti itu.
Tapi apa?
Itulah yang sekarang menjadi pertanyaan Zear dan yang lain nya.
Keadaan di sana sekarang menjadi lebih tenang sedikit namun portal besar itu sama sekali belum menghilang dari sana.
Dan Zear, Red sekarang merasakan ada sebauh bahaya, yang benar-benar sangat berbahaya yang akan menuju kebumi.
"Semuanya bersiaplah, jangan sampai lengah, sebentar lagi kita akan menghadapi mimpi buruk lain nya." Ucap Zear.
Yang membuat mereka semua siaga di posisi mereka masing-masing begitu pula dengan pasukan bayangan Zear.
"Red tampaknya ini akan jadi pertempuran yang cukup menyulitkan."
"Aku setuju dengan mu tuan."